Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Pembuatan Kandang Domba Sehat di Desa Sriharjo Imogiri Kabupaten Bantul Indarjulianto, Soedarmanto; Sugiyanto, Catur; Soetiarso, Lilik; Tontowi, Alva Edy; Pertiwiningrum, Ambar; Prabowo, Teguh Ari; Wuri, Margaretha Arnita
IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2 No 3 (2021): IGKOJEI: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Peternakan Universitas Papua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46549/igkojei.v2i3.251

Abstract

Ternak domba di Desa Sriharjo masih dipelihara secara tradisional di pekarangan rumah di kandang berlantai tanah. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah pendampingan pembuatan kandang domba sehat di Desa Sriharjo, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Mitra kegiatan pengabdian adalah 30 peternak anggota kelompok ternak Taruna Tani Hijaunya Cinta, desa Sriharjo. Kegiatan yang dilakukan meliputi sosialisasi, pelatihan, studi banding dan dilanjutkan pendampingan peternak membangun kandang sehat. Pemahaman masyarakat terhadap kandang sehat diukur melalui wawancara serta pengisian kuesioner sebelum dan sesudah pengabdian. Hasil pengabdian ini adalah peternak telah berhasil membangun kandang panggung percontohan yang berlokasi di pekarangan yang tidak terlalu dekat dengan rumah penduduk. Hasil survey menunjukkan bahwa sebelum PKM sebanyak 10% dan setelah PKM semua (100%) peternak memahami tentang pengertian dan manfaat kandang sehat. Disimpulkan bahwa kandang domba sehat telah berhasil dibangun dan fungsinya telah dimengerti oleh semua peternak domba di desa Sriharjo.
A Regional Competitive Framework for Indonesian Sectoral Strategy: Enhancing Plantation Potency in West Papua Khusniati, Navi'ah; Wuri, Margaretha Arnita
Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi Vol. 26 No. 2 (2025): Jurnal Dinamika Sosial Ekonomi
Publisher : Agribusiness Department, Faculty of Agriculture, UPN "Veteran" Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31315/jdse.v26i2.16041

Abstract

This study examines the structure and dynamics of the regional economy of West Papua Province by identifying base and non-base sectors using the Location Quotient (LQ) and Shift Share approaches. The analysis is based on district- and city-level Gross Regional Domestic Product (GRDP) data at constant prices for the period 2012–2022. The LQ estimates indicate that the agricultural sector particularly the plantation subsector exhibits a strong comparative advantage, with 10 out of 13 administrative regions recording LQ values greater than one. The Shift Share analysis reveals substantial heterogeneity in regional competitiveness. Fak-Fak, Kaimana, Manokwari, and Teluk Wondama are classified in Quadrant I, indicating that the plantation subsector in these regions functions not only as a base sector but also demonstrates relatively faster growth compared to the provincial average. In contrast, South Manokwari, Maybrat, Raja Ampat, South Sorong, Tambrauw, and Pegunungan Arfak fall into Quadrant IV, suggesting base sectors with relatively lagging growth performance. Based on these findings, this study emphasizes the development of the coconut industry as a strategic driver of a renewable natural resource–based economy. Nevertheless, the sector continues to face major constraints, including low productivity, high post-harvest losses, and limited market access. Therefore, policies aimed at strengthening value chains, adopting green technologies, and advancing digital governance are essential prerequisites for enhancing regional competitiveness and ensuring the long-term economic sustainability of West Papua.