Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

STRATEGI INOVASI PENGEMBANGAN UNTUK MENINGKATKAN DAYA SAING DI PASAR Tania, Wynne Dea Aprillia Tania; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33346

Abstract

The implementation of this PKM activity aims to analyze the innovation strategies employed by Fizzyfun in selling soda products to enhance market competitiveness. The approach used is qualitative, employing a case study method. The PKM activity focuses on applying the 4P marketing mix theory (Product, Price, Place, Promotion). Innovation in product, pricing, distribution, and promotion serves as the key elements in developing a marketing strategy to increase competitiveness in the market. The results show that product innovation, including the introduction of new, healthier flavors, the use of natural ingredients, and eco-friendly packaging, successfully attracted consumer attention, especially from health-conscious and environmentally-aware customers. Fizzyfun's price penetration strategy also succeeded in expanding its market segment, particularly among price-sensitive consumers. In terms of distribution, leveraging e-commerce platforms and partnerships with online food delivery services provided broader accessibility to consumers. Additionally, promotional campaigns through digital media and influencer engagement boosted brand awareness and consumer loyalty toward the product. In conclusion, innovation within the 4P marketing mix significantly impacted Fizzyfun's competitiveness in a crowded market. Integrated innovations in product, pricing, distribution, and promotion helped strengthen the product's market position and improve overall sales performance. ABSTRAKPelaksanaan kegiatan PKM ini bertujuan untuk menganalisis strategi inovasi pengembangan yang diterapkan oleh Fizzyfun dalam menjual produk minuman soda untuk meningkatkan daya saing di pasar. Metode pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan metode studi kasus. Pelaksanaan kegiatan PKM ini berfokus pada penerapan teori bauran pemasaran 4P (Product, Price, Place, Promotion). Inovasi produk, harga, distribusi, dan promosi menjadi elemen utama dalam pengembangan strategi pemasaran untuk meningkatkan daya saing di pasar. Hasil dari penerapan teori ini menunjukkan bahwa inovasi produk melalui pengenalan varian rasa baru yang lebih sehat, penggunaan bahan alami, dan kemasan yang ramah lingkungan berhasil menarik perhatian konsumen terutama yang peduli dengan kesehatan dan keberlanjutan. Strategi penetrasi harga yang diterapkan Fizzyfun juga berhasil memperluas segmen pasar, terutama di kalangan konsumen yang sensitif terhadap harga. Di sisi distribusi, pemanfaatan platform e-commerce dan kemitraan dengan layanan pengiriman makanan online memberikan aksesibilitas yang lebih luas kepada konsumen. Selain itu, kampanye promosi melalui media digital dan keterlibatan influencer berhasil meningkatkan kesadaran merek dan loyalitas konsumen terhadap produk. Kesimpulannya, inovasi dalam bauran pemasaran 4P memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap peningkatan daya saing Fizzyfun di pasar yang kompetitif. Inovasi yang terintegrasi dalam produk, harga, distribusi, dan promosi membantu memperkuat posisi produk di pasar dan meningkatkan performa penjualan secara keseluruhan
METODE PENETAPAN HARGA JUAL BERDASARKAN BIAYA PRODUKSI DALAM BISNIS MINUMAN SODA FIZZYFUN Gracella, Michelle; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33379

Abstract

Product selling prices are one of the keys to business success, so they cannot be set too high or too low. Product selling prices are determined by considering several factors such as internal and external factors. One of the internal factors that influences this is the calculation of production costs. Product prices are determined after business actors have calculated the total costs used and can maximize the profits that can be received by the business. In determining the selling price of a product, you can use a cost-based approach, namely an approach that determines the selling price by adding a certain amount of profit to the production costs. Cost calculations must be done clearly according to the measurements used for each glass of the Fizzyfun menu. Apart from relying on production costs, this determination also requires research regarding the target market. Although the main factor is production costs, the price determination process should also consider the results of research regarding market prices or competitors' prices for the products being offered. By applying an appropriate pricing method, it is hoped that the price set will be the optimal price for the seller to make a profit and will also be the optimal price for the buyer to make a repeat purchase later. ABSTRAK Harga jual produk menjadi salah satu kunci keberhasilan usaha, sehingga tidak dapat ditetapkan terlalu tinggi ataupun terlalu rendah. Harga jual produk ditentukan dengan memperhatikan beberapa faktor seperti faktor internal maupun faktor eksternal. Salah satu faktor internal yang mempengaruhinya adalah penghitungan biaya produksi. Harga produk ditentukan setelah para pelaku usaha telah mengkalkulasi total biaya yang digunakan dan dapat memaksimalkan laba yang dapat diterima dari usaha. Menentukan harga jual produk dapat menggunakan metode pendekatan berdasarkan biaya, yaitu pendekatan yang menentukan harga jual dengan menambahkan sejumlah keuntungan dari biaya produksi. Perhitungan biaya dilakukan sesuai takaran yang digunakan pada setiap gelas menu Fizzyfun. Selain berpatokan pada biaya produksi, dalam hal penentuan harga jual juga dibutuhkan riset mengenai pasar yang ditargetkan. Meskipun didasari faktor utama berupa biaya produksi, proses penentuan harga ini juga sebaiknya menimbang dari hasil riset mengenai harga pasar ataupun harga pesaing dari produk yang ditawarkan. Dengan menerapkan metode penentuan harga jual yang sesuai maka diharapkan harga yang ditetapkan merupakan harga optimal bagi penjual untuk mendapatkan keuntungan dan menjadi harga optimal pula bagi pembeli untuk melakukan pembelian ulang dilain waktu.
STRATEGI PEMASARAN DIGITAL UNTUK MENINGKATKAN PENJUALAN FIZZYFUN MELALUI MEDIA SOSIAL Setiawan, Levina; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33564

