Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

PENGARUH PENGETAHUAN REMAJA PUTRI (REMATRI) TENTANG ANEMIA TERHADAP ANEMIA PREVENTION DI SMA NEGERI 1 LIRIK KELAS XI TAHUN 2023 Arlis, Izzawati
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 3 No. 2 (2024): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Remaja putri memiliki risiko tinggi terkena anemia karena mengalami pertumbuhan yang pesat pada saat pubertas, anemia pada remaja putri dapat menurunkan daya tahan tubuh, kebugaran serta prestasi belajar. Tujuan: dari penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah pengaruh pengetahuan remaja putri (rematri) berpengaruh terhadap anemia prevention di SMA Negeri 1 Lirik Kelas XI tahun 2023. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode analitik. Penelitian dilakukan dengan mengumpulkan data menggunakan kuesioner dari setiap variabel. Sampel pada penelitian ini adalah remaja putri SMA Negeri 1 Lirik kelas XI berjumlah 74 orang dimana Teknik pengambilan sampel pada penelitian ini menggunakan teknik sampling non probability sampling dengan metode sampling jenuh. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa diperoleh mayoritas responden tahu berjumlah 51 orang (68.9%) dan mayoritas ada pencegahan berjumlah 46 orang (62.2%) serta penelitian menggunakan linear sederhana di dapatkan nilai sig = 0.393>0.05 yang berarti Ha di tolak. Kesimpulan: dari penelitian ini adalah pengaruh pengetahuan remaja putri (rematri) tentang anemia tidak berpengaruh terhadap anemia prevention di SMA Negeri 1 Lirik kelas XI tahun 2023.
Patriarki dan Kesehatan pada Ibu yang Memiliki Balita Restianingsih Putri Rahayu; Anjeli Ratih Syamlingga Putri; Fitriyani Bahriyah; Izzawati Arlis
Al Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sciences) Vol 13 No 2 (2024): Al-Tamimi Kesmas: Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health Sci
Publisher : Institut Kesehatan dan Teknologi Al Insyirah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35328/kesmas.v13i2.2803

Abstract

Patriarchy is a social system that places men as the main power holders and domination in various roles in society and households. Patriarchy requires wives or mothers to be responsible for domestic affairs and taking care of children. Mothers are one of the groups that are vulnerable to mental health problems, especially depression. The purpose of this study was to determine the relationship between patriarchy and the mental health of mothers who have toddlers, especially in terms of depression as measured by DASS 42. This research method is a quantitative study with a cross-sectional research design. The research sample used a total sampling of 37 mothers who have toddlers in Rawa Bangun Village, Rengat District, Indragiri Hulu Regency, Riau Province. The results of the DASS 42 measurement on the aspect of depression showed that the majority of mothers of toddlers were in the normal range, namely 19 people (51.4%), mild category 8 people (21.6%), moderate 8 people (21.6%), severe 1 person (2.7%) and in the very severe range 1 person (2.7%). The one way ANOVA test showed a p-value of 0.853, which means there is no relationship between patriarchy and the mental health of mothers with toddlers in terms of depression.
Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Status Gizi Balita di Desa Sukajadi Bahriyah, Fitriyani; Izzawati Arlis; Monifa Putri; Restianingsih Putri Rahayu; Anjeli Ratih Syamlingga Putri
JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA) Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL KESEHATAN IBU DAN ANAK (KIA)
Publisher : UNIVERSITAS ADIWANGSA JAMBI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu masalah kesehatan yang masih menjadi perhatian khusus di Indonesia adalah status gizi balita. Masalah gizi merupakan salah satu aspek penting yang menjadi tolak ukur derajad kesehatan masyarakat. Kualitas sumberdaya masyarakat dimasa yang akan datang dipengaruhi oleh status gizi saat ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi balita. Metode yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Seluruh balita di Desa Sukajadi Kecamatan Lirik tahun 2023 dijadikan sampel dalam penelitian dengan jumlah 66 balita. Penelitian ini menggunakan data skunder berdasarkan hasil survey praktik kerja lapangan (PKL). Data dianalisis menggunakan uji regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan nilai P value dari beberapa faktor yang diteliti, yaitu usia (0,803), pendidikan (0,537), paritas (0,122), jenis kelamin (0,294), imunisasi (0,224) dan lingkungan (0,601). Berdasarkan hasil di atas dapat disimpulkan bahwa tidak ada faktor yang berhubungan dengan status gizi balita.
Penyuluhan Kesehatan Usia Lanjut pada Lansia di RT 02 Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat kabupaten Indragiri Hulu Putri, Monifa; Arlis, Izzawati
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 1 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i1.513

