Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektifitas Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil Dalam Menumbuhkan Pegawai Negeri Sipil Profesional Yang Berkarakter Abidin, Didih
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 5 No. 2 (2021): Penguatan Kompetensi, Pendidikan, dan Pemberdayaan Masyarakat di Era New Normal
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v5i2.545

Abstract

Pegawai negeri sipil memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan negara dan pembangunan. Sejalan dengan itu, sebelum seorang pejabat pemerintah berhak menyandang “jabatan” sebagai Pegawai Negeri Sipil, yang bersangkutan harus menempuh langkah-langkah tertentu untuk mencapai seorang Pegawai Negeri Sipil. Salah satu tahapan tersebut adalah mengikuti pelatihan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Pelatihan tersebut adalah Pelatihan Dasar bagi Calon Pegawai Negeri Sipil atau yang sebelumnya dikenal dengan Pra Jabatan. Melalui metode penelitian eksploratif dengan pendekatan kualitatif kepada peserta Diklat Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, dengan mengacu pada Empat Tingkat Teknik Evaluasi Program Diklat Model Kirkpatrick, diperoleh informasi bahwa Diklat Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil dalam Menumbuhkan PNS yang profesional dan berkarakter telah berjalan efektif.
Efektifitas Pelaksanaan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil di Kabupaten Ketapang Abidin, Didih
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 5 No. 1 (2021): Inovasi Layanan Publik dan Penguatan Pemberdayaan melalui Pengabdian Masyarakat
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v5i1.562

Abstract

Pegawai negeri memiliki peran penting dalam menentukan keberhasilan penyelenggaraan negara dan pembangunan. Sejalan dengan hal tersebut, sebelum pejabat pemerintah berhak menyandang “gelar” sebagai Pegawai Negeri Sipil, yang bersangkutan harus menempuh langkah-langkah tertentu untuk mencapai Pegawai Negeri Sipil. Salah satu tahapannya adalah mengikuti pelatihan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Pelatihan tersebut adalah Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil atau yang sebelumnya dikenal dengan Pra Jabatan. Melalui metode penelitian eksplorasi dengan pendekatan kualitatif kepada peserta Diklat Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil, dengan mengacu pada The Four Level Techniques for Evalaluation Training Program Model Kirkpatrick, diperoleh informasi bahwa Diklat Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil dalam menumbuhkan PNS yang profesional dan berkarakter telah berjalan efektif
INTEGRASI KONSEPTUAL KEPEMIMPINAN PANCASILA, KEPEMIMPINAN MELAYANI, DAN LITERASI DIGITAL ALUMNI PELATIHAN KEPEMIMPINAN PENGAWAS KOTA PONTIANAK Zainuri, Zainuri; Abidin, Didih
Diklat Review : Jurnal manajemen pendidikan dan pelatihan Vol. 9 No. 3 (2025): JURNAL DIKLAT REVIEW
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/diklatreview.v9i3.2606

Abstract

The focus of this research is the post-evaluation of the Pontianak City Government Supervisory Leadership Training (PKP) held by the Pontianak City Civil Service and Human Resources Development Agency (BKPSDM) in 2023-2024. The variable studied was the impact of the PKP. The research applied a descriptive method, a quantitative approach, and an evaluation design. The population of all PKP alumni from 2023-2024 was 70 people using a total sampling technique. There were 66 alumni respondents and 61 mentors. The results showed that the integration of Pancasila leadership, servant leadership, and digital literacy resulted in significant changes in the leadership behavior of supervisory officials. This research empirically proves the effectiveness of a structured and contextual PKP program. Support from mentors, stakeholders, and team members is a supporting factor. Limited human resources, internet infrastructure, and the speed of digitalization policy changes require continuous intervention. The research produces four recommendations for further research and strengthens the theory of integrated leadership. Bureaucratic practitioners need to redesign leadership development programs in the Indonesian public sector with a more holistic and integrated approach.