Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Behavior Paying Premium to the Independent Participants in Healthcare Social Insurance Administration Office Tarigan, Sylva Flora; Dondo, Marisa Lestary
KEMAS: Jurnal Kesehatan Masyarakat Vol 17, No 1 (2021)
Publisher : Department of Public Health, Faculty of Sport Science, Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15294/kemas.v17i1.23301

Abstract

Premiums non-compliance leads to the Healthcare Social Insurance Administration Office (henceforth, will be referred to as BPJS Kesehatan) budget deficit, resulting in an accumulation of debt claims in various health facilities and an impact on the quality and quantity of health services in health facilities. As of March 2019, 38% of independent National Health Insurance (JKN) participants in Gorontalo City were not compliant to pay dues. This study objective to assess the relationship between willingness to pay with compliance behavior to pay premiums for BPJS Kesehatan independent participants. This study uses a cross-sectional study design. The population was 8,594 people who were independent BPJS Kesehatan participants with a sample of 95 people using accidental sampling techniques. Data were collected through interviews using a questionnaire, data analysis using Chi-Square test. The results showed that the distribution of the level of compliance paying BPJS premiums independently was still 64.2%. Distribution of the willingness to pay by 85%. There is a significant relationship between Willingness To Pay (WTP) with compliance paying dues with p = 0.031. There is a relationship between WTP with compliance to pay the premiums of BPJS Kesehatan independent participants in the inpatient installation at RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe in Gorontalo City.
Hubungan Pengalaman Menjadi Korban Bully Dengan Konsep Diri dan Harga Diri Pada Remaja: A Correlational Analysis of the Relationship Between Bullying Victimization, Self-Concept, and Self-Esteem in Adolescents Dondo, Marisa Lestary; Ayudhita Cahyani Daud; Muthmainnah
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 1: Januari 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i1.9728

Abstract

Latar belakang: Bully merupakan permasalahan sosial yang sering terjadi pada remaja dan dapat menjadi masalah yang serius bagi individu yang mengalaminya dapat menimbulkan dampak psikologis, salah satunya terhadap konsep diri dan harga diri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengalaman menjadi korban bully dengan konsep diri dan harga diri pada remaja. Metode: Penelitian kuantitatif analitik korelasional dengan metode cross-sectional, menggunakan uji korelasi kontigensi dan regresi logistik sederhana sebagai teknik analisis statistik. Subjek penelitian adalah remaja sekolah yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dengan jumlah 390 responden. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 artinya terdapat hubungan yang signifikan antara pengalaman menjadi korban bullying dengan konsep diri pada remaja (p < 0,000) dan nilai p-value sebesar 0,037 menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengalaman menjadi korban bully dengan harga diri pada remaja (p < 0,037). Semakin tinggi pengalaman menjadi korban bully, semakin rendah konsep diri remaja. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa pengalaman menjadi korban bully berperan dalam pembentukan konsep diri dan harga diri pada remaja. Oleh karena itu, diperlukan upaya pencegahan bully serta intervensi psikologis untuk membantu remaja mengembangkan konsep diri yang positif