Putra Gotama, Putu Bayu Ariska
Stkip Agama Hindu Amlapura

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Lampuhyang

Pembelajaran Era Disrupsi Menuju Era Society 5.0 (Telaah Perspektif Pendidikan Dasar) Ni Nyoman Lisna Handayani; Ni Ketut Erna Muliastrini; Putu Bayu Ariska Putra Gotama; Ni Made Karnitawati
LAMPUHYANG Vol 12 No 1 (2021)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era revolusi industri 4.0 dikenal juga dengan istilah era disruptif. Kehadiran eraini menimbulkan manfaat dan juga dampak terhadap tergerusnya nilai-nilai kemanusiaan.Untuk mengurangi dampak negatif dan sekaligus mengotimalkan manfaatnya, parailmuwan di dunia yang dipelopori oleh ilmuwan Jepang, menawarkan konsep masyarakat5.0. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis esensi pembelajaran di era disruptif menujumasyarakat 5.0 dalam perspektif pendidikan dasar. Pendekatan dilakukan melalui telaahterhadap sejumah bahan pustaka, dokumen kebijakan pendidikan nasional, publikasi hasilpenelitian dan pendapat para tokoh dunia, yang mengkaji konsep perkembangan revolusiindustri tahap awal sampai dengan revolusi industry 4.0, sampai munculnya gagasanmembangun masyarakat 5.0. Hasil studi menunjukkan, perlunya meningkatkan peranteknologi dalam revolusi industry 4.0 untuk membangun tatanan kehidupan manusia yanglebih sejahtera dan beradab, sebagaimana ditunjukkan dalam model masyarakat 5.0. Secarakhusus untuk masyarakat Indonesia, perlu menyesuaikan pola pembelajaran yang relevan,agar siap memasuki era revolusi industry 4.0 dan masyarakat 5.0. Dalam perspektifpendidikan dasar, kebijakan reformasi pendidikan dalam delapan standard nasionalpendidikan perlu mendapat penguatan dalam implementasinya. Perlu dibangun paradigmabaru manajemen pendidikan yang berbasis teknologi informasi dan kecerdasan buatan,untuk mendukung terselenggaranya system pembelajaran di era revolusi industry 4.0.
PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) BERORIENTASI LITERASI SAINTIFIK DALAM PEMBELAJARAN SAINS DI TENGAH PANDEMI COVID-19 Ni Ketu Erna Muliastrini; Putu Bayu Ariska Putra Gotama; I Putu Suardika Putra
LAMPUHYANG Vol 13 No 1 (2022)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v13i1.292

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan menerapkan lembar kerja peserta didik (LKPD) berorientasi literasi saintifik untuk pembelajaran IPA SD. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IV SD Insan Mandiri Karangasem Tahun Akademik 2019/2020 yang berjumlah 38 orang. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif. Instrumen penelitian menggunakan lembar kegiatan peserta didik berorientasi literasi saintifik sesuai tahap inti pendekatan saintifik, yang telah ditinjau dan dinilai oleh para pakar. Pelaksanaan menunjukkan bahwa literasi saintifik siswa belum dilatih secara optimal, walau rancangan lembar kegiatan literasi saintifik ini dapat ditanggapi oleh siswa selama pembelajaran jarak jauh.
Ratu Ayu (Rangda) Dan Ratu Gede Barong : Proses Pembuatan, Ngrehang, Napak Pertiwi Dalam Sakralisasi Desa Adat Angantelu Kajian Sastra Hindu Bali Brahmandika, Pande Gede; Putra Gotama, Putu Bayu Ariska
Lampuhyang Vol 15 No 2 (2024)
Publisher : Lembaga Penjaminan Mutu STKIP Agama Hindu Amlapura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47730/jurnallampuhyang.v15i2.381

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk ingin menelusuri kembali secara lebih mendalam ngrehang Barong dan Rangda secara khusus penelitian ini bertujuan ingin mendeskripsikan, menginterpretasikan dan memberi penjelasan terhadap permasalahan yang diajukan. Penelitian ini menggunakan teori sastra. Metode yang dipakai adalah metode kualitatif. Intrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, studi pustaka mendalam terhadap informan. Penentuan informan menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian ini adalah : pertama, proses pembuatan barong rangda dan rangda setelah prosesi itu bahan tapel tersebut dibawa pulang dan secara niskala sudah memutus hubungan dengan tempat dimana potongan kayu itu didapat sehingga kelak di kemudian hari tidak ada keharusan nangkilang tapakan. Kedua, Barong rangda dan Rangda, sebagai sarana ngrehang atau napak pertiwi