Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Implementasi Algoritma Apriori Untuk Mengetahui Pola Pembelian Di Starcomp Jogja Abdul Mizwar A. Rahim; Guido Adolfus Suni; Setefensius Sasi; Galang Cahya Pangestu; Maikel Fainsenem; Muhammad Arsyad A
Jurnal Teknik Informatika UMUS Vol 2 No 01 (2020): Mei
Publisher : Universitas Muhadi Setiabudi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1015.566 KB) | DOI: 10.46772/intech.v2i01.187

Abstract

Toko Starcomp Jogja adalah salah satu toko yang bergerak dalam bidang bisnis yakni melakukan penjualan produk-produk Komputer, dimana Toko ini setiap harinya harus memenuhi kebutuhan konsumen dan dituntut untuk mengambil keputusan yang tepat dalam menentukan strategi penjualan. Maka Dengan itu pihak toko dapat memanfaatkan data transaksi penjualan yang telah disimpan sebelumnya dalam bentuk kertas atau yang telah disimpan dalam database agar kedepannya pihak Toko Starcomp Jogja dapat mengetahui kebiasaan pelanggan atau perilaku pelanggan tentang produk Komputer yang sering dibeli. Cara mengetahui produk Komputer yang dibeli secara bersamaan, pihak toko dapat menggunakan aturan asosiasi, yang merupakan teknik data mining untuk menemukan aturan asosiasi dan kombinasi antar item. Proses pencarian asosiasi menggunakan bantuan algoritma apriori untuk menghasilkan pola kombinasi item dan aturan sebagai pengetahuan dan informasi penting dari data transaksi penjualan. Hasil dari penelitian ini adalah dalam bentuk aplikasi untuk menganalisis pola belanja di mana pola yang dihasilkan dapat digunakan sebagai rekomendasi dalam menentukan strategi penjualan oleh toko Starcomp Jogja kedepan
Analisis Komparatif Kinerja Model Pengendalian Pada Alat Pendeteksi Kebocoran Gas Berbasis Internet Of Things Guido Adolfus Suni; Kusrini Kusrini; Sudarmawan Sudarmawan
Explore Vol 11 No 2 (2021): Juli 2021
Publisher : Universitas Teknologi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35200/ex.v11i2.52

Abstract

Pada zaman modern ini masyarakat sudah banyak sekali menggunakan gas sebagaipendukung dalam kebutuhan rumah tangga yaitu masak-memasak. Namun bahaya dari adanya kebocoran gas sangat tinggi. Masalah utama pada penelitian ini adalah bahaya dari adanya kebocoran gas yang bisa memicu adanya kebakaran. Penyusunan penelitian ini dilakukan dengan merujuk pada beberapa referensi yang digunakan dengan melihat model-model yang digunakan pada penelitian terdahulu, kelebihan dan kekurangan dari penelitian terdahulu dan dengan membaca referensi tersebut maka penulis memperoleh masalah utama yang bisa diangkat dalam penelitian ini dan membandingkan pemodelan pengendalian untuk mengatasi masalah tersebut yaitu dengan membuat sebuah alat untuk mendeteksi gas secara cepat dan melakukan tindakan secara cepat.Konsep dari penelitian ini adalah membandingkan model pengendalian kebocoran gas dengan menggunakan aplikasi telegram dan blynk untuk mengetahui manakah dari dari model pengendalian tersebut yang cepat merespon dan menerima notifikasi jika sensor MQ2 mendeteksi adanya gas yang bocor. Selain itu, alat pendeteksi kebocoran gas ini dilengkapi juga dengan Motor Servo yang berfungsi untuk melepaskan regulator yang terpasang pada tabung gas akan, serta buzzer yang berfungsi sebagai alarm. Hasil dari penelitian ini adalah model pengendalian Blynk yang lebih cepat menerima notifikasi kebocoran gas dengan waktu yang diperoleh 14.93 second, sedangkan model pengendalian telegram memperoleh waktu 26.06 second. Proses pengujian dilakukan sebanyak 10 kali percobaan dengan memanfaatkan tools HoubyWatch untuk mengukur
Peningkatan Kompetensi Kelompok Wanita Tani Tunas Muda Haekto Melalui Diklat Sistem Keamanan, Monitoring Suhu Serta Kontrol Lampu Kandang dan Pemberian Pakan Otomatis Ternak Unggas Berbasis IoT Gelu, Leonard Peter; Suni, Guido Adolfus; Tabenu, Oktovianus; Kolo, Adriana; Pareto Keraf, Fransiskus Markus
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4306

