Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

KUALITAS BAKTERIOLOGIS AIR PERMANDIAN MASAWAE DI NEGERI PELAUW KECAMATAN PULAU HARUKU KABUPATEN MALUKU TENGAH Ahmad, Rahwan
Jurnal Kesehatan Vol 5, No 2 (2014): Jurnal Kesehatan
Publisher : Politeknik Kesehatan Tanjungkarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (273.118 KB) | DOI: 10.26630/jk.v5i2.47

Abstract

Rahwan Ahmad1)1)Jurusan Kesehatan Lingkungan Poltekkes Kemenkes Malukue_mail: rahwan.ahmad@gmail.com Abstract : BacteriologicalQuality of WaterBathMasawaeInPelauwStateHaruku IslandDistrict ofCentral Maluku.Water isthe mostimportantresourcein the lives ofhumans andother living things. The mainproblemfacedbywater resourcesincludethe quantityof waterthat has beenunable to meetthe growing demandandthe qualityof waterfor domestic usearedeclining. The purposeof thisstudywas to determine thebacteriologicalwaterquality of thepictureinawater bathatStateMasawaePelauwHaruku IslandDistrict ofCentral Maluku. This type of researchis theobservationthrough adescriptiveapproachthatis supportedby laboratory examination. Populationandsample in this studywastakenfromthe washing ofwaterby 4pointsMasawaesamples. The results showed thatthe average number ofcoliformbacteria contentis1600MPN/100ml. Where thenumberconcentrationhasexceededthe set valueis200/100mlin accordancewith theRegulation of the Ministerof HealthNo.416/Menkes/Per/IX/1990. Yet thecontent ofE. coli in thefirstpointis 81MPN/100ml, the secondpointis280MPN/100ml, pointIII,1600MPN/100ml, andthe fourthpointis430MPN/100ml. Where thenumberconcentrationhasexceededthe set valueis10/100mlfornon-piped water. So the quality ofbathingwaterMasawaebeencontaminated bycoliform bacteriaandE. coli. While thephysical quality ofbathingwaterin theStateMasawaePelauwHaruku IslandDistrict ofCentral Malukuqualify. It is recommendedto theStatepublicPelauwnot todefecate, anddo notusewaterbathsMasawaefacilitiesforwashingutensils anddrinkingin place.                                                         . Keywords: BacteriologicalQuality, Bath, Masawae WaterAbstrak: Kualitas Bakteriologis Air Permandian Masawae Di Negeri Pelauw Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah. Air merupakan sumber daya yang paling penting dalam kehidupan manusia maupun makhluk hidup lainnya. Masalah utama yang dihadapi oleh sumber daya air meliputi kuantitas air yang sudah tidak mampu memenuhi kebutuhan yang terus meningkat dan kualitas air untuk keperluan rumah tangga yang semakin menurun. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran kualitas air secara bakteriologis pada tempat permandian air Masawae di Negeri Pelauw Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah. Jenis penelitianyang digunakan adalah observasi melalui pendekatan deskriptif yang ditunjang dengan pemeriksaan laboratorium. Populasi dan Sampel dalam penelitian ini adalah air yang diambil dari permandian Masawae sebanyak 4 titik sampel. Hasil penelitian menunjukan bahwa angka rata-rata kandungan bakteri Coliform yaitu 1600 MPN/100 ml. Dimana angka konsentrasi ini telah melebihi nilai yang ditetapkan yaitu 200/100 ml sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan RI No. 416/Menkes /Per/IX/1990. Sedangkan  angka kandungan E.coli pada titik I yaitu 81 MPN/100 ml, titik II yaitu 280 MPN/100 ml, titik III yaitu 1600 MPN/100 ml, dan titik IV yaitu 430 MPN/100 ml. Dimana angka konsentrasi ini telah melebihi nilai yang ditetapkan yaitu 10/100 ml untuk air non perpipaan. Sehingga kualitas air permandian Masawae telah dicemari oleh bakteri Coliform dan E.coli. Sedangkan kualitas fisik air permandian Masawae di Negeri Pelauw Kecamatan Pulau Haruku Kabupaten Maluku Tengah memenuhi syarat. Disarankan kepada masyarakat Negeri Pelauw untuk tidak buang air besar, dan tidak menggunakan fasilitas tempat permandian air Masawae untuk mencuci peralatan makan dan minum ditempat tersebut.Kata Kunci : kualitas Bakteriologis, Permandian, Air Masawae
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP KARYAWAN DENGAN PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI (APD) PADA PT HARTA SAMUDRA PELABUHAN PERIKANAN NUSANTARA AMBON TAHUN 2012. Ahmad, Rahwan
Jurnal Pelangi Ilmu VOL 05, NO 02, 2012
Publisher : Jurnal Pelangi Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (134.031 KB)

