Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

KRISIS DAN KEBIJAKAN DIVIDEN DI INDONESIA Artha, Bhenu; Sari, Utami Tunjung; Hadi, Antonius Satria; Sari, Niken Permata; Bahri, Bahri; Asri, Cahya Purnama; Aditya, Ascasaputra
Equilibria Pendidikan : Jurnal Ilmiah Pendidikan Ekonomi Vol 9, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas PGRI Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26877/ep.v9i1.19795

Abstract

Dividen merupakan bagian dari keuntungan perusahaan yang diberikan kepada para pemegang saham sesuai dengan besarnya kepemilikan saham mereka di perusahaan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh krisis terhadap kebijakan dividen di Indonesia. Penelitian ini menggunakan data 250 laporan keuangan Perusahaan di Indonesia pada tahun 2008-2020. Metode purposive sampling digunakan dalam pemilihan sampel, dimana kriteria yang digunakan adalah perusahaan yang menyampaikan jumlah dividen pada laporan keuangan serta penggunaan tahun 2008 dan 2020 sebagai tahun terjadinya krisis, dan tahun 2009, 2014, 2017, 2018, dan 2019 sebagai tahun tidak terjadi krisis. Jumlah data yang digunakan dalam penelitian ini sebanyak 250 data. Krisis diproksikan dengan tahun-tahun terjadinya krisis yang diberikan notasi satu, sementara tahun-tahun selain tersebut dinotasikan nol. Dividen merupakan jumlah dividend per share yang diberikan kepada para pemegang saham. Data dalam penelitian ini dianalisis dengan regresi panel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa krisis berpengaruh signifikan terhadap kebijakan dividen di Indonesia. Kata Kunci: dividen, perusahaan, krisis, Indonesia
ANALISIS PEMBELIAN IMPULSIF PADA MARKETPLACE PADA MASA PANDEMI COVID 19 Aditya, Ascasaputra; Arimbi, Kiswari Punandita
Management Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen Vol 17 No 2 (2022): Managament Insight: Jurnal Ilmiah Manajemen
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pandemi COVID-19 telah mendorong percepatan adopsi sistem digital dalam aktivitas berbelanja. Hal tersebut juga berdampak pada pola perilaku konsumtif masyarakat dan menjadikan Indonesia sebagai salah satu pasar yang potensial yang cukup baik untuk perusahaan-perusahaan penyedia e-commerce. Akibat dari pandemi Covid-19 adalah timbulnya perilaku pembelian secara impulsif. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor apa yang menjadi determinan tinggi dari perilaku pembelian impulsif online pada masa pandemi Covid-19 di marketplace. Selain itu, peneliti menganalisis produk yang paling banyak dibeli secara impulsif saat berbebelanja online di masa pandemi Covid-19. Penelitian ini menggunakan data primer. Alat pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah berupa kuesioner secara online. Data dalam penelitian ini diolah menggunakan SPSS 21. Hasil penelitian ini adalah paling banyak responden yang melakukan pembelian impulsif di marketplace Shopee, produk yang dibeli paling banyak adalah baju. Faktor tertinggi yang memengaruhi pembelian adalah harga murah. Korelasi tingkat kecenderungan pembeli yang impulsif dengan jumlah pembelian tidak terbukti.   Kata Kunci: e-commerce, marketplace; pembelian impulsif; pandemi covid-19
Mediating Function of Sustainable Agriculture in The Impact of FinTech on AI-Based Green Marketing Aditya, Ascasaputra; Artha, Bhenu; Hadi, Antonius Satria; Bahri, Bahri; Sari, Niken Permata; Sari, Utami Tunjung; Asri, Cahya Purnama
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.3384

Abstract

Global sustainability agendas, especially in the agricultural sector, are being advanced by the convergence of green marketing, sustainable agriculture, and technological innovation. Green marketing orientation gauges an organization's commitment to putting strategic, tactical, and internal procedures and activities into place with the goal of developing, communicating, and delivering goods and/or services with the least amount of environmental impact. FinTech is the use of cutting-edge digital technologies, like blockchain, digital credit, mobile banking, and alternative data analytics, to provide financial services, particularly in areas where traditional systems are still insufficiently advanced or exclusive. By improving efficiency, increasing access, lowering transaction costs, and promoting financial inclusion, all of which are essential components of sustainable development, FinTech has quickly upended traditional financial infrastructures. The purpose of this study is to determine the influence of fintech on sustainable agriculture and ultimately affect artificial intelligence (AI)-based green marketing. This research uses theoretical literature review as a research method. Authors found that fintech affects sustainable agriculture, and AI-based green marketing affected by sustainable agriculture. Digital finance has emerged as a transformative force in the agricultural sector, reshaping how farmers, agribusinesses, and intermediaries access and manage financial services. The agricultural value chain, which encompasses production, processing, distribution, and retail, has historically faced challenges related to inefficiency, lack of transparency, and limited access to credit. By integrating digital technologies such as mobile banking, blockchain, and digital payment systems, financial transactions within agriculture are becoming more transparent, accessible, and efficient.
Digitalisasi Pemasaran UMKM Solusi Inovatif untuk Menembus Pasar yang Lebih Luas Artha, Bhenu; Hadi, Antonius Satria; Bahri, Bahri; Asri, Cahya Purnama; Sari, Utami Tunjung; Sari, Niken Permata; Aditya, Ascasaputra
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol 2 No 3 (2025)
Publisher : PT. Edutech Inovatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64109/hmjpvw04