Abstract

Menurut WHO, di kawasan Asia Tenggara populasi Lansia sebesar 8% atau sekitar 142 juta jiwa. Pada tahun 2050 diperkirakan populasi Lansia meningkat 3 kali lipat dari tahun ini. Pada tahun 2000 jumlah Lansia sekitar 5,300,000 (7,4%) dari total populasi, sedangkan pada tahun 2010 jumlah Lansia 24,000,000 (9,77%) dari total populasi, dan tahun 2020 diperkirakan jumlah Lansia mencapai 28,800,000 (11,34%) dari total populasi. Sedangkan di Indonesia sendiri pada tahun 2020 diperkirakan jumlah Lansia sekitar 80.000.000. Proses penuaan yang terjadi pada lansia terjadi secara terus menerus sehingga fungsi tubuh mulai menurun yang berdampak pada masalah patologis dan kesehatan. Proses menua merupakan perubahan atau penurunan struktur dan psikologis pada lansia seperti penglihatan, pendengaran, sistem paru, dan persendian tulang. Seiring dengan menurunnya fungsi fisiologis tersebut, daya tahan tubuh terhadap lansia juga menurun sehingga terjangkit berbagai penyakit. Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk menambah pengetahuan lansia tentang kesehatan usia lanjut. Sasaran pada pengabdian masyarakat ini adalah lansia di RT 02 Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat Wilayah Kerja Puskesmas Pekanheran sebanyak 28 orang. Metode yang dilakukan berupa penyuluhan dan penyebaran angket/brosur kepada lansia. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta antusias dalam mengikuti penyuluhan dan adanya peningkatan pengetahuan peserta dari 55% menjadi 90% mengenai kesehatan lansia.
Hubungan Peran Keluarga Dengan Perubahan Kualitas Fisik Lansia Putri, Monifa; Arlis, Izzawati; Angrainy, Rizka
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 2 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i2.530

Abstract

Seiring bertambahnya umur lansia, akan menimbulkan permasalahan terkait aspek kesehatan, ekonomi, dan sosial. Peran keluarga sangat penting dalam meningkatkan derajat kesehatan dan kualitas hidup lansia. Tujuan penelitian untuk mengetahui hubungan peran keluarga dengan perubahan kualitas fisik lansia. Jenis penelitian yang digunakan adalah analitik kuantitatif, dengan desain penelitian cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah lansia di RT 02 Desa Air Jernih Kecamatan Rengat Barat berjumlah 52 orang.  Teknik sampel dalam penelitian ini yaitu total sampling. Berdasarkan hasil uji statistis diperoleh nilai P value 0,567, dapat disimpulkan bahwa tidak ada hubungan antara peran keluarga dengan perubahan kualitas fisik lansia (P Value > 0,05.
Pengaruh Pendidikan Kesehatan Melalui Media Video Tentang MP-ASI Terhadap Pengetahan Ibu Balita di Kecamatan Rengat Tahun 2023 Arlis, Izzawati; syamlingga Putri, Anjeli Ratih; Bahriyah, Fitriyani; Putri, Monifa
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 4 No. 1 (2024): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v4i1.8882

Abstract

Latar Belakang : Kurangnya pengetahuan tentang MP-Asi pada ibu yang memiliki balita, khususnya ibu merupakan salah satu penyebab terjadinya kekurangan gizi pada balita baik gizi kurang bahkan stunting. Berdasarkan studi pendahuluan didapatkan hasil bahwa dalam Ibu belum mengetahui tentang cara penggolahan makanan yang benar dan perilaku yang masih menghiraukan kandungan gizi dalam makanannnya. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidkan kesehatan menggunakan media video tentang MP-Asi terhadap pengetahuan ibu balita di Kecamatan Rengat Metode : Penelitian ini menggunakan metode penelitian Quasi Eksperimen dengan rancangan one group pretest – postest. Pengumpulan data penelitian dilakukan dengan menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu balita di Kecamatan Rengat sejumlah 877 dengan jumlah sampel 90 responden. Pengambilan sampel menggunakan teknik accidental sampling. Hasil: Hasil penelitian menunjukan pengetahuan sebelum diberikan pendidkan kesehatan mayoritas kurang dengan jumlah 77 responden (85.6%) dan minoritas baik dengan jumlah 2 responden (4.8%). Setelah diberikan pendidikan kesehatan baik mayoritas pengetahuan baik dengan jumlah 40 responden (44.4%) dan minoritas kurang dengan jumlah 5 responden (5%). Hasil analisis data menggunakan T-tes didapatkan p0.000 < 0.05. Simpulan : Terdapat pengaruh pendidkan kesehatan menggunakan media video tentang MP-Asi terhadap pengetahuan ibu balita di Kecamatan Rengat.