Wulandari, Nurul Lathifa
Unknown Affiliation

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Meningkatkan Kemampuan Memahami Waktu melalui Media Jam Analog bagi Anak Tunagrahita Ringan Wulandari, Nurul Lathifa; Ardisal, Ardisal
Jurnal Penelitian Pendidikan Khusus Vol 10, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/juppekhu1175850.64

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menunjukkan apakah media jam analog dapat meningkatkan kemampuan memahami waktu anak tunagrahita ringan. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimen berupa Single Subject Research (SSR) menggunakan desain ABA. Dalam penelitiasn ini, analisis data yang dipakai adalah analisis visual grafik. Hasil perolehan data dari 16 pertemuan pada 3 kondisi yaitu baseline (A1) diperoleh 0%, 0%, 0%, 0%. Intervensi (B) mencapai 20%, 30%, 40%, 60%, 70%, 75%, 75%, 75%. Terakhir hasil pada baseline (A2) adalah 75%, 80%, 80%, 80%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan memahami waktu meningkat dengan penggunaan media jam analog pada anak tunagrahita ringan di kelas V/C SLB Bina Bangsa Padang.
Deteksi Potensi Learning Loss pada Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Inklusif Budi, Setia; Utami, Iga Setia; Jannah, Rehan Nil; Wulandari, Nurul Lathifa; Ani, Nova Andri; Saputri, Wulandari
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1342

Abstract

Salah satu sektor yang sangat terdampak akibat pandemic Covid-19 adalah pendidikan. Sistem pembelajaran daring yang terlalu lama menyebabkan banyak pelajar yang mengalami potensi learning loss. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan “Deteksi potensi learning loss pada siswa berkebutuhan khusus selama pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 di Sekolah Inklusif”. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Data yang diperoleh kemudian di olah transkripnya kemudian di kelompokkan. Hasil akhir didapat setelah dilakukan analisis dan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran daring yang diikuti oleh anak berkebutuhan khusus, berpotensi terjadinya learning loss. Sebagaimana telah terlihat deteksi learning loss pada anak berkebutuhan khusus yang ditandai dengan prestasi belajar anak yang menurun karena kurang minat belajar dirumah. Penuruan prestasi belajar anak berkebutuhan khusus, anak bersikap malas terlihat ketidak tepatan waktu dalam mengumpulkan tugas, adiksi internet, akses belajar yang tidak merata sehingga mengganggu psikologis dan psikososial anak.
Deteksi Potensi Learning Loss pada Siswa Berkebutuhan Khusus Selama Pembelajaran Daring Masa Pandemi Covid-19 di Sekolah Inklusif Budi, Setia; Utami, Iga Setia; Jannah, Rehan Nil; Wulandari, Nurul Lathifa; Ani, Nova Andri; Saputri, Wulandari
Jurnal Basicedu Vol. 5 No. 5 (2021)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/basicedu.v5i5.1342

Abstract

Salah satu sektor yang sangat terdampak akibat pandemic Covid-19 adalah pendidikan. Sistem pembelajaran daring yang terlalu lama menyebabkan banyak pelajar yang mengalami potensi learning loss. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan “Deteksi potensi learning loss pada siswa berkebutuhan khusus selama pembelajaran daring di masa pandemi Covid-19 di Sekolah Inklusif”. Penelitian ini menggunakan desain kualitatif, dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan observasi. Data yang diperoleh kemudian di olah transkripnya kemudian di kelompokkan. Hasil akhir didapat setelah dilakukan analisis dan interpretasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran daring yang diikuti oleh anak berkebutuhan khusus, berpotensi terjadinya learning loss. Sebagaimana telah terlihat deteksi learning loss pada anak berkebutuhan khusus yang ditandai dengan prestasi belajar anak yang menurun karena kurang minat belajar dirumah. Penuruan prestasi belajar anak berkebutuhan khusus, anak bersikap malas terlihat ketidak tepatan waktu dalam mengumpulkan tugas, adiksi internet, akses belajar yang tidak merata sehingga mengganggu psikologis dan psikososial anak.