Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Teknologi Augmented Reality Pada Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Android Untuk Materi Instalasi Jaringan Komputer Muhammad Fauzan Sidik; Vivianti
TEMATIK Vol 8 No 1 (2021): Tematik : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal) - Juni 2021
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v8i1.542

Abstract

Pengadaan alat penunjang pembelajaran seperti perangkat jaringan komputer yang relatif mahal, membuat tidak setiap sekolah mampu mencukupinya. Hal ini tentu menjadi hambatan dan berpengaruh dalam pembelajaran. Untuk itu diperlukan media pembelajaran yang mampu menggantikan fungsi perangkat tersebut dengan harga terjangkau, mudah digunakan dan dapat diakses oleh setiap siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran berbasis Android yang dilengkapi dengan teknologi Augmented Reality (AR) untuk membantu proses pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah metode Research and Development (R&D) dengan adaptasi model pengembangan ADDIE yang dibuat menjadi 4 tahap yang terdiri dari analysis, design, development, dan implementation. Media yang telah selesai dibuat kemudian diuji coba oleh ahli media, ahli materi dan responden (pengguna) untuk mengetahui tingkat kelayakannya. Pengujian oleh ahli media meliputi aspek desain antarmuka dan desain instruksional menunjukkan skor 78% dengan kategori layak. Pengujian oleh ahli materi meliputi aspek kandungan materi dan penyajian materi serta umpan balik menunjukkan skor 84,1% dengan kategori sangat layak. Pengujian oleh responden (pengguna) meliputi aspek desain tampilan, navigasi dan penyajian materi menunjukkan skor 88,96% dengan kategori sangat layak.
Pengembangan Media Pembelajaran Interaktif Augmented Reality Mata Pelajaran Komputer Dan Jaringan Dasar Widaraeni, Fitri Sulis; Vivianti
TEMATIK Vol 8 No 2 (2021): Tematik : Jurnal Teknologi Informasi Komunikasi (e-Journal) - Desember 2021
Publisher : LPPM POLITEKNIK LP3I BANDUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38204/tematik.v8i2.685

Abstract

Kemajuan teknologi telah memberikan pengaruh besar dalam dunia pendidikan salah satunya yaitu pada media pembelajaran yang semakin bervariasi, salah satu teknologi yang dapat diakses melalui smartphone yaitu Augmented Reality (AR). Keterbatasan sumber belajar dapat membuat siswa mengalami kesulitan dalam belajar. Sehingga diperlukan sumber belajar dan media belajar yang dapat mendukung pembelajaran. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan atau Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE yaitu (Analisys, Design, Development, Implementation, Evaluation). Media pembelajaran ini telah layak dan efektif digunakan setelah dilakukan serangkaian pengujian. Pengujian oleh ahli media mendapat nilai rata-rata 83,92% atau dalam kategori sangat layak. Penilaian ahli materi mendapat nilai rata-rata 94,11% atau dalam kategori sangat layak. Penilaian siswa mendapat nilai rata-rata 91,92% atau dalam kategori sangat layak. Berdasarkan ketiga hasil uji kelayakan, maka media pembelajaran ini sangat layak digunakan sebagai alat bantu dalam pembelajaran. Sedangkan dari segi efektivitas media, mendapat nilai rata-rata N-Gain Score 75% atau dalam kategori cukup efektif. Sehingga media pembelajaran interaktif Augmented Reality cukup efektif digunakan sebagai alat bantu pembelajaran dalam meningkatkan hasil belajar siswa.
Pemberdayaan Guru Sekolah Dasar melalui Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Animasi dengan Powtoon Ratnawati, Dwi; Hardiyantari, Oktavia; Vivianti; Widodo, Tri; Fatmawati, Soraya
Jurnal ABDI RAKYAT Vol. 2 No. 1 (2025): JURNAL ABDI RAKYAT
Publisher : Universitas Teknologi Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46923/jar.v2i1.490

Abstract

The development of digital technology drives innovation in education, including in delivering more interactive learning materials. However, the use of technology in learning at the elementary school level is still limited, as in SD Gambiranom, Sleman. This study aims to improve teachers' skills in creating animation-based learning media using Powtoon through a training program. The methods used include observation, interactive workshops, mentoring, and evaluation. The evaluation results showed that 85% of participants considered the training materials clear and easy to understand, 78% felt more confident in creating animated media, and 88% considered this training useful for learning. The main obstacles faced include access to devices and the internet, limited time, and adaptation to technology. To overcome these challenges, further training, infrastructure improvements, and learning communities between teachers are recommended. Thus, Powtoon training has proven effective in improving teachers' skills, which is expected to have a positive impact on the quality of learning in elementary schools.