Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search
Journal : Jurnal SOSPOL

PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP KUALITAS PELAYANAN ADMINISTRASI KEPENDUDUKAN DI DINAS KEPENDUDUKAN DAN CATATAN SIPIL KABUPATEN OGAN KOMERING ULU TIMUR Fauzah Fauzah; Nia Pusparini
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 21 No 1 (2016): Vol. 21, No. 1, Juni 2016
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah masih rendahnya kualitas pelayanan administrasi kependudukan dan catatan sipil pada Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Analisis masalah penelitian dilakukan dengan menggunakan teori Implementasi KebijakanEdward III dalam Winarno (2008 : 210),, berdasarkan factor-faktor implementasi kebijakan melalui dimensi Komunikasi, Sumberdaya, Disposisi/Sikap Pelaksana dan Strktur Birokrasi. Adapun untuk variabel kualitas pelayanandigunakan pendekatan teori dari Parasurahman, Zeithaml dan Berry yang dkutip Tjiptono (2007:133) yakni Keandalan (Realibility),; Keresponsifan (Responsiveness), Keyakinan (Confidence), Empati (Empathy dan Berwujud (Tangibles). Metode dalam penelitian ini adalah metode survey eksplanatif (explanatory survai method) sedangkan sumber pengumpulan data dengan menggunakan studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi : angket, observasi, dan wawancara. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah sampel random sederhana (Simple Random Sampling). Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah analisis regresi liniear. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil penelitian yang menunjukan adanya hubungan yang positif dan signifikan antara implementsi kebijakan terhadap Kualitas Pelayanan Administrasi Kependudukan Pada Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil di Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur. Dengan demikian hipotesis yang diajukan di dalam penelitian ini teruji secara empirik.
PENGARUH PENGENDALIAN TERHADAP EFEKTIVITAS PEMANFAATAN RUANG KAWASAN GEDEBAGE KOTA BANDUNG Rio Prasetio; Nia Pusparini
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 21 No 2 (2016): Vol. 21, No. 2, Desember 2016
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian ini adalah Efektivitas Pemanfaatan Ruang Kawasan Gedebage Kota Bandung belum berjalan secara optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti merumuskannya sebagai berikut “Seberapa besar Pengaruh Pengendalian terhadap Efektivitas Pemanfaatan Ruang Kawasan Gedebage (Studi Pada Dinas Tata Ruang Kota Bandung)”. Untuk menganalisis masalah yang diteliti, penulis mengajukan teori pengendalian dari Hasibuan, berdasarkan cara-cara pengendalian yaitu pengendalian langsung, pengendalian tidak langsung, dan pengendalian berdasarkan kekecualian. Sedangkan teori Efektivitas digunakan dari Goggin et.al. dalam Soemaryadi berdasarkan tiga dimensi yaitu prosedural, tujuan/hasil, serta monitoring dan evaluasi. Adapun hipotesis yang diajukan: “Besarnya pengaruh pengendalian terhadap efektivitas Pemanfaatan Ruang Kawasan Gedebage Pada Dinas Tata Ruang Kota Bandung ditentukan oleh dimensi pengendalian langsung, pengendalian tidak langsung, dan pengendalian berdasarkan kekecualian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif Analisis. Adapun teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan studi lapangan yang meliputi angket, wawancara, dan observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan “simple random sampling” dengan sasarannya adalah aparatur Dinas Tata Ruang Cipta Karya, aparat Kecamatan dan masyarakat (KK). Adapun Teknik analisa data dan pengujian hipotesis menggunakan Koefisien Rank Spearman, uji signifikan, dan koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengendalian berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap efektivitas Pemanfaatan Ruang Kawasan Gedebage pada Dinas Tata Ruang Cipta Karya Kota Bandung. Hasil ini dibuktikan dengan variabel pengaruh pengendalian oleh Dinas Cipta Karya kota Bandung berdasarkan cara-cara pengendalian secara keseluruhan berada pada kondisi “cukup baik”. Demikian juga efektivitas pemanfaatan tata ruang kawasan Gedebage Kota Bandung secara keseluruhan berada pada kondisi “cukup baik”. Dengan demikian hasil uji statistik memperlihatkan korelasi (pengaruh) kedua variabel X dan Y adalah “kuat”. Artinya Ho ditolak dan Hi diterima yang berarti bahwa hipotesis teruji secara empirik.
