Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perbandingan tinggi dan lebar kondilus serta kesimetrisan vertikal mandibula pada perawatan ortodonti maloklusi kelas I Saputro, Najla Andini; Sayuti, Elih; Latif, Deni Sumantri
MKGK (Majalah Kedokteran Gigi Klinik) (Clinical Dental Journal) UGM Vol 10, No 1 (2024)
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Gadjah Mada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/mkgk.94770

Abstract

Maloklusi diperkirakan sebagai faktor yang berkontribusi terhadap perubahan posisi sendi temporomandibular. Perawatan ortodonti berisiko menyebabkan resorpsi kondilus sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan bentuk jaringan akibat kekuatan mekanik pada TMJ. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan tinggi dan lebar kondilus serta kesimetrisan vertikal mandibula pada pasien sebelum dan sesudah perawatan ortodonti cekat. Penelitian analitik komparatif ini menggunakan data sekunder dengan teknik purposive sampling. Sampel penelitian berjumlah 35 pasang radiograf  panoramik digital dari pasien dengan maloklusi kelas I dentoskeletal yang telah selesai dilakukan perawatan ortodonti cekat di RSGM Universitas Padjadjaran pada tahun 2015-2019 dengan kelompok tanpa pencabutan sebanyak 27 pasang serta kelompok dengan pencabutan 4 premolar pertama sebanyak 8 pasang sesuai dengan kriteria inklusi dan eksklusi. Pengukuran tinggi dan lebar kondilus serta kesimetrisan vertikal mandibula menggunakan software Image J win 64 dan dilakukan uji signifikansi Paired t test dengan nilai signifikan p < 0,05. Hasil penelitian menunjukan terdapat perbedaan signifikan pada tinggi kondilus kiri setelah perawatan ortodonti cekat pada kelompok tanpa pencabutan (p<0,05). Selain itu, hasil penelitian menunjukan bahwa lebar kondilus kiri maupun kanan pada semua kelompok menunjukkan perbedaan yang tidak signifikan (p>0,05), serta ketidaksimetrisan vertikal mandibula sebelum perawatan sama dengan sesudah perawatan pada semua kelompok (p>0,05). Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa perawatan ortodontik memiliki pengaruh yang signifikan terhadap perubahan tinggi kondilus, namun tidak ada pengaruh yang signifikan terhadap lebar kondilus dan simetri vertikal mandibula.
Perubahan lebar interkaninus rahang atas dengan penggunaan sekrup ekspansi pada jarak waktu aktivasi yang berbedaChanges in the maxillary intercanine width during the use of expansion screws at different activation intervals Malik, Nada Qisthina; Latif, Deni Sumantri; Syiarudin, Elih
Padjadjaran Journal of Dental Researchers and Students Vol 5, No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/pjdrs.v5i2.28000

Abstract

ABSTRAKPendahuluan: Penggunaan sekrup ekspansi pada ortodonti lepasan dilakukan untuk melebarkan lengkung gigi. Lebar lengkung gigi dapat diukur salah satunya dengan cara menghitung lebar interkaninus. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui evaluasi penggunaan sekrup ekspansi terhadap perubahan lebar interkaninus rahang atas berdasarkan kelompok waktu aktivasi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah analitik. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling.  Hasil:. Berdasarkan hasil perhitungan analitik nilai t stat memiliki nilai yang lebih kecil dari nilai t Critical two-tail, maka didapatkan hasil yang menunjukan bahwa terdapat perbedaan yang bermakna dari perubahan lebar interkaninus pada dua kelompok waktu tersebut. Simpulan: Terdapat perubahan lebar interkaninus yang signifikan pada kedua kelompok waktu aktivasi.Kata kunci: sekrup ekspansi, ortodonti lepasan, lebar interkaninus, rahang atasABSTRACTIntroduction: The use of expansion screws in removable orthodontics is used to widen the dental arch. The dental arch width can be measured one of them by calculating the intercanine width. The aim of this study was to evaluation the use of expansion screws for changes in maxillary intercanine width based on activation time groups. Method: This research used analytic method. The sampling technique used purposive sampling. Results: Based on the results of analytical calculations, the value of t stat has a value smaller than t Critical two-tail, the results obtained indicate that there are significant differences in changes in intercanine width in the two time groups. Conclusion: There was a significant change in intercanine width in both groups of activation time. Keywords: expansion screws, removable orthodontics, intercanine width, maxillary