Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Prarancangan IPAL Komunal Padukuhan Baran, Kecamatan Pundong, Bantul, DIY Iswanto, Nur; Lakaoni , Larasati Nanda; Eviane, Dewi; Silviani
Environmental Insight Journal Vol. 1 No. 1 (2025): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v1i1.347

Abstract

Padukuhan Baran terletak di Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, DIY belum memiliki fasilitas pengolahan limbah cair khususnya grey water. Limbah cair domestik langsung menuju ke persawahan dan perkebunan, menimbulkan bau yang tidak sedap serta menjadi sarang nyamuk. Teknologi yang akan diusulkan untuk mengolah limbah cair adalah kombinasi antara dua sistem anaerobic yaitu Anaerobic Baffled Reactor dan Anaerobic Filter. Parameter yang dianalisis p adalah COD, BOD, TDS, minyak dan lemak, serta deterjen. Estimasi debit limbah cair domestik 42 m³/hari dan volume puncak 1,75 m³/jam. Berdasarkan perhitungan fluen yang keluar dari IPAL sesuai dengan Permen LH Nomor 5 tahun 2014 dan memenuhi standar baku mutu golongan I sehingga aliran air dapat dimanfaatkan untuk pengairan sawah dan perkebunan warga sekitar. Estimasi biaya yang dibutuhkan untuk membangun IPAL di Padukuhan Baran adalah Rp. 125.170.000.
Analisis Pemanfaatan Air Hujan Sebagai Air Bersih Di PT. Mataram Tunggal Garmen Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta Prayogi, Yoyok; Iswanto, Nur; Mellyanawaty, Melly; Silviani; Lestari, Agnes DN.
Environmental Insight Journal Vol. 1 No. 2 (2025): July
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v1i2.391

Abstract

PT. Mataram Tunggal Garment (PT MTG) berlokasi di Desa Balong, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY adalah perusahaan produsen pakaian wanita. Kebutuhan air bersih karyawan PT MTG selama ini dipenuhi dari sumur dalam (deep well) sebanyak 19.500 liter/hari. Dengan curah hujan yang cukup tinggi, yakni 3.372 mm/tahun menjadi salah satu alternatif pemasok air bersih PT MTG. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dan kuantitas air hujan yang layak guna memenuhi kebutuhan air bersih karyawan perusahaan. Kualitas air hujan akan dibandingkan dengan standar air bersih dari Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023. Volume air hujan yang berasal dari atap bangunan pabrik lebih dari 429.000 liter/bulan pada bulan PT. Mataram Tunggal Garment berlokasi di Desa Balong, Kecamatan Ngaglik, Kabupaten Sleman, DIY adalah perusahaan produsen pakaian wanita dengan jumlah karyawan sebanyak 1.500 orang. Kebutuhan air bersih karyawan PT Mataram Tunggal Garmen selama ini dipenuhi dari sumur dalam (deep well) sebanyak 19.500 liter/hari. Dengan curah hujan yang cukup tinggi, yakni 3.372 mm/tahun, pemanfaatan air hujan sangat berpotensi bagi pemenuhan keperluan air bersih karyawan sekaligus wujud tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Kualitas air hujan dibandingkan dengan baku mutu sesuai Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 32 Tahun 2017. Volume air hujan yang berasal dari atap bangunan pabrik lebih dari 429.000 liter/bulan pada bulan basah. Parameter fisik-kimia air hujan yang tertangkap oleh atap pabrik masih memenuhi baku mutu, sedangkan parameter mikrobiologi yakni Escherichia coli dan total coliform melebihi baku mutu, sehingga diperlukan treatment disinfeksi mengunakan kaporit sebanyak 39 g/hari. Fasilitas yang didesain termasuk 2 bak penampung air hujan berukuran masing-masing 216 m3.
Pemodelan Sebaran SO2 Menggunakan Software AERMOD Di Sekitar Titik Nol Yogyakarta Putri, Indri Anida; iswanto, Nur; Wahyuni, Lina; Silviani
Environmental Insight Journal Vol. 2 No. 1 (2026): January
Publisher : Postgraduate Faculty, Yogyakarta Institut of Technology, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37412/eij.v2i1.343

Abstract

Kawasan Titik Nol adalah kawasan yang sangat penting dan strategis bagi KotaYogyakarta. Kawasan tersebut menjadi sentra perekonomian, destinasi wisata, cagar budaya, serta kawasan pendidikan. Tingginya intensitas kegiatan termasuk besarnya kunjungan wisatawan juga membawa dampak negatif bagi lingkungan Kawasan Titik Nol, dan salah satunya adalah pencemaran udara. Penelitian dilaksanakan untuk mengetahui tingkat pencemaran udara, khususnya konsentrasi SO2 dan memprediksi sebaran konsentrasi SO2 di daerah ini mengunakan software AERMOD. AERMOD merupakan model dispersi spasial kualitas udara. Sampel udara diambil menggunakan midged impinger. Pengaruh kecepatan angin, kelembaban, suhu terhadap konsentrasi SO2 dianalisis dan kemudian dimodelkan. Hasil penelitian kualitas udara melebihi ambang batas baku mutu yang ditentukan oleh Pemerintah. Hasil SO2 pada hari pertama di titik-titik sampel adalah 879,9 µg/m3 (titik A), 903,9 µg/m3 (titik B dan C) dan pada pengambilan sampel hari kedua sebesar 849,6 µg/m3 (titik A), 755,9 µg/m3 (titik B), 778,8 µg/m3 (titik C), 774,5 µg/m3 (titik D). Prediksi Sebaran SO2 di Yogyakarta menggunakan software AERMOD dan hasil dari windrose sejauh 100 m sampai dengan 600 m ke arah timur dari sumber polutan.
Hydraulics and Dynamics of Backwash in Filtration with Activated Carbon to Reduce Iron and Manganese in Groundwater Iswanto, Nur; Silalahi, Ida Siswati; Eviane, Dewi; Lestari, Agnes Dyah Novitasari
Sorption Studies Vol. 1 No. 1 (2025): Sorption Studies, Vol. 1 No. 1 June 2025
Publisher : Indonesian Scholar Society

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55749/ss.v1i1.70

Abstract

Well water used by the community often does not meet quality standards because it contains high levels of iron (Fe) and manganese (Mn). This study was intended to reduce Fe and Mn levels in well water by using filtration technique with activated charcoal media. The effect of hydraulics and backwash dynamics on the efficiency of filtration process was also investigated. The filtration apparatus was made of PVC pipe with the diameter of 4 inches and 120 cm height. The determination of optimum hydraulic conditions of filtration was carried out by varying the size of the activated carbon filter media (8-10, 12-14, and 16-18 mesh) and flow rate (1, 2, and 3 L/min) at the service time of 10 hours. The results showed that the size of filter media has significant effect on removal efficiency of Fe and Mn, with the most effective size was 16-18 mesh with the removal efficiency of 83.33% (Fe) and 93.33% (Mn). The highest head loss value in the filtration column was 0.15 cm, which occurred at the flow rate 3 L/min. Backwash should be performed after filtering process of 35 hours, 44 hours and 55 hours at the flow rate 1 L/min, 2 L/min, and 3 L/min repectively. The single filter design in this study reduced Fe and Mn concentration to meet clean water quality standards.