Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Pertumbuhan Penjualan, dan Profitabilitas Terhadap Struktur Modal pada Perusahaan Manufaktur Sub Sektor Food and Beverage Dinata, Maryo; Oktaria, Eka Travilta; Novilasari, Pipit; Isabella, Astrid Aprica
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 4 No. 4: Juni 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v4i4.8816

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada pengaruh antara variabel Pertumbuhan penjualan dan Profitabilitas terhadap Struktur Modal pada perusahaan manufaktur sub sektor food and beverage yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020-2022. baik secara terpisah (parsial) atau secara bersama-sama (simultan) dan untuk mengetahui mana yang lebih berperan dalam mempengaruhi Struktur Modal. Teknik pengumpulan data penelitian dilakukan dengan cara dokumentasi yaitu dengan mengumpulkan data-data perusahaan yang menjadi sampel penelitian berjumlah 11 perusahaan yang didapatkan melalui website idx yang kemudian diolah dan dilakukan pengujian menggunakan software spss 25. Berdasarkan hasil pengujian yang telah dilakukan pada penelitian ini secara parsial pertumbuhan penjualan menunjukan nilai thitung 0,540 < ttabel 1,697, dan nilai signifikansi sebesar 0,593 hal tersebut berarti bahwa pertumbuhan penjualan tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap struktur modal. Profitabilitas menunjukkan nilai thitung -1,988 < ttabel 1,697, dan nilai signifikansi sebesar 0,056, hal tersebut berarti bahwa Profitabilitas tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap struktur modal. Dan berdasarkan pengujian yang telah dilakukan secara simultan menunjukan nilai fhitung 2,216 < ftabel 3,32, dan nilai signifikansi 0,127 hal tersebut berarti bahwa variabel Pertumbuhan Penjualan dan Profitabilitas tidak berpengaruh secara simultan terhadap Struktur modal.
Penguatan Literasi Pemasaran Digital Pengrajin Emping Melinjo Indriyani, Susi; Novilasari, Pipit; Yusda, Desi Derina; Silvia, Dwi; Nurhartanto, Adhi
Jurnal Abdimas Multidisiplin Vol 4 No 2 (2026): April
Publisher : Penerbit Goodwood

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35912/jamu.v4i2.6092

Abstract

Purpose: This community service program aims to enhance digital marketing literacy among emping melinjo artisans in Bernung Village, Pesawaran Regency, by strengthening their understanding of basic marketing management and the effective use of social media as a marketing tool to support micro-enterprise digital transformation. Research Methodology: The program employed a Participatory Action Research (PAR) approach involving 25 active emping melinjo artisans. Activities were conducted through sequential stages, including initial assessment (pre-test), training on marketing management concepts (segmentation, targeting, positioning, and branding), hands-on digital marketing workshops using social media platforms, mentoring, and final evaluation (post-test). Quantitative analysis was applied using paired sample comparisons to assess changes in participants’ literacy levels. Results: The results indicated a statistically significant improvement in the participants’ digital marketing literacy, with the average score increasing from 50 in the pre-test to 85 in the post-test. Participants demonstrated improved market-oriented thinking and successfully applied the training outcomes by creating business-related social media accounts and producing basic promotional content. Conclusions: The program effectively strengthened digital marketing literacy and facilitated a shift from production-oriented practices to market-oriented strategies among traditional food micro-enterprises. Limitations: The primary limitation lies in the relatively short mentoring period (17-22 November 2025), which restricts the measurement of long-term economic impacts, such as revenue growth and market expansion. Contributions: This program contributes practically by empowering rural microenterprises to adopt digital marketing strategies and academically by offering a replicable community-based model for enhancing digital marketing literacy in post-pandemic contexts.