Abstract

Pada penelitian ini melakukan Diklat Sistem Keamanan, Monitoring Suhu, serta Kontrol Lampu Kandang dan Pemberian Pakan Otomatis Ternak Unggas Berbasis IoT. Diklat ini dilakukan kepada Kelompok Wanita Tani Tunas Muda Haekto untuk membantu mereka dalam kelangsungan kesehariannya dalam beternak unggas ayam dengan menerapkan teknologi. Diklat dilakukan dengan melakukan simulasi menggunakan aplikasi Wokwi. Masalah yang sering dialami oleh peternak ayam yaitu sering terjadi pencurian, pengecekkan suhu masih secara manual, kontrol lampu kandang masih secara manual, dan pemberian pakan yang dilakukan secara manual. Maka dibuatlah Diklat penerapan Teknologi Internet of Things (IoT) menggunakan aplikasi simulasi dalam pembuatan alat yang bisa mengontrol keamanan kandang, monitoring suhu, kontrol lampu kandang, dan pemberian pakan otomatis berbasis Internet of Things (IoT). Alat yang digunakan pada sistem ini yaitu Arduino Uno, Sensor Ultrasonik HC-SR04, Buzzer, DHT22, LCD 16x2, ESP8266, Breadboard, Relay, dan Lampu Pijar. Metode pembuatan alat ini yaitu menggunakan metode rekayasa rancang bangun dalam pembuatan sistem otomasi. Hasil pengujian menunjukan Diklat simulasi berjalan lancar menggunakan aplikasi Wokwi yang bisa mengontrol keamanan, mengontrol suhu dan lampu, serta pemberian pakan otomatis pada unggas ayam.
PENERAPAN TEKNOLOGI IOT UNTUK SISTEM PERINGATAN DINI GEMPA DENGAN NOTIFIKASI TELEGRAM DAN BLYNK Suni, Guido Adolfus; Kavin Balol, Lambano
Jurnal Komputer dan Teknologi Vol 5 No 1 (2026): JUKOMTEK JANUARI 2026
Publisher : Yayasan Pendidikan Cahaya Budaya Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64626/jukomtek.v5i1.540

Abstract

In recent years, earthquakes have become one of the most frequent natural disasters in Indonesia. Unfortunately, the existing earthquake early warning system is still centralized and has not effectively reached the household scale. This study aims to design and implement an Internet of Things (IoT)-based earthquake early warning system by utilizing the SW-420 vibration sensor and the NodeMCU 8266 microcontroller. This system is designed to be able to detect vibrations in real-time and provide automatic notifications via the Telegram and Bylnk applications to users. The research method used is the engineering research method with a descriptive approach including the stages of hardware design, software programming, and system testing. The implementation results show that the system is able to detect vibrations accurately with an average response rate of less than one second, and successfully sends real-time notifications to users via Telegram and Bylnk. Thus, this system can be used as an alternative solution for simple earthquake early warning that is effective, economical, and easy to implement in the home environment.
Implementasi Media Pembelajaran Sains dan Teknologi Miniatur Longsor Berbasis IoT di SD Negeri Lulu Kadek Dety Lestari, Anastasia; Maneno, Regolinda; Hanoe, Emanuel M.Y.; Suni, Guido Adolfus
Jurnal Atma Inovasia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jai.v6i1.13099

Abstract

North Central Timor Regency has a high level of landslide vulnerability, while students’ understanding of disaster mitigation remains low. This community service program aims to enhance the science and technology literacy of students at SD Negeri Lulu through learning activities using an Internet of Things (IoT)-based landslide miniature as an educational medium. The miniature is designed to simulate landslide processes with IoT sensors that monitor soil moisture, allowing students to directly observe the relationship between environmental conditions and landslide potential. Through this activity, science and technology learning becomes more contextual, interactive, and engaging for elementary school students. The program also supports Sustainable Development Goals (SDGs) 4 (Quality Education), 11 (Sustainable Cities and Communities), and 13 (Climate Action). The integration of technology in science education has proven effective in improving students’ understanding of abstract geophysical and environmental concepts. Through experiments using the IoT-based miniature, students not only gain theoretical knowledge but also understand the practical application of technology in analyzing natural phenomena. This activity is expected to serve as a model for science and technology learning based on disaster mitigation in landslide-prone areas.
Pembuatan dan Deploy API di Google Cloud Platform Menggunakan Cloud Run Services Oswaldo Da Conceicao; Yasinta O. L. Rema; Budiman Baso; Guido Adolfus Suni
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 9 No 3 (2025): JULI-SEPTEMBER 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v9i3.3524

Abstract

This research discusses the development, testing, and deployment of a backend API using Google Cloud Platform (GCP), with Firestore as the database and Cloud Storage for storing user profile photos. The API was developed using Express.js, integrated with Firestore and Cloud Storage, and tested for functionality using Postman. Deployment is done to Cloud Run via creating a Dockerfile and building a Docker image. Test results showed that the API was able to handle 7,875 requests in five minutes, with an average of 25.64 requests per second and an average response time of 97 ms. All endpoints are stable, responsive, and error-free. This research focuses on the application of cloud technology to the development of sign language applications, and shows that the use of GCP services can produce efficient and scalable API solutions. These results are significant in supporting the development of cloud-based applications to meet user needs effectively, especially in mobile applications that require reliable backend services.