Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Uji Mutu Fisik dan Penerimaan Volunteer Lotion Repelent Kombinasi Minyak Atsiri Bunga Kenanga dan Serai Wangi: Physical Quality Testing and Volunteer Acceptance of Repellent Lotion Combining Essential Oils of Ylang-Ylang and Lemongrass Pitaloka , Ria Indah Kusuma; Februyani, Nawafilla
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i1.6428

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan banyak ditemukan di daerah tropis. Penggunaan insektisida kimia dalam pengendalian vektor sering menimbulkan dampak negatif, seperti resistensi nyamuk dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif alami yang aman, seperti lotion berbahan minyak atsiri serai wangi dan bunga kenanga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lotion sebagai penangkal nyamuk serta menguji kualitas fisik dan penerimaan masyarakat. Uji meliputi organoleptis, daya sebar, daya lekat, pH, dan penerimaan volunteer. Hasil menunjukkan lotion memiliki karakteristik fisik yang baik, daya sebar 6-9 cm, daya lekat 6-13 detik, dan pH 6 yang aman untuk kulit. Tingkat penerimaan masyarakat mencapai 67,75%. Kesimpulannya, lotion berbahan alami ini berpotensi menjadi solusi efektif dan ramah lingkungan dalam pengendalian nyamuk penyebab DBD.Tulis abstrak dalam bahasa Indonesia di sini.
Pelatihan Dan Penyuluhan Pembuatan Spray Antinyamuk Dari Bahan Alam Kombinasi Ekstrak Daun Sereh Dan Limbah Kulit Jeruk Februyani, Nawafilla; Pitaloka, Ria Indah Kusuma; Sugito Putri, Mar’atus Sholikhah; Pawestri, Inggria Eka; Putri, Rahma; Soi’dah , Siti Nur Maysatun
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v14i1.17933

Abstract

Latar Belakang: Tanaman serai mengandung komponen utama dari minyak atsiri seperti geraniol, citronellal, dan citronellol yang tidak disukai oleh nyamuk. Tujuan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi salah satu dari program MBKM, Sebagai inovasi sistem deteksi dini untuk meminimalisasi terjangkitnya kasus DBD dengan cara pembuatan spray antinyamuk mandiri dari bahan alam di pondok pesantren adnan al-charish Kabupaten Bojonegoro. Metode: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilakukan dengan menggunakan metode penyuluhan dan pelatihan pembuatan spray antinyamuk bahan alam kombinasi ekstrak sereh dan limbah kulit jeruk. Masing-masing peserta diberi pre test sebelum diberikan pelatihan dan kemudian setelah pelatihan diberi post test yang berisi pertanyaan yang sama. Hasil: Hasil yang diperoleh dalam pengabdian ini bahwa ada pengaruh pada tingkat pengetahuan sebelum dan sesudah dilakukannya pelatihan dan penyuluhan dimana rata-rata responden mengalami peningkatan sebesar 87,8% setelah diberikan pengetahuan tentang cara pencegahan DBD, manfaat serai dan kulit jeruk, serta pelatihan pembuatan repellant spray berbahan alam sebagai upaya mencegah DBD. Dari kolaborasi ini diharapkan warga dapat sebagai perpanjangan tangan untuk mencegah prevalensi DBD yang semakin meluas. Kesimpulan: Kesimpulan dari kegiatan ini adalah bahwa dapat meningkatkan pengetahuan mitra tentang pencegahan penularan penyakit DBD melalui pemanfaatan tanaman TOGA berupa serai dan pemanfaatan limbah kulit jeruk.
Pelatihan Dan Penyuluhan Pembuatan Lilin Aromaterapi Dari Limbah Tembakau Di Desa Gunungrejo Kedungpring Lamongan Februyani, Nawafilla; Ifnu, Ifnu Wisma Dwi Prastya
Jurnal SOLMA Vol. 14 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Background: Tobacco is an important agricultural commodity with various benefits, including for natural pesticides, cosmetics, and essential oils. One potential innovation from tobacco waste is the manufacture of aromatherapy candles, which have health benefits such as reducing stress and improving quality of life. This community service program aims to utilize tobacco waste through training and counseling on making aromatherapy candles for 25 PKK members of Gunungrejo Village, Kedungpring District, Lamongan Regency. Methods: The methods used include counseling, socialization of the benefits of aromatherapy candles, and candle-making practices. Results: The results of the program showed an increase in participant understanding from 47.9% to 98.2% based on the pretest and posttest. Conclusions: In addition to social benefits in the form of health awareness and community strengthening, this program also opens up economic opportunities with the potential for increased income through the development of aromatherapy candle businesses based on tobacco waste.
Uji Mutu Fisik dan Penerimaan Volunteer Lotion Repelent  Kombinasi Minyak Atsiri Bunga Kenanga dan Serai Wangi: Physical Quality Testing and Volunteer Acceptance of Repellent Lotion Combining Essential Oils of Ylang-Ylang and Lemongrass Pitaloka, Ria Indah Kusuma; Februyani, Nawafilla
Jurnal Inovasi Farmasi Indonesia (JAFI) Vol. 6 No. 1 (2024): Volume 6, No.1, Desember 2024
Publisher : Universitas Kadiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30737/jafi.v6i1.6428

Abstract

Demam berdarah dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan oleh nyamuk Aedes aegypti dan banyak ditemukan di daerah tropis. Penggunaan insektisida kimia dalam pengendalian vektor sering menimbulkan dampak negatif, seperti resistensi nyamuk dan pencemaran lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan alternatif alami yang aman, seperti lotion berbahan minyak atsiri serai wangi dan bunga kenanga. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan lotion sebagai penangkal nyamuk serta menguji kualitas fisik dan penerimaan masyarakat. Uji meliputi organoleptis, daya sebar, daya lekat, pH, dan penerimaan volunteer. Hasil menunjukkan lotion memiliki karakteristik fisik yang baik, daya sebar 6-9 cm, daya lekat 6-13 detik, dan pH 6 yang aman untuk kulit. Tingkat penerimaan masyarakat mencapai 67,75%. Kesimpulannya, lotion berbahan alami ini berpotensi menjadi solusi efektif dan ramah lingkungan dalam pengendalian nyamuk penyebab DBD.Tulis abstrak dalam bahasa Indonesia di sini.