Rahawarin, Bernard Antonius
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Telaah Kritis Kekerasan Simbolik antara Guru dan Peserta Didik di Sekolah Menengah Atas Reresi, Marsianus; Rahawarin, Bernard Antonius; Ngoranubun, William
Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol 8 No 2 (2023): Volume 8, Nomor 2 - Desember 2023
Publisher : Universitas PGRI Kanjuruhan Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21067/jmk.v8i2.8177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menelaah secara kritis relasi guru dan peserta didik dalam perspektif teori Pierre Bourdieu tentang kekerasan simbolik. Peneliti menggunakan pendekatan fenomenologi untuk mengamati secara langsung perilaku guru dan peserta didik dalam berelasi dan berinteraksi di lingkungan sekolah. Penelitian dilaksanakan di Sekolah Menengah Atas Negeri  8 Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Ambon. Teknik pengumpulan data yang digunakan yakni observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumentasi. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan teknik snowball. Hasil penelitian menemukan bahwa melalui teknik analisis secara deskriptif ditemukan bahwa bahwa dalam relasi guru dan siswa terkandung kekerasan simbolik yang tidak disadari karena minimnya pemahaman dan kesadaran guru dan siswa serta adanya ketidaksetaraan kuasa simbolik. Maka perlu strategi untuk mewujudkan sekolah yang bebas dari kekerasan simbolik. Rekomendasi penelitian, adanya kebijakan sekolah yang menekankan budaya sekolah yang lebih dialogis tanpa ada unsur kekerasan simbolik. Guru hendaknya mengembangkan pemahaman dan kesadaran yang obyektif mengenai kekerasan simbolik dan adanya pengakuan objektif melalui habitus. Peserta didik sebaiknya bersikap kritis terhadap perilaku guru yang mengandung kekerasan simbolik dan berani menyampaikan kepada guru.
MEMAHAMI RITUAL KEMATIAN DALAM TRADISI MASYARAKAT TANIMBAR Batlayeri, Willem; Rahawarin, Bernard Antonius
Fides et Ratio : Jurnal Teologi Kontekstual Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon Vol 3, No 1 (2018): Fides et Ratio
Publisher : Seminari Tinggi St. Fransiskus Xaverius Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47025/fer.v3i1.18

Abstract

This writing is the result of reasearch and analysis of a death ritual according to Tanimbarese tradition. The purposes of this research investigate and find out about the concept, ritualization and effect of the death ritual which is performed on deceased people in the Tanimbar Islands. In relation to the challenge of this study, we use some theories, derived from the Catholic Church and from a post-structuralist like Michael Foucault, to analyse this traditional Tanimbarese death ritual.
The Theological Dimensions of Basar Songs from the Kei Islands, Indonesia Rahawarin, Bernard Antonius; Lalamafu, Petrus Andito
International Journal of Indonesian Philosophy & Theology Vol. 6 No. 2 (2025): December
Publisher : Asosiasi Ahli Filsafat Keilahian Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47043/j3fbzt06

Abstract

This article aims to explores the theological dimensions embedded in Basar, a traditional ceremonial song of the Kei people in Southeast Maluku, particularly in its interaction with the Catholic faith. Using Robert J. Schreiter’s cultural semiotic method, comprising sign (melody), rule (ritual context), and message (life themes), this study reveals that Basar carries messages of reverence and gratitude rooted in the Larvul Ngabal customary law. These messages reflect a religious-spiritual worldview in which reverence for community leaders is understood as reverence for Christ (Christological dimension), and gratitude to Duad—the local term for God—is reinterpreted as gratitude to the Triune God (Trinitarian dimension). Thus, Basar functions not merely as a cultural artifact but as a theological resource capable of liturgical inculturation and contextual theological reflection within the Kei Catholic community.