Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PEMILAHAN DAN PENGOLAHAN SAMPAH DENGAN METODE TAKAKURA UNTUK ANAK-ANAK SEKOLAH DASAR MI YAHYA, KOTA BEKASI Zakiatunnia, Azmi; Suecita, Delfira; Safira, Denisa Ratna; Azmi, Muhammad Haikal; Qonitan, Fatimah Dinan; Zahra, Nurulbaiti Listyendah; Suryawan, I Wayan Koko
INTEGRITAS : Jurnal Pengabdian Vol 5 No 1 (2021): JULI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat - Universitas Abdurachman Saleh Situbondo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36841/integritas.v5i1.872

Abstract

Sampah adalah hal yang selalu kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Keberadaannya yang kian bertambah seiring dengan perubahan zaman dan perkembangan pola konsumsi penduduk menjadikan sampah sebagai suatu masalah yang sangat rentan terjadi di masyarakat. Adanya sampah yang terus-menerus dihasilkan lama kelamaan akan menumpuk dan memberikan dampak buruk bagi lingkungan, apabila tidak dengan segera dilakukan pengolahan. Masyarakat, khususnya anak-anak perlu untuk mengetahui tentang pentingnya memiliki kepedulian terhadap memilah dan mengolah sampah. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak agar mulai terbiasa untuk memilah dan mengolah sampah sejak usia dini. Sasaran dalam pengabdian ini adalah anak-anak Sekolah Dasar MI Yahya di Kota Bekasi. Melalui pengabdian ini diharapkan anak-anak dapat mengolah sampahnya sendiri di kemudian hari. Kegiatan yang dilakukan adalah berupa persentasi materi tentang perbedaan sampah kering dan sampah basah, tata cara memilah dan mengelompokkan sampah sesuai jenisnya. Didemonstrasikan salah satu metode pengolahan sampah yang sederhana yang dapat mereka lakukan dengan sendirinya, yaitu metode Takakura. Hasil dari kegitan ini menunjukkan adanya rutinitas pengolahan sampah dengan metode Takakura yang dilakukan ke masyarakat sasar.
Upaya Pendampingan Belajar Anak Berkebutuhan Khusus di MI Sabilal Muttaqin, Desa Mantuyan, Kalimantan Selatan Ikrimah, Ikrimah; Kholifah, Kholifah; Annisa, Nor; Mawaddah, Mawaddah; Sadiq, Muhammad Rauuf; Fadillah, Muhammad Arief; Azmi, Muhammad Haikal; Rijali, Ahmad
Jalujur: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2023): Desember
Publisher : UIN Antasari Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18592/jalujur.v2i2.11992

Abstract

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) merupakan anak yang memiliki suatu keistimewaan atau karekteristik yang berbeda dibandingkan dengan anak normal pada umumnya. Pada hal pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus juga memerlukan lingkungan yang tepat sesuai dengan kondisi yang dimilikinya, sehingga perlu dilakukan pendampingan belajar bagi ABK. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu mengatasi masalah yang dialami pihak sekolah dan juga untuk menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak. Pengabdian dilakukan di MI Sabilal Muttaqin, Desa Mantuyan, Kec. Halong, Kab. Balangan selama 1 bulan yang dimulai dari tanggal 15 Oktober - 15 November 2022. Metode yang digunakan dalam proses pengabdian ini adalah melalui metode Participatory Action Research (PAR). Secara umum, dalam melakukan Participatory Action Research (PAR), terdapat beberapa urutan tindakan, mulai dari tahap observasi, refleksi, rencana tindakan hingga implementasi program. Upaya pendampingan yang akan dilakukan pertama, membantu mengajar anak ABK untuk mengenal huruf, angka, warna, dan binatang. Kedua, membantu mengajar anak ABK untuk berhitung dan berdoa sebelum serta sesudah pelajaran. Ketiga, membantu untuk mengolah perilaku anak ABK ke arah yang lebih baik. Hasil yang diperoleh yaitu anak ABK sudah mulai membiasakan diri untuk berdoa sebelum dan sesudah belajar, mampu mengembalikan barang milik temannya, bisa duduk dengan tenang saat belajar dan bisa mengikuti tulisan yang ada di papan tulis.
Studi Perencanaan Tanggul Parapet dan Bronjong Sebagai Salah Satu Upaya Penanggulangan Banjir di Sungai Musi Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan Azmi, Muhammad Haikal; Hendrawan, Andre Primantyo; Sisinggih, Dian
Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air Vol. 2 No. 2 (2022): Jurnal Teknologi dan Rekayasa Sumber Daya Air (JTRESDA)
Publisher : Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtresda.2022.002.02.01

Abstract

During the rainy season, several areas in Empat Lawang Regency are very prone to overflowing water from the Musi River, causing flooding with an average height of 0.2 m-2.0 m, therefore the construction of parapet embankments and gabions is one of the efforts in controlling flood. In this study, a parapet was used with a Q25th return discharge plan of 441.42 m3/s using the Nakayasu Synthesis Unit Hydrograph (HSS) which was then analyzed for unsteady flow hydraulics using HEC-RAS 5.0.7. in the existing condition with the calculation of Q25th with the highest runoff as high as 2.21 m. The results of the planning show that the parapet I building is 1.7 m high, the parapet II building is 2.7 m high, the parapet III building is 3.2 m high, and the gabion building is 4.0 m high. Calculation of stability are controlled under various conditions (overturning, shearing, earthquake, soil bearing capacity). The Budget Plan (RAB) for this construction plan is Rp. 72,939,553,340 (Seventy Two Billion Nine Hundred Thirty Nine Million Five Hundred Fifty Three Thousand Three Hundred Forty Rupiah).Pada saat musim penghujan beberapa daerah pada Kabupaten Empat Lawang sangat rawan terkena luapan air dari Sungai Musi sehingga menyebabkan banjir dengan rata-rata ketinggian 0,2 m-2,0 m, maka dari itu bangunan tanggul parapet dan bronjong menjadi salah satu upaya dalam pengendalian banjir. Dalam penelitian ini digunakan parapet dengan perencanaan debit kala ulang Q25th sebesar 441,42 m3/dt dengan menggunakan Hidrograf Satuan Sintesis (HSS) Nakayasu yang selanjutnya dilakukan analisa hidrolika unsteady flow menggunakan HEC-RAS 5.0.7. pada kondisi eksisting dengan perhitungan Q25th dengan besar limpasan tertinggi setinggi 2,21 m. Hasil perencanaan didapatkan bangunan parapet I tinggi 1,7 m, bangunan parapet II tinggi 2,7 m, bangunan parapet III tinggi 3,2 m, dan bangunan bronjong tinggi 4,0 m. Perhitungan stabilitas terkontrol pada berbagai kondisi (guling, geser, gempa, daya dukung tanah). Rencana Anggaran Biaya (RAB) pada perencanaan konstruksi ini sejumlah Rp. 72.939.553.340 (Tujuh Puluh Dua Milyar Sembilan Ratus Tiga Puluh Sembila Juta Lima Ratus Lima Puluh Tiga Ribu Tiga Ratus Empat Puluh Rupiah).