Syafitri, Intan Verly
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Membantu Trauma Pada Korban Kekerasan Seksual Mengunakan Konseling Kelompok Dengan Pendekatan Person Centered Therapy Syafitri, Intan Verly; Karneli , Yeni; Netrawati, Netrawati
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v5i1.103

Abstract

Kekerasan seksual beberapa tahun terakhir meningkat terutama di kalangan remaja. Keamanan dan kenayaman pada remaja sangat mengkhawatirkan, hal ini dikarenakan pelaku kekerasan seksual bisa berasal dari berbagai kalangan, baik dari orang yang terdekat seperti keluarga, tetangga, dan orang yang tidak dikenal, oleh karena itu, kekerasan seksual pada remaja perlu mendapatkan perhatian bagi seluruh elemen masyarakat. Diadakan nyalah sebuah konseling kelompok yang dimana dapat membantu korban dalam menyelesaikan trauma tersebut.Faktor-faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual dapat dikelompokkan menjadi faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi faktor kejiwaan, faktor biologis, faktor moral, dan balas dendam serta trauma masa lalu. Sedangkan faktor eksternal meliputi faktor budaya dan faktor ekonomi. Faktor-faktor tersebut dapat mempengaruhi seseorang untuk melakukan kejahatan seksual terhadap korban. Oleh karena itu, konseling kelompok dengan pendekatan person centered therapy dapat membantu korban kekerasan seksual untuk memperoleh dukungan dan pemulihan dari trauma yang dialaminya serta korban menjadi membaik dan biasa beraktifitas seperti biasa dalam menjalankan hidupnya.
Group Guidance Using Reality Approach to Overcome Smoking Behavior of Junior High School Students Syafitri, Intan Verly; Ardi, Zadrian; Natrawati, Netrawati
Jurnal Counseling Care Vol 8, No 2 (2024): Jurnal Counseling Care, [Terakreditasi Sinta 4] No: 225/E/KPT/2022
Publisher : Universitas PGRI SUMATERA BARAT

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/jcc.2024.v8i2.8581

Abstract

Smoking is a serious health problem, especially for teenagers. Smoking behavior in junior high school students needs to receive appropriate attention and treatment. One approach that can be used to overcome smoking behavior in junior high school students is group guidance using a reality approach. The reality approach in group guidance helps students to understand their own reality and the consequences of smoking behavior. Through this approach, students are helped to develop responsibility for their own behavior and make healthier choices. Keywords: Group Guidance, Reality Approach, Smoking Behavior 
Minat Terhadap Jurusan Dan Perencanaan Karier Siswa di Sekolah Menengah Kejuruan Syafitri, Intan Verly; Firman, Firman; Netrawati, Netrawati; Rahman, Mohd Nazri Abdul
Counselia Jurnal Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/counselia.v5i2.146

Abstract

Dewasa ini banyak ditemukan siswa yang sering berpindah jurusan karena mengikuti teman-temannya dalam memilih jurusan. Sehingga siswa menjadi bingung dalam merencanakan karirnya. Perencanaan karir merupakan suatu proses lingkungan yang menghubungkan berbagai aspek, antara lain preferensi terhadap jurusan dan rasa percaya diri. Minat terhadap jurusan merupakan ketertarikan seseorang terhadap suatu bidang penelitian atau pekerjaan tertentu. Rasa percaya diri merupakan keyakinan seseorang terhadap kemampuannya dalam mencapai cita-citanya. Aspek yang mempengaruhi perencanaan karir siswa adalah aspek internal dan aspek eksternal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara minat terhadap jurusan dengan perencanaan karir. Metode yang digunakan adalah kajian pustaka. Minat terhadap jurusan merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi perencanaan karir siswa SMK. Siswa yang berminat terhadap jurusan yang dipilihnya akan lebih termotivasi dalam merencanakan karirnya dan mencapai cita-cita karirnya. Oleh karena itu, penting bagi siswa untuk mengenali minat dan bakatnya sebelum memilih jurusan di SMK.
The Efficacy of Reality Therapy-Based Group Counseling in Reducing Alexithymia among Adolescent Bullying Perpetrators Syafitri, Intan Verly; Karneli, Yeni; Firman
Journal of Educational, Health and Community Psychology VOL 15 NO 1 MARCH 2026
Publisher : Universitas Ahmad Dahlan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bullying remains a persistent problem in schools, and deficits in emotional processing may contribute to perpetration. Adolescents with high levels of alexithymia often have difficulty identifying and describing their emotions and interpreting others’ affective cues, which may undermine empathy and increase the risk of harmful interpersonal behavior. This study evaluated the effectiveness of reality therapy–based group counseling in reducing alexithymia among adolescent bullying perpetrators. Using a quasi-experimental pretest–posttest control group design, 18 students from a state vocational high school in Padang were recruited via purposive sampling and allocated to an experimental group (n = 9) or a control group (n = 9). Alexithymia was assessed using a Likert-type scale administered before and after the intervention. Within-group changes were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test, and between-group differences were examined using the Mann–Whitney U test. The results showed a significant reduction in alexithymia in the experimental group following reality therapy–based group counseling (Z = −2.666, p = .008). In addition, posttest alexithymia scores differed significantly between the experimental and control groups (U = 1.500, p = .001), indicating that reality therapy–based group counseling was more effective than standard group counseling in reducing alexithymia among adolescent bullying perpetrators.