PENGARUH KEPEMIMPINAN KEPALA DESA TERHADAP EFEKTIVITAS PROGRAM KETAHANAN PANGAN (Studi Di Desa Cicangkanggirang Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat) Rizky Pujianti; Nia Pusparini
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 20 No 2 (2015): Vol. 20, No 2, Desember 2015
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah penelitian ini adalah belum optimalnya kegiatan program ketahanan pangan disebabkan karena adanya beberapa factor yaitu : Kurangnya penyuluhan dari pihak penyuluh, terbatasnya alat pertanian, lemahnya akses modal petani dan menurunya jumlah SDM petani serta rendahnya produktivitas SDM petani di wilayah Desa Cicangkanggirang Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat yang telah dipimpin serta dijalankan oleh Kepala Desa Cicangkanggirang. Dari latar belakang masalah penelitian tersebut, peneliti merumuskan masalah ”Seberapa Besar Pengaruh Kepemimpinan Kepala Desa Terhadap Efektivitas Program Ketahanan Pangan Studi di Desa Cicangkanggirang Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat”. Untuk menganalisa masalah yang diteliti, peneliti mengajukan teori Teknik-Teknik Kepemimpinan mencakup 5 (Lima) bagian yaitu Teknik Persuasif, Teknik Komunikatif, Teknik Pasilitas, Teknik Motivasi dan Teknik Teladan dari Syafe’ie (2003:41) dan cara yang terbaik untuk meneliti efektivitas yaitu Paham mengenai optimasi tujuan, Perspektif sistem dan Tekanan pada segi perilaku manusia dalam susunan organisasi dari Richard M. Steers (1985: 4-7), berdasarkan teori-teori tersebut peneliti mengajukan hipotesis “Besarnya Pengaruh Kepemimpinan Kepala Desa Terhadap Efektivitas Program Ketahanan Pangan ditentukan oleh Dimensi Teknik persuasive, teknik komunikatif, teknik pasilitas, teknik motivasi dan teknik teladan“. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey eksplanatory, dalam hal ini data informasi dikumpulkan dari populasi, kemudian hasil data dianalisis untuk mengukur pengaruh dari satu variabel terhadap variabel lain, adapun teknik pengumpulan data yang terdiri dari studi pustaka dan studi lapangan yang meliputi observasi, wawancara dan angket serta teknik pengambilan sampel menggunakan Simple Random Sampling dengan sasaran populasinya yaitu perangkat Desa Cicangkanggirang dan pelaku para petani di wilayah Desa Cicangkanggirang. Teknik analisa data menggunakan teknik analisis “Rank Spearman” sementara untuk mengujian hipotesis penelitian, menggunakan Uji-T Hasil penelitian ini, menunjukkan bahwa Kepemimpinan berpengaruh dan signifikan terhadap Efektivitas Program Ketahanan Pangan di wilayah Desa Cicangkanggirang Kecamatan Sindangkerta Kabupaten Bandung Barat, hasil penelitian dilapangan bahwa Kepemimpinan berada pada kondisi cukup dan efektivitas program ketahanan pangan berada pada kondisi baik. hasil tersebut dibuktikan dengan hasil pengujian hipotesis penelitian yang dihasilkan berdasarkan pengolahan data yaitu hasil nilai thitung lebih kecil dari pada hasil nilai ttabel dan nilai p-value sig lebih kecil dari nilai rata-rata, yang artinya Ho ditolak dan Ha diterima, dengan demikian hipotesis yang diajukan teruji secara empirik.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TENTANG PENGEMBANGAN PEMANFAATAN PERAIRAN UMUM, LAHAN PERTANIAN DAN KAWASAN WADUK CIRATA Meiwan Setia Pratama; Nia Pusparini
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 22 No 2 (2017): Vol. 22, No. 2, Desember 2017
