p-Index From 2021 - 2026
8.106
P-Index
This Author published in this journals
All Journal JURNAL MUQODDIMAH : Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam Jurnal Pendidikan Sejarah dan Riset Sosial Humaniora (KAGANGA) Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Journal Analytica Islamica Attazakki: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora Journal of Humanities and Social Studies JURNAL PSYCHOMUTIARA Jurnal Komunika Islamika : Jurnal Ilmu Komunikasi dan Kajian Islam MUKADIMAH: Jurnal Pendidikan, Sejarah, dan Ilmu-ilmu Sosial Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) ENTITA: Jurnal Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Ilmu-Ilmu Sosial Konfrontasi: Jurnal Kultural, Ekonomi dan Perubahan Sosial Jurnal Komunikasi Nusantara Jurnal Komunikasi Nusantara Al-Hikmah Media Dakwah, Komunikasi, Sosial dan Kebudayaan LEGAL BRIEF Sophist Jurnal Sosial Politik Kajian Islam dan Tafsir Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (JMPIS) Lentera:Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies JPB Jurnal Indonesia : Manajemen Informatika dan Komunikasi Berajah Journal Daengku: Journal of Humanities and Social Sciences Innovation JURNAL ILMIAH GLOBAL EDUCATION Multidiciplinary Output Research for Actual and International Issue (Morfai Journal) Syiar: Jurnal Komunikasi dan Penyiaran Islam Warisan: Journal of History and Cultural Heritage Sibatik Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan INTERNATIONAL JOURNAL OF CULTURAL AND SOCIAL SCIENCE Jurnal Ilmu Komunikasi Al-Ma`mun: Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi JISOS: Jurnal ilmu sosial AT-TAZAKKI: Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan Islam dan Humaniora JOEL: Journal of Educational and Language Research Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Social Science Academic QOSIM: Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Liwaul Dakwah: Jurnal Kajian Dakwah dan Masyarakat Islam
Claim Missing Document
Check
Articles

Efektivitas Etika Komunikasi Digital Islam Dalam Pendidikan Islam Di Lingkungan Kementerian Agama Aceh Tengah Halihasimi Halihasimi; Syukur Kholil; Anang Anas Azhar
Edukasi Islami : Jurnal Pendidikan Islam Vol 12, No 04 (2023): Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Al Hidayah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30868/ei.v12i04.5255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana efektivitas etika komunikasi digital Islam dalam pendidikan Islam di lingkungan kementerian agama Aceh tengah. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Untuk melihat keabsahan data penelitian, peneliti menggunakan metode = triangulasi sumber. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan empat tahap yaitu pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelayanan berbasis komunikasi digital Islam dalam konteks pendidikan Islam di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Aceh Tengah telah berjalan dengan baik, efektif dan efisien. Proses pelayanan optimal yang dilakukan institusi pendidikan Islam di bawah naungan Kementerian Agama kabupaten Aceh Tengah tidak hanya dapat dilihat melalui optimalisasi teknologi pendukung pembelajaran, seperti proses pembelajaran berbasi komputer dan penggunaan e-learning tetapi juga melalui dukungan etika komunikasi Islam, seperti keterbukaan dan kejujuran para pengurus sekolah (MAN 1 Takengon) terkait informasi publik. Etika komunikasi digital Islami menjadi basis dasar yang mendorong piranti teknologi pada Institusi pendidikan Islam yang ada di kementerian agama Aceh Tengah. Hal ini secara nyata diwujudkan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang dapat digunakan secara langsung melalui platform digital.
Peran Akun Tiktok @jadipenulismuda Sebagai Sumber Informasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UINSU Berbasis Literasi Digital Aliza Kamal; Anang Anas Azhar; Abdi Mubarak Syam
Al-Ma mun Jurnal Kajian Kepustakawanan dan Informasi Vol. 5 No. 1 (2024)
Publisher : UPT Perpustakaan UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24090/jkki.v5i1.8503