Abstract

Alat Pelindung Diri (APD) merupakan salah satu metode pencegahan kecelakaan kerja, yang digunakan pada saat bekerja. Pengaruh terbesar kecelakaan kerja disebabkan oleh perbuatan yang tidak aman, sehingga pengendaliannya harus bertitik tolak dari perbuatan yang tidak aman dalam hal ini adalah perilaku tenaga kerja terhadap penggunaan APD. Variabel penelitian yang dianalisis meliputi pengetahuan, sikap dan praktik penggunaan APD. Hasil penelitian menujukan bahwa tidak terdapat hubungan pengetahuan dan sikap dengan praktik penggunaan APD, maka ada kemungkinan bahwa praktik penggunaan APD secara lengkap dipengaruhi oleh faktor lainnya seperti sistem nilai yang berada di lingkungan perusahaan PT Harta Samudra yaitu tidak adanya aturan yang tegas terhadap karyawan dalam kaitannya dengan penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara tidak lengkap.
Kontaminasi Bakteri Escherichia coli pada makanan jajanan di pasar Mardika kota Ambon Rahwan Ahmad
GLOBAL HEALTH SCIENCE Vol 2, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Communication and Social Dinamics (CSD)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (41.605 KB) | DOI: 10.33846/ghs.v2i1.58

Abstract

Latar belakang. Bahan pangan dapat bertindak sebagai perantara atau substrat untuk pertumbuhan mikroorganisme patogenik dan organisme lain penyebab penyakit. Penyakit menular yang cukup berbahaya seperti tifus, kolera, disentri, atau TBC, mudah tersebar melalui bahan makanan.(Winarno, 2004). Escherichia coli atau biasa disingkat E. coli adalah bakteri yang terdapat secara normal dalam alat pencernaan manusia dan hewan. Escherichia coli yang terdapat pada makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh manusia dapat menyebabkan penyakit seperti kolera, disentri, diare dan berbagai penyakit saluran pencernaan yang lain (Nurwantoro dkk, 1997). Tujuan. untuk mengetahui ada tidaknya Eschericia coli pada Pentolan Bakso Gerobak Yang Dijual Di Pasar Mardika Kota Ambon. Metode. Penelitian ini bersifat Deskriptif dengan dilakukan analisa pada 15 sampel Pentolan Bakso Gerobak Yang Dijual Di Pasar Mardika Ambon. Sampel dianalisa dengan Media biakan LB, BGLB dan L-MBA. penentuan hasil didasari dengan munculnya perubahan yang terjadi pada media biakan LB, BGLB dan L-MBA. Hasil. Didapati 12 sampel pentolan bakso gerobak dari 15 yang diperiksa positif mengandung bakteri Escherichia coli. Kesimpulan. Terdapat bakteri Escherichia coli pada pentolan bakso gerobak yang dijual di Pasar Mardika Ambon.
Opportunities of Natural Plant Materials as Alternative Antibacterials in Drinking Water Disinfection: Review Article Ahmad, Rahwan; Prasetyawati, Prasetyawati; Assagaf, Farha; Kaluku, Khartini
Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal) Vol 16 No 1 (2025): Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal)
Publisher : Poltekkes Kemenkes Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32695/jkt.v16i1.618

Abstract

Various efforts to kill pathogenic bacteria in water with safer and more economical disinfectants continue to be pursued. The presence of antibacterial agents in plants can be a promising alternative to natural disinfection. This review discusses the use of natural materials as safer and more economical alternative disinfectants in the water disinfection process. Methods, This is a narrative review using sources from the ProQuest database. The key terms “Extracts AND Plants AND "Natural Compounds" AND "secondary metabolites" AND Antibacterial AND Pathogens AND water AND Escherichia coli” were used. Of the 45 studies found during the search phase, 12 were eligible for inclusion in this review. Results, This study shows that natural Plant Extracts have many uses not only as food ingredients but also as protection against various infectious diseases. Plant extracts as natural ingredients have active antibacterial compounds such as tannins, alkaloids, flavonoids, saponins and phenols which are sourced from seeds, flowers, leaves, bark and roots. Active compounds in plants can reduce or even eliminate pathogenic bacteria in water. Conclusion, Natural plant extracts have compounds that can kill pathogenic bacteria in water. Further studies on the use of natural plant extracts need to be carried out as alternative water disinfection materials that are easy to obtain, safe and economical.
Bibliometric Performance Analysis for Online Assessment in Health Education Ahmad, Rahwan; Hariawan, Hamdan; Ratna; Prasetyawati
Babali Nursing Research Vol. 6 No. 4 (2025): October
Publisher : Babali Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37363/bnr.2025.64522