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh “Implementasi Kebijakan Tentang Pengembangan Pemanfaatan Perairan Umum, Lahan Pertanian dan Kawasan Waduk Cirata”. Berdasarkan latar belakang penelitian tersebut, peneliti merumuskan masalah sebagai berikut; Implementasi Kebijakan Tentang Pengembangan Pemanfaatan Perairan Umum, Lahan Pertanian dan Kawasan Waduk Cirata serta bagaimana faktor penghambat dan faktor pendukung dalam Implementasi Kebijakan Tentang Pengembangan Pemanfaatan Perairan Umum, Lahan Pertanian dan Kawasan Waduk Cirata. Dalam Penelitian ini peneliti menguji hipotesis berdasarkan proses dan cara-cara pengendalian yang di kemukakan oleh George C. Edwards III ada empat variabel yang berpengaruh dalam implementasi kebijakan publik yaitu: Komunikasi (communications), Sumber daya (resources), sikap (disposition atau attituden) dan stukturbirokrasi (bureucratic structure) (1980:10-12). Berdasarkan teori-teori dalam kerangka penelitian, dapat merumuskan proposisi ” Implementasi Kebijakan Tentang Pengembangan Pemanfaatan Perairan Umum, Lahan Pertanian dan Kawasan Waduk Cirata’’ dapat berjalan optimal melalui komunikasi, sumberdaya, disposisi dan struktur birokrasi. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Sumber dan teknik pengumpulan data adalah sumber data primer dan data sekunder, sedangkan pengumpulan data adalah melalui studi keperpustakaan dan studi lapangan yaitu melalui observasi, wawancara kepada informan dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian, menunjukan bahwa dalam implementasi yang dilakukan oleh Badan Pengelola Waduk Cirata sudah sesuai dengan prosedur kerjanya dalam mengimplementasikan kebijakan kepada pateani keramba jaring apung dan telah diatur oleh kebijakan SK Gubernur No. 41 Tahun 2002 Tentang Pengembangan Pemanfaatan Perairan Umum, Lahan Pertanian dan Kawasan Waduk Cirata.i
PENGAWASAN KONSERVASI KAWASAN GUNUNG TILU (STUDI TENTANG PERLINDUNGAN DAN PELESTARIAN SATWA ENDEMIK OLEH BALAI BESAR KONSERVASI SUMBER DAYA ALAM JAWA BARAT) Adam Hasbi; Nia Pusparini
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 23 No 1 (2018): Vol. 23, No. 1, Juni 2018
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masalah dalam penelitian ini adalah belum optimalnya pengawasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat terhadap konservasi kawasan Cagar Alam Gunung Tilu terhadap Satwa Endemik. Peneliti menduga belum optimalnya pengawasan petugas pengawasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat terkait konservasi di cagar alam Gunung Tilu dipengaruhi oleh kurangnya SDM dan belum adanya pengawasan khusus untuk konservasi cagar alam Gunung Tilu terkait Macan Jawa. Berdasarkan permasalahan tersebut, Peneliti merumuskan masalah “Bagaimana pelaksanaan pengawasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam di kawasan Gunung Tilu tentang perlindungan dan pelestarian Macan Jawa, Apa faktor-faktor pendukung dan penghambat dalam pelaksanaan pengawasan perlindungan dan pelestarian Macan Jawa di kawasan Gunung Tilu, Bagaimana usaha-usaha yang dilakukan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam dalam melakukan pengawasan konservasi kawasan Gunung Tilu tentang perlindungan dan pelestarian Macan Jawa.” Untuk menganalisa masalah yang diteliti, peneliti menggunakan pendekatan teori Sagian yaitu berdasarkan pada pengawasan langsung dan pengawasan tidak langsung. Berdasarkan pendekatan teori pengawasan diatas, proposisi yang dirumuskan adalah: “Pengawasan Konservasi Kawasan Gunung Tilu mengenai perlindungan dan pelestarian satwa endemik oleh Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat akan optimal jika melakukan pengawasan langsung, pengawasan tidak langsung dan pengawasan berdasarkan kekecualian.” Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif, serta sumber dan teknik pengumpulan data menggunakan sumber data primer dan sekunder yang dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data yang dipakai adalah Model Miles and Huberman dari Sugiyono (2012:93). Adapun teknik keabsahan data yang digunakan yaitu uji kreadibilitas (triangulasi) Hasil dari penelitian ini, menunjukakan bahwa dalam pengawasan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam Jawa Barat terhadap konservasi kawasan Cagar Alam Gunung Tilu terhadap Satwa Endemik lebih optimal dan berjalan dengan baik apabila tiga jenis pengawasan dilakukan seimbang yaitu dengan adanya pengawasan langsung di waktu tertentu, lalu disertai pengawasan tidak langsung serta sangat dibutuhkan pengawasan berdasarkan kekecualian. Dengan demikian, proposisi yang dirumuskan teruji secara empirik.
PENGARUH PENGENDALIAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENANAMAN MODAL DALAM NEGERI PADA DINAS PENANAMAN MODAL DAN PELAYANAN TERPADU SATU PINTU BIDANG INDUSTRI DI KABUPAEN BANDUNG Nia Pusparini
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 23 No 2 (2018): Vol. 23, No. 2, Desember, 2018
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang masalah penelitian ini adalah Penanaman Modal Dalam Negeri Kabupaten Bandung Belum efektif. Berdasarkan permasalahan tersebut, peneliti merumuskannya sebagai berikut “Seberapa Besar Pengaruh Pengendalian terhadap Efektivitas Penanaman Modal Dalam Negeri Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bidang Industri Kabupaten Bandung. Untuk menganalisis masalah yang diteliti, penulis mengajukan teori Pengendalian dari Hasibuan berdasarkan Cara-Cara Pengendalian”, yaitu Pengendalian langsung, Pengendalian tidak langsung, dan Pengendalian berdasarkan kekecualian. Sedangkan teori Efektivitas digunakan dari Goggin et.al dalam Soemaryadi berdasarkan tiga dimensi yaitu Prosedural, Tujuan/Hasil, dan Monitoring dan Evaluasi. Adapun hipotesis yang diajukan: “Besarnya Pengaruh Pengendalian terhadap Efektivitas Penanaman Modal Dalam Negeri Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bidang Industri Di Kabupaten Bandung ditentukan oleh dimensi pengendalian langsung, pengendalian tidak langsung, dan pengendalian berdasarkan kekecualian. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Deskriptif Analisis. Adapun teknik pengumpulan data melalui studi pustaka dan studi lapangan yang meliputi angket, wawancara, dan observasi. Teknik pengambilan sampel menggunakan “simple random sampling” dengan sasarannya adalah aparatur Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) dan Pengusaha Kabupaten Bandung. Adapun Teknik analisa data dan pengujian hipotesis menggunakan Koefisien Rank Spearman, Uji Signifikan, dan Koefisien Determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pengendalian berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap Efektivitas Penanaman Modal Dalam Negeri Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bidang Industri Kabupaten Bandung. Hasil ini dibuktikan dengan variabel pengaruh Pengendalian berdasarkan “Cara-Cara Pengendalian” secara keseluruhan berada pada kondisi “cukup baik”. Demikian juga Efektivitas Penanaman Modal Dalam Negeri Pada Dinas Penanaman Modal Dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Bidang Industri Kabupaten Bandung. Dengan demikian hasil uji statistik memperlihatkan korelasi (pengaruh) kedua variabel X dan Y adalah “kuat”. Artinya Ho ditolak dan Hi diterima yang berarti bahwa hipotesis teruji secara empirik.