Abstract

UMKM mendukung usaha besar dan berperan penting dalam penciptaan lapangan kerja, pengentasan kemiskinan, pertumbuhan, dan inklusi sosial dalam ekonomi global modern. Pemahaman teknologi digital, terutama yang berkaitan dengan pemasaran sangat diperlukan bagi para pelaku UMKM. Kegiatan pengabdian masyarakat ini memberikan penyuluhan kepada para pelaku UMKM di Dusun Kepitu, Trimulyo, Sleman yang bertujuan untuk memberikan tambahan pemahaman dan pengetahuan tentang pemasaran digital, agar nantinya para pelaku UMKM dapat menjalankan usaha dengan lebih baik. Tujuan penyampaiakan ini yaitu memahami konsep dasar digital marketing dan kanal utamanya, mampu menyiapkan akun bisnis sederhana di media sosial dan marketplace, mampu membuat konten yang menarik dan dasar pemasangan iklan berbayar, dan menyusun rencana pemasaran digital sederhana untuk 3 bulan ke depan. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dilaksanakan dengan metode ceramah, demonstrasi, dan tanya jawab. Manfaat yang dapat diperoleh peserta dari kegiatan pengabdian masyarakat ini antara lain peningkatan pengetahuan, pemahaman, dan pengalaman para pelaku UMKM Kepitu, Trimulyo, Sleman tentang pemasaran digital. Evaluasi kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar audiens menilai kualitas materi dan relevansi kegiatan dengan sangat baik. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan penyuluhan berjalan efektif dan mampu menjawab kebutuhan audiens. Diperlukan tindak lanjut berupa  pendampingan teknis agar pemanfaatan pemasaran digital dapat diimplementasikan secara optimal dan memberikan hasil semaksimal mungkin bagi para pelaku UMKM
The Catalyst of Change A Literature Review on the Effect of Entrepreneurial Mindset on Business Innovation Sari, Utami Tunjung; Aditya, Ascasaputra; Artha, Bhenu
ADMAN: Journal of Contemporary Administration and Management Vol 3 No 3 (2025): December 2025
Publisher : PT. LITERASI SAINS NUSANTARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61100/adman.v3i3.315

Abstract

In today’s volatile, uncertain, complex, and ambiguous (VUCA) environment, business innovation has shifted from being a strategic advantage to an essential condition for organizational survival. Firms that fail to innovate risk obsolescence in rapidly changing markets. This article presents a comprehensive literature review exploring the relationship between the Entrepreneurial Mindset (EM) and business innovation, drawing on empirical studies and theoretical frameworks published between 2020 and 2025. The findings consistently demonstrate that EM functions as a foundational antecedent to innovation, shaping how individuals and organizations respond to uncertainty and opportunity. Key cognitive dimensions of EM, such as risk propensity, tolerance for ambiguity, and proactive orientation, emerge as direct drivers of product innovation, process improvements, and digital transformation initiatives. These traits enable entrepreneurs and managers to identify opportunities, experiment with novel solutions, and adapt to disruptive technologies. Importantly, the review underscores that innovation operates as a mediating mechanism between EM and sustainable business performance. In other words, while mindset provides the cognitive foundation, it is the translation of entrepreneurial thinking into innovative practices that ensures long-term competitiveness. By integrating diverse perspectives, this review highlights the strategic importance of cultivating EM within organizations, positioning it as a catalyst for resilience, adaptability, and sustainable growth in the VUCA era.
Critical Review: Fostering Entrepreneurial Mindsets in Deep Tech Disciplines Sari, Utami Tunjung; Aditya, Ascasaputra; Artha, Bhenu
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article aims to review the research conducted by Corina Pacher and Martin Glinik from Graz University of Technology, which presents an educational toolkit designed to integrate entrepreneurship education into higher education institutions (HEIs) within Deep Tech-related disciplines. The article employs a critical review method. The work addresses the crucial gap between theoretical knowledge and the practical application of entrepreneurial competencies among engineering students, academic staff, and non-academic personnel. While the paper engages with an increasingly relevant topic and proposes a hands-on pedagogical solution, it demonstrates significant limitations in methodological rigor, empirical validation, and theoretical depth, which substantially reduce its contribution to international scholarship.