Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Opportunities of Natural Plant Materials as Alternative Antibacterials in Drinking Water Disinfection: Review Article Ahmad, Rahwan; Prasetyawati, Prasetyawati; Assagaf, Farha; Kaluku, Khartini
Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jkt.v16i1.618

Abstract

Various efforts to kill pathogenic bacteria in water with safer and more economical disinfectants continue to be pursued. The presence of antibacterial agents in plants can be a promising alternative to natural disinfection. This review discusses the use of natural materials as safer and more economical alternative disinfectants in the water disinfection process. Methods, This is a narrative review using sources from the ProQuest database. The key terms “Extracts AND Plants AND "Natural Compounds" AND "secondary metabolites" AND Antibacterial AND Pathogens AND water AND Escherichia coli” were used. Of the 45 studies found during the search phase, 12 were eligible for inclusion in this review. Results, This study shows that natural Plant Extracts have many uses not only as food ingredients but also as protection against various infectious diseases. Plant extracts as natural ingredients have active antibacterial compounds such as tannins, alkaloids, flavonoids, saponins and phenols which are sourced from seeds, flowers, leaves, bark and roots. Active compounds in plants can reduce or even eliminate pathogenic bacteria in water. Conclusion, Natural plant extracts have compounds that can kill pathogenic bacteria in water. Further studies on the use of natural plant extracts need to be carried out as alternative water disinfection materials that are easy to obtain, safe and economical.
PENGEMBANGAN DAN PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN ANAK BALITA : TINJAUAN ARTIKEL NARRATIF Goi, Misrawatie; Ahmad, Rahwan; Prasetyawati, Prasetyawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i2.44684

Abstract

Peningkatan minat pada masalah gizi anak secara global, terhalang system surveilans berbasis kertas, sehingga perlu dikembangkan pemantauan pertumbuhan balita secara digital melalui program Mobile Health (mHealth). Metode review menggunakan sumber dari database ProQuest. Dari 17 studi yang diidentifikasi dalam tahap pencarian, 8 studi memenuhi syarat untuk dimasukkan dalam review ini. Studi yang disertakan menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi seluluer pada pemantauan pertumbuhan dapat memperkuat system pengawasan status gizi anak. Data hasil pengukuran tercatat pada database yang dapat diakses oleh petugas kesehatan dan para CHW sehingga mempermudah pengambilan keputusan dalam hal melakukan konseling kepada orang tua. Aplikasi pencatatan tumbuh kembang anak dapat menyertakan fitur berupa rekomendasi bahan makanan, resep, serta kesesuaian bahan makanan dengan usia awal tumbuh kembang bayi dan jenis alergi bayi. Selain itu, memberikan informasi tentang gizi, standar tumbuh kembang bayi, dan pertolongan pertama.  Fitur lainnya berupa riwayat imunisasi, pemberian vitamin A, serta dapat fitur pengaduan, sehingga orang tua dapat berkonsultasi langsung kepada petugas kesehatan mengenai masalah tumbuh kembang anak. Aplikasi perekaman digital mHealth dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam merencanakan kegiatan secara bertahap hingga tingkat nasional. Dalam perkembangannya dapat ditambahkan fitur yang memudahkan koordinasi lintas sektor sehingga permasalahan tumbuh kembang anak seperti stunting dapat lebih cepat dikomunikasikan oleh pengambil keputusan.
PENINGKATAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP ESCHERCHIA COLI MELALUI EKSTRAKSI ETANOLIK KULIT DURIO ZIBETHINUS MURR. VAR. SOYA : STUDI KOMPARATIF FITOKIMIA DAN INHIBITOR Ahmad, Rahwan; Prasetyawati, Prasetyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.51469

Abstract

Kontaminasi Escherichia coli pada air minum merupakan tantangan kesehatan masyarakat global yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan potensi antibakteri antara simplisia serbuk dan ekstrak etanol 96% kulit durian varietas Soya (Durio zibethinus Murr. var. Soya), varietas lokal dari Maluku , terhadap pertumbuhan E. coli ATCC 25922. Metode penelitian eksperimental ini melibatkan preparasi simplisia melalui pengeringan dan ekstraksi menggunakan metode maserasi. Kedua sediaan dianalisis secara fitokimia kualitatif dan kuantitatif (Spektrofotometri UV-Vis). Uji daya hambat antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Hasil skrining kualitatif menunjukkan kedua sediaan positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, fenol, dan tanin. Analisis kuantitatif membuktikan bahwa proses ekstraksi secara signifikan meningkatkan konsentrasi senyawa bioaktif ; terutama fenol total (meningkat dari 17,98% pada simplisia menjadi 57,49% pada ekstrak ) dan alkaloid (0,32% menjadi 1,71% ). Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etanol secara konsisten memiliki daya hambat yang superior (p < 0.0001 ) dibandingkan simplisia pada semua konsentrasi. Pada konsentrasi 15%, ekstrak menghasilkan zona hambat rata-rata 15,40 mm, sementara simplisia 11,44 mm. Uji lanjut Tukey mengonfirmasi bahwa efektivitas ekstrak pada konsentrasi 3% (8,26 mm) setara secara statistik dengan simplisia pada konsentrasi 7% (8,13 mm). Disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit durian Soya secara signifikan lebih poten sebagai inhibitor E. coli. Superioritas ini diatribusikan pada konsentrasi senyawa fenolik dan bioaktif lainnya yang lebih tinggi akibat proses ekstraksi.