Implementasi Kebijakan Program Inovasi Pembangunan Pemberdayaan Kewilayahan di Kelurahan Kujangsari Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung Nia Pusparini; Firman Alamsyah Taufik Robbi; Veny Purba
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 26 No 1 (2021): Vol. 26 No. 1, Juni 2021
Publisher : FISIP Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pelaksanaan program inovasi pembangunan dan pemberdayaan kewilayahan (PIPPK) yang belum berhasil di Kelurahan Kujangsari Kecamatan Bandung Kidul Kota Bandung. Teori yang digunakan dalam penelitian yaitu menurut Edwards III dari faktor-faktor krusial yang mempenggaruhi kebijakan yaitu Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi dan Struktur Birokrasi. Berlandaskan pada pendekatan teori tersebut, peneliti merumuskan proposisi sebagai Implementasi Kebijakan Program Inovasi Pembangunan Dan Pemberdayan Kewilayahan yang berdasarkan pada Komunikasi, Sumber Daya, Disposisi, dan Struktur Birokrasi belum optimalnya pernyataan informasi pihak aparat Kelurahan dengan Masyarakat. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif. Data diperoleh melalui Studi Literatur (jurnal dan buku), Observasi Partisipan, Wawancara Mendalam dengan para informan dan Dokumentasi. Hasil Penelitian di Kelurahan Kujangsari Kota Bandung menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Program Inovasi Pembangunan dan Pemberdayaan Kewilayahan ( PIPPK ) belum berhasil. Hal tersebut dilihat berdasarkan masih kurangnya tingkat partisipasi masyarakat di dalam kegiatan PIPPK dan tidak melibatkan Masyarakat dalam kegiatannya. Kata kunci: Implementasi Kebijakan, PIPPK
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAN TERHADAP EFEKTIVITAS BANTUAN LANGSUNG TUNAI UMKM DI KECAMATAN CIBEUNYING KIDUL Sari, Wulan; Pusparini, Nia
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 28 No 2 (2023): Vol. 28 No. 2, Desember 2023
Publisher : Ilmu Pemerintahan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

In the implementation of the distribution of Direct Cash Assistance for MSME business actors in Cibeunying Kidul District, there is still distribution that is not on target, where the recipients of the assistance are not MSME business actors. Based on the problem of how much influence Policy Implementation has on Direct Cash Assistance for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). The theory used by researchers is the theory of Policy Implementation from Donal S. Van Meter and Carl E. Van Horn, namely Standards and Targets, Resources, Communication, Characteristics, Social Conditions and Disposition of Implementors. As for the Effectiveness Variable, Budiani's theoretical approach was used, namely the dimensions of Program Target Accuracy, Program Socialization, Program Objectives and Program Monitoring. Based on this theoretical approach. The research method used is quantitative with a descriptive approach. Technique The sampling used was random sampling. The data analysis technique used is simple linear regression. Based on the results of data processing, research results were obtained which showed that there was a positive and significant influence between Policy Implementation on Direct Cash Assistance for Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs). Thus, the research results were tested empirically. In this research, researchers also found other factors that influenced the effectiveness of the BLT UMKM program in Cibeunying Kidul District. This factor is in the Supervision variable.
