Nurasyiah, Nurasyiah
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN CREATIVE PROBLEM SOLVING DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR KOGNITIF SISWA KELAS XI SMAN 1 KUBU PADA MATERI SIFAT ELASTISITAS BAHAN Nurasyiah, Nurasyiah; Yennita, Yennita; Syahril, Syahril
SILAMPARI JURNAL PENDIDIKAN ILMU FISIKA Vol 6 No 1 (2024): Silampari Jurnal Pendidikan Ilmu Fisika (SJPIF)
Publisher : LPPM UNIVERSITAS PGRI SILAMPARI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31540/sjpif.v6i1.2552

Abstract

This study aims to describe the cognitive learning outcomes of students with learning models using creative problem solving learning models in the material Elasticity Properties of Materials and To find out the cognitive learning outcomes of students using creative problem solving learning models in the material Elasticity Properties of Materials for class XI SMA Negeri 1 Kubu with class who apply conventional learning. The research was conducted on students in class XI SMA Negeri 1 Kubu on the material elasticity of the material, the classes taken were class XI IPA 2, which consisted of 28 students and class XI IPA 1, which consisted of 33 students where the two classes consisted of an experimental class and a control class. . The data collection instrument was in the form of a post-test results test for understanding the concept of material elasticity properties for class XI high school which consisted of 12 objective questions. The type of research used in this study was a quasi experiment and the research design used in this study was the Posttest Only Control Group Design. This type of research is a quasi-experimental design with Posttest Only Non-equivalent Control Group Design. The independent sample t-test with the help of SPSS version 21 shows that the creative problem solving learning model has an effect on students' cognitive learning. The students' cognitive learning outcomes in the experimental class were better than the control class. Furthermore, the average value of the experimental class was 81,85 and that of the control class was 73,48. These results indicate that the creative problem solving learning model is effective on students' cognitive learning outcomes.
Analisa Marketing Mix Dan Lingkungan Sosial Terhadap Keputusan Pembelian Online Pakaian Wanita (Studi pada Konsumen Online Shop di Kota Bima) Nurasyiah, Nurasyiah; Nurdin, Herry
Jurnal Disrupsi Bisnis Vol. 4 No. 4 (2021): Jurnal Disrupsi Bisnis
Publisher : Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi, Universitas Pamulang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32493/drb.v4i4.10946

Abstract

Perilaku pelanggan online shop merupakan hal yang masih menarik untuk diteliti. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk menguji pengaruh marketing mix yang terdiri dari produk, harga, promosi dan lingkungan sosial terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita di Kota Bima. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan metode asosiatif. Populasi pada pnelitian ini yaitu konsumen yang melakukan pembelian online dengan menggunakan rumus Unknown Populations, maka jumlah sampel pada penelitian ini yaitu 100 orang. Teknik sampel yang digunakan yaitu Accidental Sampling. Instrumen penelitian yaitu kuisioner yang telah diuji validitas dan uji reliabilitasnya. Data dianalisis dengan menggunakan asumsi klasik, persamaan regresi linier berganda, koefisien determinasi (R2 ), uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial variabeel produk berpengaruh tidak signifikan terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita di Kota Bima. Variabel Harga, Promosi dan Lingkungan Sosial secara parsial berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita di Kota Bima. Produk, Harga, Promosi dan Lingkungan sosial secara bersama-sama (simultan) berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan pembelian online pakaian wanita di Kota Bima dengan nilai sig 0,000 (0,000<24.037). Hal ini menunjukkan bahwa apabila onlineshop memberikan produk yang berkualitas dengan harga yang terjangkau serta melakukan promosi yang menarik minat pembeli, maka akan semakin meningkat keputusan konsumen melakukan pembelian online. Kata Kunci: Produk, Harga; Promosi; Lingkungan Sosial; Keputusan Pembelian
EDUKASI HUKUM DAN SIMULASI PENCEGAHAN KENAKALAN TERHADAP ANAK Krisna, Liza Agnesta; Fitriani, Rini; Nurasyiah, Nurasyiah; Fairus, Fairus
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 1 (2025): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v9i1.26756

Abstract

Abstrak: Kenakalan terhadap anak menjadi hal yang perlu diperhatikan di Desa Kota Lintang Kecamatan Kualasimpang Kabupaten Aceh Tamiang, karena banyaknya kasus kenakalan yang terjadi di desa tersebut, seperti narkoba, eksploitasi, KDRT, dan pemerkosaan. Tujuan PKM ini untuk memberikan edukasi dan simulasi pemahaman kepada masyarakat tentang undang-undang perlindungan anak dan pentingnya pencegahan kenakalan pada anak beserta hukum Sistem Peradilan Pidana Anak. PKM ini menggunakan metode sosialisasi dan workshop. Pengabdian ini diikuti oleh 31 orang terdiri dari 20 orang masyarakat Desa Kota Lintang, 6 orang perangkat desa, 2 orang dosen, dan 3 orang mahasiswa. Evaluasi pengabdian dilakukan melalui sebaran kuesioner. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa: (1) 84% Mitra mengalami peningkatan pemahaman tentang undang-undang perlindungan anak; (2) 85% Mitra mengalami peningkatan tentang pentingnya pencegahan kenakalan pada anak; (3) 87% Mitra mengalami peningkatan pemahaman tentang undang-undang Sistem Peradilan Pidana Anak; (4) 86% Mitra mengalami peningkatan kesadaran akan konsekuensi hukum dari perilaku kenakalan; dan (5) 85% Mitra mengalami peningkatan pemahaman cara mengatasi kenakalan anak melalui simulasi pencegahan kenakalan anak.Abstract: Child delinquency is a matter that needs to be considered in Kota Lintang Village, Kualasimpang District, Aceh Tamiang Regency, because of the many cases of delinquency that occur in the village, such as drugs, exploitation, domestic violence, and rape. The purpose of this PKM is to provide education and simulation of understanding to the community about child protection laws and the importance of preventing delinquency in children along with the law on the Juvenile Criminal Justice System. This PKM uses socialization and workshop methods. This community service was attended by 20 people from Kota Lintang Village, 6 village officials, 2 lecturers, 3 students. The evaluation of the community service was carried out through the distribution of questionnaires. The results of the community service showed that: (1) 84% of Partners experienced an increase in understanding of child protection laws; (2) 85% of Partners experienced an increase in the importance of preventing delinquency in children; (3) 87% of Partners experienced an increase in understanding of the Juvenile Criminal Justice System law; (4) 86% of Partners experienced an increase in awareness of the legal consequences of delinquent behavior; and (5) 85% of partners experienced an increase in understanding of how to deal with juvenile delinquency through juvenile delinquency prevention simulations.