Rochmadi, Joko
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Exploring the Implementation of Digital Marketing Strategies in Non-Formal Educational Institutions Nugroho, Anggoro Panji; Kardha, Dessyana; Rochmadi, Joko; Gupta, Sachin
Journal of Nonformal Education Vol. 10 No. 1 (2024): Community education and community empowerment
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/jone.v10i1.2018

Abstract

Marketing is one of the efforts that can be done in order to remain competitive with competitors, efforts to achieve predetermined goals, and in response to changes in a dynamic and competitive environment. Digitalization and the internet are changing traditional forms of marketing into modern marketing or called digital marketing. Digital marketing utilizes digital technology as a means in the online marketing process, so that it can reach wider online users. Non-formal educational institutions provide education, training and development services to the community and operate as non-profit organizations. Digital marketing carried out by non-formal educational institutions in Semarang is a response to the opportunities for educational institutions to show their potential, so that they can attract students or parents because of their advantages. This study aims to examine the application of digital marketing in non-formal educational institutions, including the objectives, advantages, and digital marketing media used using a descriptive qualitative research approach. The study population was determined by all non-formal educational institutions in Semarang which amounted to 83. The entire population was included in the study sample. Data collection was carried out using observation, documentation, and questionnaire methods. The results showed that the purpose of digital marketing is as an effort to expand information on educational program services provided as well as for the recruitment of new students. Various benefits are obtained through digital marketing, such as wider and faster user reach, permanent content, and lower costs. Non-formal educational institutions in Semarang prefer to use digital marketing media (free and paid) in accordance with the growing trends and their frequent use, such as Facebook and Instagram. Non-formal educational institutions in Semarang tend to avoid high-paying digital marketing media due to budget constraints.
Pengembangan Sistem Internet Of Things (IoT) untuk Real-Time Monitoring Kinerja Mesin Diesel Stasioner : Studi Eksperimental Pengaruh Campuran Biodiesel Minyak Jarak Terhadap Suhu dan Konsumsi Bahan Bakar Sudalto, Sudalto; Rochmadi, Joko
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 31, No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36309/goi.v31i2.401

Abstract

Salah satu bidang yang menarik dalam studi mesin diesel stasioner adalah penggunaan bahan bakar alternatif dan dampaknya terhadap kinerja mesin. Penelitian sebelumnya telah membahas penggunaan biofuel, bahan bakar sintetis, dan sumber energi alternatif lainnya untuk menggerakkan mesin ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan minyak jarak sebagai sumber bahan bakar pengganti untuk mesin diesel yang dapat menurunkan konsumsi bahan bakar dan memengaruhi suhu mesin dengan dicampur bahan bakar minyak diesel serta mengembangkan sistem Internet of Things (IoT) sebagai alat real-time monitoring. Jenis penelitian eksprimental  dengan variabel penelitian, variabel bebas terdiri atas, bahan bakar minyak diesel, minyak jarak dan campuran minyak jarak-minyak diesel (dengan perbandingan 10:90, 25:75,  50:50) dan sistem IoT yang dikembangkan menggunakan sensor suhu (LM35 atau thermocouple) dan sensor aliran bahan bakar (flowmeter) yang terintegrasi dengan mikrokontroler (NodeMCU/ESP32), variable terikat terdiri atas, konsumsi bahan bakar dan temperatur kerja mesin dan variabel kontrol adalah temperature ruang saat pengujian. penelitian ini menghasilkan temuan bahwa konsumsi bahan bakar dengan penggunaan minyak jarak sebagai bahan bakar motor diesel (5,83 CC/menit pada putaran 3000 rpm) tertinggi. Bahan bakar campuran menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dari bahan bakar minyak jarak  (50% minyak jarak, konsumsi bahan bakar 5,46 CC/menit pada putaran 3000 rpm) dan demikian pula dengan suhu motor diesel (51,5 oC pada putaran 3000 rpm) tertinggi. Bahan bakar campuran menghasilkan suhu motor yang lebih rendah dari bahan bakar minyak jarak (50% minyak jarak, suhu motor 48 oC pada putaran 3000 rpm). Jadi kesimpulan yang dapat diangkat dari hasil penelitian adalah implementasi sistem IoT dapat menyediakan data kinerja mesin secara akurat dan real-time, memfasilitasi analisis data yang cepat dan pengambilan keputusan operasional yang efisien dan data yang dihasilkan adalah konsumsi bahan bakar minyak jarak lebih tinggi dibanding minyak diesel dan Bahan bakar campuran menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dari bahan bakar minyak jarak tetapi masih diatas bahan bakar minyak diesel. sementara suhu motor diesel yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan kondisi konsumsi bahan bakar.
Pengembangan Sistem Internet Of Things (IoT) untuk Real-Time Monitoring Kinerja Mesin Diesel Stasioner : Studi Eksperimental Pengaruh Campuran Biodiesel Minyak Jarak Terhadap Suhu dan Konsumsi Bahan Bakar Sudalto, Sudalto; Rochmadi, Joko
Go Infotech: Jurnal Ilmiah STMIK AUB Vol 31, No 2 (2025): December
Publisher : Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Komputer AUB - Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36309/goi.v31i2.401