Abstract

In the face of intense competition in the beverage industry, digital marketing strategies have become pivotal for enhancing sales and broadening consumer reach. The sale of soda beverages is increasingly competitive in the digital era, with more brands leveraging online platforms, necessitating the implementation of effective and relevant marketing strategies. One of the steps taken is conducting market analysis to gain a deeper understanding of consumer preferences and selecting suitable social media platforms such as Instagram and TikTok, which attract demographics aligned with the target audience.Social media marketing encompasses the creation of engaging and creative content, along with interactive promotions that directly involve consumers, fostering a deeper connection with the brand. The execution of this strategy has demonstrated significant improvements in brand awareness, user interaction, and social media follower counts. Moreover, this marketing approach not only captures the attention of new consumers but also reinforces the loyalty of existing customers.In addition to compelling content, leveraging consumer data to personalize their experiences has also proven effective. By analyzing consumer habits and behaviors, brands can deliver more targeted and relevant messages, thereby enhancing customer loyalty and satisfaction. In conclusion, integrated, innovative, and data-driven digital marketing has proven effective in boosting sales and cultivating stronger relationships with consumers. With the right strategy, FizzyFun can solidify its position in the increasingly competitive soda market and expand its product promotion efforts to ensure continuous sales growth. ABSTRAK Dalam menghadapi persaingan yang ketat di industri minuman, strategi pemasaran digital menjadi kunci untuk meningkatkan penjualan dan memperluas jangkauan konsumen. Penjualan minuman soda semakin kompetitif di era digital, dengan semakin banyaknya merek yang memanfaatkan platform online, sehingga diperlukan strategi pemasaran yang efektif dan relevan. Salah satu langkah yang diambil adalah melakukan analisis pasar untuk memahami preferensi konsumen secara lebih mendalam, serta memilih platform media sosial yang tepat seperti Instagram dan TikTok, yang memiliki pengguna dengan demografi yang sesuai. Pemasaran melalui media sosial mencakup pembuatan konten kreatif yang menarik dan promosi interaktif yang melibatkan konsumen secara langsung, sehingga akan merasa lebih terhubung dengan merek. Pelaksanaan strategi ini menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam kesadaran merek, interaksi pengguna, serta jumlah pengikut di media sosial. Selain itu, pemasaran ini tidak hanya mampu menarik perhatian konsumen baru, tetapi juga memperkuat loyalitas pelanggan yang sudah ada. Tidak hanya melalui konten yang menarik, penggunaan data konsumen untuk menyesuaikan pengalaman mereka juga memberikan hasil yang baik. Dengan memanfaatkan analisis kebiasaan dan perilaku konsumen, merek dapat menyampaikan pesan yang lebih tepat sasaran dan relevan, sehingga meningkatkan loyalitas dan kepuasan pelanggan. Kesimpulannya, pemasaran digital yang terintegrasi, inovatif, dan berbasis data terbukti efektif dalam meningkatkan penjualan serta membangun hubungan yang lebih kuat dengan konsumen. Dengan strategi yang tepat, FizzyFun dapat memperkuat posisinya di pasar minuman soda yang semakin kompetitif, serta memasarkan produknya secara lebih luas agar penjualan terus meningkat.
PELAKSANAAN KEGIATAN MBKM KEWIRAUSAHAAN UNTUK MENGEMBANGKAN USAHA MAC & CHEESE Dewi, Maria Ricardona Puspita; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 2 No 4 (2024): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v2i4.33569

