Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN TINGKAT STRESS DENGAN KUALITAS TIDUR PADA MAHASISWA TINGKAT AKHIR UNIVERSITAS BHAKTI KENCANA anri
Jurnal Ilmiah Cerebral Medika Vol. 3 No. 1 (2021): JURNAL ILMIAH CEREBRAL MEDIKA
Publisher : Akper Kesdam I/Bukit Barisan Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53475/jicm.v3i1.34

Abstract

Introduction: Higher education is a level of education after junior high school which includes D III, S-1, S-2, specialist and S-3 education programs organized by universities. Academic life that can cause stress for students, namely changes in learning styles from high school to higher education, lecture assignments, target value achievement, academic achievement, and the need to organize yourself and develop better thinking skills. Especially stress on final semester students, namely to make a final scientific paper or thesis. Methods: The type of research used is descriptive correlation which is looking for a relationship between the two or more phenomena, and uses a cross sectional approach with a sample of 100 people with stratified random sampling technique. The data collection method uses primary data by distributing questionnaires that are distributed and filled in by students who are working on scientific papers at Bhakti Kencana University Prodi D III Nursing. The questionnaire used uses a standardized questionnaire that is adopted from the Safira and Safutra questionnaires (2009) regarding stress levels. The questionnaire was modified by researchers using language that is easy to understand, clearly in accordance with the sample situation, namely final year students working on scientific papers. Results: The results of the analysis of the relationship between stress levels and sleep quality disorders obtained a p-value (0.004) <alpha value (0.05) so that H0 was rejected. Hı was accepted. Conclusion: there is a significant relationship between stress levels and sleep quality disturbances in D III students currently doing KTI.
Pengaruh yogurt mix buah bit dan jambu biji merah terhadap kadar haemoglobin pada remaja putri Dewi Nurlaela Sari; Meda Yuliani; A Anri
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 16th University Research Colloquium 2022: Bidang MIPA dan Kesehatan
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Timbulnya masalah gizi pada anak erat kaitannya dengan persiapan kesehatan dan gizi seorang perempuan untuk menjadi calon ibu, dalam hal ini yaitu remaja putri. Hasil survey Nutrition International pada tahun 2018 menemukan kasus anemia pada remaja putri di Jawa Barat sebesar 41,93%, hal ini selaras dengan target cakupan pemberian tablet tambah darah pada remaja putri masih rendah (25,2%) dan masih di bawah target Jawa Barat (52%). Perlu adanya upaya intervensi untuk mencegah anemia tersebut dengan optimalisasi pemberian makanan yang mengandung zat besi selain pemberian tablet tambah darah. Tujuan dari riset ini mengetahui pengaruh yogurt mix buah bit dan jambu biji merah terhadap kadar haemoglobin remaja putri. Metode yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan pendekatan one group pre-post design. Sampel pada penelitian ini sebanyak 30 responden dengan teknik pengambilan sample secara purposive sampling dengan kriteria inklusi anemia ringan dan sedang serta tidak menderita suatu penyakit yang dapat menyebabkan anemia. Penentuan anemia melalui pengukuran kadar haemoglobin dengan metode POCT (Point of Care Testing). Teknik analisis menggunakan distrubusi frekuensi, uji normalitas dan uji bivariat dengan menggunakan uji wilcoxon melalui software computer SPSS versi 20.0. Hasil menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) mengalami anemia ringan sebelum di berikan yogurt mix buah bit dan jambu biji merah. Terdapat perubahan yang signifikan dengan nilai p-value 0,000 < nilai alpha (0.05). Dapat disimpulkan bahwa pemberian yogurt buah bit dan jambu biji merah jika dikonsumsi secara teratur dan tepat dapat menurunkan angka kejadian anemia, sehingga diharapakan hal tersebut dapat dijadikan sebuah kebijakan terhadap intervensi pada remaja putri dengan anemia.