Abstract

Salah satu bidang yang menarik dalam studi mesin diesel stasioner adalah penggunaan bahan bakar alternatif dan dampaknya terhadap kinerja mesin. Penelitian sebelumnya telah membahas penggunaan biofuel, bahan bakar sintetis, dan sumber energi alternatif lainnya untuk menggerakkan mesin ini. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menyelidiki kemungkinan minyak jarak sebagai sumber bahan bakar pengganti untuk mesin diesel yang dapat menurunkan konsumsi bahan bakar dan memengaruhi suhu mesin dengan dicampur bahan bakar minyak diesel serta mengembangkan sistem Internet of Things (IoT) sebagai alat real-time monitoring. Jenis penelitian eksprimental  dengan variabel penelitian, variabel bebas terdiri atas, bahan bakar minyak diesel, minyak jarak dan campuran minyak jarak-minyak diesel (dengan perbandingan 10:90, 25:75,  50:50) dan sistem IoT yang dikembangkan menggunakan sensor suhu (LM35 atau thermocouple) dan sensor aliran bahan bakar (flowmeter) yang terintegrasi dengan mikrokontroler (NodeMCU/ESP32), variable terikat terdiri atas, konsumsi bahan bakar dan temperatur kerja mesin dan variabel kontrol adalah temperature ruang saat pengujian. penelitian ini menghasilkan temuan bahwa konsumsi bahan bakar dengan penggunaan minyak jarak sebagai bahan bakar motor diesel (5,83 CC/menit pada putaran 3000 rpm) tertinggi. Bahan bakar campuran menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dari bahan bakar minyak jarak  (50% minyak jarak, konsumsi bahan bakar 5,46 CC/menit pada putaran 3000 rpm) dan demikian pula dengan suhu motor diesel (51,5 oC pada putaran 3000 rpm) tertinggi. Bahan bakar campuran menghasilkan suhu motor yang lebih rendah dari bahan bakar minyak jarak (50% minyak jarak, suhu motor 48 oC pada putaran 3000 rpm). Jadi kesimpulan yang dapat diangkat dari hasil penelitian adalah implementasi sistem IoT dapat menyediakan data kinerja mesin secara akurat dan real-time, memfasilitasi analisis data yang cepat dan pengambilan keputusan operasional yang efisien dan data yang dihasilkan adalah konsumsi bahan bakar minyak jarak lebih tinggi dibanding minyak diesel dan Bahan bakar campuran menghasilkan konsumsi bahan bakar yang lebih rendah dari bahan bakar minyak jarak tetapi masih diatas bahan bakar minyak diesel. sementara suhu motor diesel yang dihasilkan tidak jauh berbeda dengan kondisi konsumsi bahan bakar.