Abstract

ABSTRACT The implementation of MBKM Entrepreneurship activities is an effort to develop entrepreneurial skills for students. This study explains the implementation of MBKM in understanding the development of the pasta food business with cheese sauce among the middle class. People basically like food with the image of delicious and unique taste with guaranteed quality. To create an advanced business, creative and innovative businesses are needed, so that people will be interested in buying the products offered. The implementation of MBKM includes business planning and operational implementation in product sales including promotions, online sales and offline sales such as bazaars. This product comes from Italy and was popularized by America. The main ingredients of this product are macaroni and cheese. There are many things that need to be considered in developing this business, marketing is one example that must be prioritized so that this product will be increasingly known to the outside community. Apart from that, product quality also plays an important role in it, if this product has high quality, more people will buy it. This business has been running for 1 month and the product has been well received by the people who bought it, the positive response from the community means that this product will continue and be developed. The result of implementing MBKM is to give students practical experience in running a business and improve soft skills. Apart from that, it can also train the mentality of students who want to enter the business world for the first time, so that later they will be brave in making decisions and taking risks. ABSTRAK Pelaksanaan kegiatan MBKM Kewirausahaan yang dilakukan mejadi upaya pengembangan keterampilan kewirausahaan bagi para mahasiswa. Studi ini menjelaskan pelaksanaan MBKM dalam memahami perkembangan bisnis makanan pasta dengan saus keju di kalangan masyarakat menengah. Masyarakat pada dasarnya menyukai makanan dengan citra rasa enak serta unik dengan kualitas terjamin. Untuk mewujudkan usaha yang maju dibutuhkan usaha yang sifatnya kreatif dan inovatif, sehingga masyarakat akan tertarik untuk membeli produk yang ditawarkan. Pelaksanaan MBKM ini meliputi perencanaan bisnis dan pelaksanaan operasional dalam penjualan produknya termasuk promosi, penjualan online dan penjualan offline seperti bazar. Produk ini berasal dari Italia yang di populerkan oleh Amerika. Bahan utama dari produk ini adalah makaroni dan keju. Banyak hal yang perlu diperhatikan dalam mengembangankan usaha ini, pemasaran menjadi salah satu contoh yang harus diutamakan agar produk ini akan semakin dikenal oleh masyarakat luar. Selain itu kualitas produk juga berperan penting didalamnya, jika produk ini memiliki kualitas yang tinggi akan semakin banyak orang yang akan membeli. Usaha ini sudah berjalan selama 1 bulan dan produknya sudah diterima baik oleh para masyarakat yang membelinya, respon positif dari masyarakat yang nantinya produk ini akan terus berlanjut dan dikembangkan. Hasil dari pelaksanaan MBKM ini adalah memberikan mahasiswa pengalaman praktis dalam menjalankan bisnis dan meningkatkan soft skill. Selain itu juga dapat melatih mental seorang mahasiswa yang ingin terjun pertama kali dalam dunia bisnis, agar nantinya mereka akan berani dalam mengambil keputusan serta risiko yang ada.
STRATEGI INOVASI DAN PENGEMBANGAN PRODUK PUDING UNTUK MENINGKATKAN KEPUASAN PELANGGAN Olivia, Kesia; Sufiyati
Jurnal Serina Abdimas Vol 3 No 3 (2025): Jurnal Serina Abdimas
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Universitas Tarumanagara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24912/jsa.v3i3.36760

Abstract

The rapid development of the food industry encourages business actors to continue to innovate, especially in dessert products such as pudding. Pud Me Up focuses on creating pudding with a soft texture and distinctive sweet taste, while offering unique and innovative flavor variations. Amidst the current food trends, consumers are increasingly choosing desserts that are not only delicious, but also visually appealing and healthy. Therefore, product development does not only focus on taste, but also on presentation and the overall experience felt by consumers. One of the problems faced is the limited variety of flavors and the lack of innovation in presentation, which can lead to decreased consumer interest. This implementation aims to design an innovative strategy in developing Pud Me Up pudding products to increase customer satisfaction. The approach method used is qualitative with case studies and social media content analysis to observe market trends. The results of this PKM show that innovation in taste, unique toppings, attractive packaging, and different presentation methods can increase product appeal. Customer responses and input through social media are also important factors in directing innovation. In conclusion appropriate and flexible innovation supported by creative marketing strategies is the key to creating pudding products that meet customer expectations, as well as strengthening loyalty and opening up new market opportunities.   ABSTRAK Perkembangan industri makanan yang pesat mendorong pelaku usaha untuk terus berinovasi, terutama dalam produk makanan penutup seperti puding. Pud Me Up berfokus untuk menciptakan puding dengan tekstur lembut dan rasa manis yang khas, sambil menawarkan variasi rasa yang unik dan inovatif. Di tengah maraknya tren makanan kekinian, konsumen semakin cenderung memilih makanan penutup yang tidak hanya enak, tetapi juga menarik secara visual dan menyehatkan. Oleh karena itu, pengembangan produk tidak hanya berfokus pada rasa, tetapi juga pada penyajian dan pengalaman yang dirasakan konsumen secara menyeluruh. Salah satu permasalahan yang dihadapi adalah terbatasnya variasi rasa dan kurangnya inovasi dalam penyajian, yang dapat berujung pada menurunnya minat konsumen. Pelaksanaan ini bertujuan untuk merancang strategi inovatif dalam pengembangan produk puding Pud Me Up guna meningkatkan kepuasan pelanggan. Metode pendekatan yang digunakan adalah kualitatif dengan studi kasus dan analisis konten media sosial untuk mengamati tren pasar. Hasil dari PKM ini menunjukkan bahwa inovasi dalam rasa, topping unik, kemasan menarik, dan cara penyajian yang berbeda dapat meningkatkan daya tarik produk. Respons dan masukan pelanggan melalui media sosial juga menjadi faktor penting dalam mengarahkan inovasi. Kesimpulannya, inovasi yang tepat dan fleksibel, didukung oleh strategi pemasaran kreatif menjadi kunci dalam menciptakan produk puding yang memenuhi harapan pelanggan, serta memperkuat loyalitas dan membuka peluang pasar baru.