Abstract

Background: Online assessment has become a crucial component of health professional education, a trend significantly accelerated by the COVID-19 pandemic. This study presents a comprehensive bibliometric analysis of scientific publications on online assessment in health education indexed in Scopus from 2004 to 2024. Methods: The data were cleaned using OpenRefine and analyzed with Biblioshiny. Results: Findings from 339 selected articles revealed that the United States was the leading country in publication output. Gary M. Velan and Rakesh K. Kumar were identified as the most productive authors, while BMC Medical Education emerged as the top journal. Keyword analysis highlighted the prominence of terms such as “health education,” “online assessment,” and “e-learning,” indicating the evolving research focus in this field. Furthermore, the mapping demonstrated strong international collaboration networks, particularly between the United States and the United Kingdom. Conclusion: This study provides valuable insights into the developmental trajectory and dynamics of research on online assessment in health education and identifies key opportunities for future exploration. It recommends integrating cross-database analyses (e.g., WoS, PubMed) and employing mixed bibliometric approaches to capture a broader research landscape.
PENGEMBANGAN DAN PENGGUNAAN APLIKASI MOBILE DALAM PEMANTAUAN PERTUMBUHAN ANAK BALITA : TINJAUAN ARTIKEL NARRATIF Goi, Misrawatie; Ahmad, Rahwan; Prasetyawati, Prasetyawati
SEHAT : Jurnal Kesehatan Terpadu Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/s-jkt.v4i2.44684

Abstract

Peningkatan minat pada masalah gizi anak secara global, terhalang system surveilans berbasis kertas, sehingga perlu dikembangkan pemantauan pertumbuhan balita secara digital melalui program Mobile Health (mHealth). Metode review menggunakan sumber dari database ProQuest. Dari 17 studi yang diidentifikasi dalam tahap pencarian, 8 studi memenuhi syarat untuk dimasukkan dalam review ini. Studi yang disertakan menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi seluluer pada pemantauan pertumbuhan dapat memperkuat system pengawasan status gizi anak. Data hasil pengukuran tercatat pada database yang dapat diakses oleh petugas kesehatan dan para CHW sehingga mempermudah pengambilan keputusan dalam hal melakukan konseling kepada orang tua. Aplikasi pencatatan tumbuh kembang anak dapat menyertakan fitur berupa rekomendasi bahan makanan, resep, serta kesesuaian bahan makanan dengan usia awal tumbuh kembang bayi dan jenis alergi bayi. Selain itu, memberikan informasi tentang gizi, standar tumbuh kembang bayi, dan pertolongan pertama.  Fitur lainnya berupa riwayat imunisasi, pemberian vitamin A, serta dapat fitur pengaduan, sehingga orang tua dapat berkonsultasi langsung kepada petugas kesehatan mengenai masalah tumbuh kembang anak. Aplikasi perekaman digital mHealth dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan dalam merencanakan kegiatan secara bertahap hingga tingkat nasional. Dalam perkembangannya dapat ditambahkan fitur yang memudahkan koordinasi lintas sektor sehingga permasalahan tumbuh kembang anak seperti stunting dapat lebih cepat dikomunikasikan oleh pengambil keputusan.
PENINGKATAN AKTIVITAS ANTIBAKTERI TERHADAP ESCHERCHIA COLI MELALUI EKSTRAKSI ETANOLIK KULIT DURIO ZIBETHINUS MURR. VAR. SOYA : STUDI KOMPARATIF FITOKIMIA DAN INHIBITOR Ahmad, Rahwan; Prasetyawati, Prasetyawati
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 7 No. 1 (2026): MARET 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v7i1.51469

Abstract

Kontaminasi Escherichia coli pada air minum merupakan tantangan kesehatan masyarakat global yang mendesak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi dan membandingkan potensi antibakteri antara simplisia serbuk dan ekstrak etanol 96% kulit durian varietas Soya (Durio zibethinus Murr. var. Soya), varietas lokal dari Maluku , terhadap pertumbuhan E. coli ATCC 25922. Metode penelitian eksperimental ini melibatkan preparasi simplisia melalui pengeringan dan ekstraksi menggunakan metode maserasi. Kedua sediaan dianalisis secara fitokimia kualitatif dan kuantitatif (Spektrofotometri UV-Vis). Uji daya hambat antibakteri dilakukan menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer. Hasil skrining kualitatif menunjukkan kedua sediaan positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, fenol, dan tanin. Analisis kuantitatif membuktikan bahwa proses ekstraksi secara signifikan meningkatkan konsentrasi senyawa bioaktif ; terutama fenol total (meningkat dari 17,98% pada simplisia menjadi 57,49% pada ekstrak ) dan alkaloid (0,32% menjadi 1,71% ). Hasil uji antibakteri menunjukkan bahwa ekstrak etanol secara konsisten memiliki daya hambat yang superior (p < 0.0001 ) dibandingkan simplisia pada semua konsentrasi. Pada konsentrasi 15%, ekstrak menghasilkan zona hambat rata-rata 15,40 mm, sementara simplisia 11,44 mm. Uji lanjut Tukey mengonfirmasi bahwa efektivitas ekstrak pada konsentrasi 3% (8,26 mm) setara secara statistik dengan simplisia pada konsentrasi 7% (8,13 mm). Disimpulkan bahwa ekstrak etanol kulit durian Soya secara signifikan lebih poten sebagai inhibitor E. coli. Superioritas ini diatribusikan pada konsentrasi senyawa fenolik dan bioaktif lainnya yang lebih tinggi akibat proses ekstraksi.