PENGARUH IMPLEMENTASI KEBIJAKAAN TERHADAP EFEKTIVITAS PENERTIBAN IZIN PENGELOLAAN TEMPAT PARKIR DI KOTA BANDUNG Adiyat, Adiyat; Pusparini, Nia
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 25 No 2 (2020): Vol. 25, No. 2, Desember 2020
Publisher : Ilmu Pemerintahan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurangnya lahan parkir yang disediakan oleh pemerintah menimbulkan adanya masyarakat yang secara tidak langsung mengelolalahan parkir. Lahan parkir ini merupakan lahan parkir illegal dengan kata lain lahan parkir yang tidak memiliki izin. Padahal pemerintah Kota Bandung sudah mengeluarkan regulasi kebijakan terkait dengan pengelolaan parker yaitu melalui Peraturan Peraturan Walikota Bandung No. 1005 Tahun 2014 Tentang Harga Sewa Parkir Dan Petunjuk Teknis Pengelolaan Perparkiran Di Gedung Dan Pelataran Parkir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Besarnya pengaruh implementasi kebijakan terhadap efektivitas penertiban izin pengelolaan tempat parkirdi Kota Bandung. “. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu implementasi kebijakan dari Edward III Subarsono (2011: 90–92). Adapun untuk variable efektivitas digunakan pendekatan teori dari Cambel dalam Starawaji (2009:12) Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah survey eksplanatif sumber pengumpulan data studi kepustakaan dan studi lapangan yang meliputi : angket, observasi, dan wawancara. Teknik penarikan sampel yang digunakan adalah simpel random sampling Adapun teknik analisa data yang digunakan adalah regresi linier sederhana. Berdasarkan hasil pengolahan data yang dilakukan diperoleh hasil penelitian yang menunjukan adanya pengaruh positif dan signifikan antara implementasi kebijakan terhadap efektivitas penertiban izin pengelolaan tempat parkir. Selain itu ditemukan adanya pengaruh variabel lain yang turut mempengaruhi terhadap efektivitas penertiban izin pengelolaan tempat parkir di Kota Bandung.
EVALUASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN LAHAN PERTANIAN PANGAN BERKELANJUTAN (Studi kasus Tentang Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung) Khotimah, Dyah Nur; Pusparini, Nia
Jurnal Sosial Politik Unla Vol 27 No 1 (2022): Vol. 27 No. 1, Juni 2022
Publisher : Ilmu Pemerintahan Universitas Langlangbuana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari ketertarikan, dan rasa penasaran peneliti terkait isu Pengalih Fungsian lahan pertanian yang sedang marak terjadi saat ini. Dilatar belakangi oleh indikasi-indikasi berupa belum optimalnya kebijakan LP2B dalam Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan, dikarenakan masih banyaknya temuan lahan pertanian yang berubah fungsi menjadi pemukiman. Melalui sebuah metode kualitatif dan menggunakan teori dari William.N.Dunn (1999:608) yang memiliki enam dimensi, meliputi; Efektivitas, Efisiensi, Kecukupan, Perataan, Responsivitas, Ketepatan. Peneliti merumuskan proposisi Evaluasi Kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (Studi Kasus Tentang Alih Fungsi Lahan Pertanian di Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung) akan berjalan maksimal dan optimal apabila melaksanakan keenam dimensi evaluasi kebijakan dari William.N.Dunn (1999:608). Adapun metode yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif dengan deskriptif. Dan dengan teknik pengumpulan data berupa; Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa Evaluasi Kebijakan Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan belum berjalan optimal, dikarenakan belum efektifnya Kebijakan LP2B yang dapat menekan Alih Fungsi Lahan di Kabupaten Bandung, Serta tidak efisiennya kebijakan karenana sanksi yang dibuat belum diterapkan bagi para pelanggar yang disebabkan belum meratanya kebijakan pada tingkat kecamatan dan respon masyarakat yang kurang baik karena penetapan kebijakan bukan atas aspirasi masyarakat, serta kurangnya sosialisasi Kebijakan LP2B yang intens yang dilakukan Dinas Pertanian agar dapat dipahami kepada para petani dan ketidak mampuan pihak Pemerintah Kabupaten Bandung dalam mengontrol Alih Fungsi Lahan yang saat ini terjadi.