Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perubahan Jaringan dan Konsumsi Petani: dari Tradisional Menuju Rasional Umanailo, Muhamad Chairul Basrun
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1566

Abstract

Pandemi Covid-19 memposisikan masyarakat pada margin memprihatinkan, tanpa terkecuali petani minyak kayu putih. Kajian ini berupaya untuk mengeksplorasi jaringan sosial serta kebiasaan makan yang telah ada sebelumnya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Hasil dari kajian menunjukan bahwa pandemi telah merubah jaringan sosial yang terbangun sejak lama menjadi hubungan yang rasional, keterbatasan nafkah membuat petani meninggalkan subsisten dan menggunakan ritme rasional. Konsekuensi dari hubungan yang rasional melahirkan kecurigaan, labil serta saling curiga yang membuka peluang terjadinya konflik. Struktur sosial yang dibentuk oleh hubungan-hubungan emosi cenderung melemah ketika pandemi menjadi sebuah fakta sosial yang memaksa munculnya komformitas dari petani minyak kayu putih. Hasil lain dari kajian ini adalah perubahan kebiasaan makan yang lebih mengedepankan “penyesuaian dan ketesediaan” daripada kebiasaan lama yang berdasar pada budaya lokal. Pilihan rasional yang dilakukan petani minyak kayu putih dalam pemenuhan konsumsi mengakibatkan terjadi peralihan dari tradisional menjadi rasional.  
Village Community Adaptation to Agricultural Downstreaming Umanailo, Muhamad Chairul Basrun; Tuharea, Varissca Utari; Halidu, Muhtyaningsih Harum Ode; Lussy, Marwan Hidayat; Muhidin, Aswar
Journal of Research in Social Science and Humanities Vol 5, No 4 (2025)
Publisher : Utan Kayu Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47679/jrssh.v5i4.521

Abstract

Agricultural downstream innovation in Buru Regency, Maluku, has significant potential to absorb local labor, reduce unemployment, and improve the welfare of rural communities. The region's abundant natural resources should be utilized to support national food security through efficient agricultural processing. This study employed a qualitative method with an explanatory case study approach to examine the causal relationships between variables. Thirty informants were selected purposively from seven villages. Data were collected through in-depth interviews and participant observation, then analyzed thematically using MAXQDA 24.4.1 software. The findings indicate that rural communities are actively adapting to agricultural downstreaming through social and economic strategies, while preserving cultural heritage. This process combines value-added creation, risk management, and social capital utilization. However, for socio-economic resilience to be sustainable, support is needed in the form of technology adoption, resource access, and inclusive social participation. Future policies should strengthen social capital, preserve local values, economic innovation, and community participation. Further research is recommended to explore the impact of value changes, technological barriers, social capital mapping, and a comparison of adaptation models.