Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) Desa Burai melalui Edukasi Protokol Kesehatan COVID-19 Menggunakan Whatsapp Utami, Sri; Paradillah, Indri; Gustanela, Oktrina; Ginting, Jessica; Pratomo, Hadi
JPPM (Jurnal Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat) Vol 8, No 1 (2021): March 2021
Publisher : Departement of Nonformal Education, Graduate Scholl of Universitas Negeri Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21831/jppm.v8i1.37730

Abstract

Abstrak: COVID-19 hingga saat ini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang serius dan telah menyebar luas hampir seluruh negara di dunia dan ditetapkan sebagai pandemi. Pandemi juga membawa dampak pada perekonomian, termasuk di Desa Burai yang merupakan salah satu tempat wisata yang ada yang mana tempat wisata memiliki resiko tinggi terhadap penyebaran virus COVID-19. Penelitian ini untuk mengetahui gambaran pegetahuan, sikap, dan tindakan, serta menilai efektifitas edukasi terhadap kelompok terkait penerapan protokol kesehatan COVID-19 sebagai bentuk pecegahan pada Kelompok Sadar Wisata (POKDARWIS) di Desa Wisata Burai, Sumatera Selatan Tahun 2020. Metode penelitian menggunakan penelitian kualitatif dan metode kegiatan yang digunakan dalam penelitian ini ialah Model Aksi Komunitas atau Community Action Model (CAM), penelitian dilakukan secara online menggunakan media sosial whatsapp. Kegiatan ini disambut baik oleh anggota POKDARWIS. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa kegiatan edukasi penerapan protokol COVID-19 ini mampu meningkatkan pengetahuan dan perubahan sikap serta perilaku peserta kegiatan yang sebelumnya tidak tahu atau apatis terhadap COVID-19 menjadi tahu. Melalui edukasi yang telah diberikan anggota kelompok sadar wisata kini dapat turut aktif dalam melakukan pencegahan penyebaran COVID-19 dengan menerapkan protokol kesehatan COVID-19 di desa burai. Empowerment of Tourism Awareness Groups (POKDARWIS) in Burai Village through COVID-19 Health Protocol Education Using Whatsapp Abstract: COVID-19 is still a serious and widespread public health problem that has hit almost all countries in the world and has been declared as pandemic. The pandemic has also had an impact on the economy, including in Burai Village which is one of the existing tourist attractions where tourist attractions have a high risk of spreading the COVID-19 virus. This study is to describe knowledge, attitudes, and actions, as well as assess the effectiveness of education for groups related to the implementation of the COVID-19 health protocol as a form of prevention in community of ecotourism (POKDARWIS) in the tourist village of Burai, South Sumatra in 2020. The research method used qualitative research. and the activity method used in this research is the Community Action Model (CAM), the research was conducted online using whatsapp social media. This activity was welcomed by the member of POKDARWIS, The results of this educational activity succeeded in increasing the knowledge of activity participants and changing attitudes and behavior of activity participants who previously did not know or were apathetic about COVID-19 to know.  Through this education the member of POKDARWIS can be participate actively in preventing the spread of COVID-19 by implementing health protocols in Burai Village.
PELAKSANAAN POSYANDU OLEH KADER DI MASA PANDEMI COVID-19 DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS X, KABUPATEN BANYUWANGI Safitri, Ditya Fahlevi; Gustanela, Oktrina; Friska, Erlin; Raiya, Faradina; Edison, Aan; Martha, Evi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 14, No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v14i2.1905

Abstract

Angka stunting di Indonesia tahun 2018 sebesar 30,8% yang mana masih melebihi target dari World Health organization (WHO) yaitu 20%. Pada masa pandemi COVID-19 diperkirakan jumlah anak stunting di Indonesia mengalami peningkatan. Hal ini karena penurunan ekonomi masyarakat sehingga sulit untuk memenuhi kebutuhan gizi keluarga dan pembatasan kegiatan di masyarakat seperti posyandu. Tujuan penelitian ini menganalisis pelaksanaan posyandu di masa pandemi COVID-19 di wilayah kerja Puskesmas X, Kabupaten Banyuwangi. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data dikumpulkan dengan wawancara mendalam. Penentuan informan dalam penelitian ini menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan input pelaksanaan posyandu, yaitu kader posyandu memiliki jumlah yang sesuai dengan pedoman pelaksanaan posyandu dan mengikuti pelatihan, selain itu tenaga kesehatan yang ada posyandu sesuai dengan latar belakang pendidikannya. Dana posyandu diperoleh dari anggaran desa, iuran ibu bayi dan balita, serta dari puskesmas. Panduan pelaksanaan posyandu sesuai dengan panduan operasional upaya kesehatan di posyandu di masa pandemi. Sarana dan prasarana yang dimiliki sudah lengkap, tetapi masih menggunakan timbangan gabah, belum timbangan digital. Pada proses, perencanaan posyandu sudah tersusun dengan baik dan dilaksanakan sesuai jadwal. Pelaksanaan posyandu dilakukan sesuai zona daerah diwilayah tersebut. Adapun pengawasan dilakukan melalui whatsapp. Output pelaksanaan posyandu adalah posyandu tetap dilaksanakan yaitu di masjid dan salah satu rumah kader, bahkan door to door. Kesimpulan pada penelitian ini adalah pelaksanaan posyandu dilakukan sesuai dengan panduan pelayanan kesehatan balita di masa pandemi.
Hubungan Personal Hygiene dan Kepadatan Hunian Terhadap Kejadian Penyakit Kulit di Pondok Pesantren Al-Mukhtariah Ambai edison, Edison; Gustanela, Oktrina; Dasril, Oktariyani; Wulandari, Noni; Rahmatiqa, Chamy; Sary, Annisa Novita
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1838

Abstract

Lingkungan dan perilaku merupakan faktor yang paling berpengaruh pada derajat kesehatan seseorang.Penyakit kulit dapat ditularkan secara langsung maupun tidak langsung. Berdasarkan survei awal yangdilakukan di Pondok Pesantren Al-Mukhtariah Ambai, Kabupaten Jambi ditemukan 8 dari 10 santrimengalami gejala penyakit kulit, seperti gatal, ruam, dan adanya gelombang dengan air disela-sela jari.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan personal hygiene dan kepadatan hunian terhadapkejadian penyakit kulit pada santri di Pondok Pesantren Al- Mukhtariah Ambai Kabupaten Kerinci Tahun2022. Penelitian dilakukan secara kuantitatif dengan pendekatan survei analitik bersifat observasionalanalitik dengan desain Cross Sectional. Penelitian dilakukan di Pondok Pesantren Al-Mukhtariah AmbaiKabupaten Kerinci pada bulan April 2022. Teknik pengambilan sampel mengunakan teknik totalsampling yaitu sebanyak 60 orang. Data di analisis dengan univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukan lebih dari separuh resonden memiliki gejala kejadian penyakit kulit(53,3%), personal hygine buruk (56,7%), dan kepadatan hunian padat (63,3%). Berdasarkan uji statistikterdapat hubungan yang bermakna antara personal hygine dengan kejadian penyakit kulit (p=0,023).Terdapat hubungan kepadatan hunian dengan kejadian penyakit kulit (p=0,0005). Hasil penelitian dapatdisimpulkan ada hubungan personal hygine dan kepadatan hunian dengan kejadian penyakit kulit padasantiri di Pondok Pesantren Al-Mukhtariah Ambai Kabupaten Kerinci.Kata kunci: Personal hygine; Penyakit kulit; Kepadatan hunian.