Abstract

Tiktok merupakan salah satu media sosial yang paling populer dengan fitur yang disediakan berupa video dan foto yang menarik. Tiktok selain digunakan sebagai sarana hiburan juga dapat berfungsi sebagai media pendidikan literasi digital yang menjadi sumber informasi masyarakat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengkaji peran akun Tiktok @jadipenulismuda sebagai sumber informasi Mahasiswa Ilmu Perpustakaan UINSU berbasis Digital Literacy. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah teknik observasi terhadap isi akun @jadipenulismuda, serta wawancara pemilik akun @jadipenulismuda dengan dua mahasiswa Ilmu Perpustakaan UINSU dan dokumentasi dengan instrumen penelitian berupa handphone. Analisis data dilakukan dengan meringkas seluruh data hasil wawancara, kemudian data tersebut dipilah dan disajikan dalam bentuk narasi dan tabel dan pada tahap akhir dilakukan pengecekan silang antar informan. Hasil penelitian menemukan bahwa akun Tiktok @jadipenulismuda juga berperan sebagai sumber informasi publik, khususnya oleh mahasiswa Ilmu Perpustakaan UINSU. Hal ini terlihat dari para siswa yang telah mem-follow akun @jadipenulismuda merasakan dampak peningkatan kemampuan menulis dan rasa ingin tahu mereka terhadap buku dan informasi lainnya. Upaya yang dilakukan akun @jadipenulismuda dalam menyajikan informasi adalah teori information repackaging dimana informasi yang sudah ada dikemas kembali menjadi bentuk baru yang semakin menarik perhatian publik.
Tren Dakwah Digital : Membongkar Problem Media Sosial di Kalangan Da'i di Desa Silau Padang Kecamatan Sipispis Kabupaten Serdang Bedagai Abror Ghufron; Anang Anas Azhar
JURNAL MANAJEMEN PENDIDIKAN DAN ILMU SOSIAL Vol. 5 No. 5 (2024): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Agustus - September 2024)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v5i5.2331

Abstract

Fake news frequently spreads through comments and content shared by social media users, resulting in disinformation for the general public. These hoaxes not only concern general topics, but they also frequently address sensitive theological issues, which can cause misunderstanding and even conflict among believers. The purpose of this study is to identify and assess the challenges that preachers confront when using social media for da'wah in Silau Padang Village, Sipispis District, Serdang Bedagai Regency. The research approach employed is qualitative research, which describes facts through a series of phrases. This study employed a descriptive strategy. The descriptive method uses data from interviews with preachers in Silau Padang Village, Sipispis District, Serdang Bedagai Regency, as well. as data from books, journals, and other scholarly publications. The findings demonstrate that the trend of digital da'wah causes a variety of issues for da'i in Silau Padang Village. Some of them include rejection, disdain, and slander, which are frequently seen on social media platforms. Furthermore, the rapid advancement of technology allows for the rapid distribution of bad information and slander, which contradicts Islamic teachings that ban spreading other people's humiliation. Nonetheless, the da'i recognize that technology has enormous potential for spreading beneficial and constructive da'wah messages. To overcome these issues, preachers in Silau Padang Village employ a variety of tactics. They become innovative in observing the evolution of social media trends, mastering effective communication tactics, and responding to queries and comments from the community. They also use technological aspects such as live streaming and making da'wah content on prominent social media platforms. Based on the findings of this study, it can be stated that digital da'wah not only provides benefits, but also presents a number of problems that must be overcome. Understanding the difficulties and employing the appropriate tactics can help da'wah boost the success of their digital da'wah while also maintaining the purity of the da'wah message in the ever-changing social media environment.
THE ROLE OF INFLUENCERS IN FORMING POLITICAL OPINION AMONG ELECTION VOTERS IN MEDAN CITY Nadra Husna Harahap; Anang Anas Azhar
Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue (MORFAI) Vol. 5 No. 5 (2025): Multidiciplinary Output Research For Actual and International Issue
Publisher : RADJA PUBLIKA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/morfai.v5i5.3226

Abstract

This study aims to analyze the role of influencers in shaping political opinions among voters in the city of Medan. With the increasing use of social media as a source of political information, this study highlights how platforms such as TikTok influence political perceptions and attitudes. This study uses a descriptive qualitative approach, utilizing a case study on the TikTok platform. The results of this study indicate that influencers are not only information providers, but also agents of social change and communication bridges between politicians and the public. The importance of this study is considering that now is the era of everyone using social media platforms, the presence of this study can provide guidance for politicians, political parties, and campaign teams to use influencers strategically and ethically in reaching voters in the election. TikTok is the dominant platform for obtaining political information, while influencers show a critical attitude by verifying the truth of the news received. The conclusion of this study confirms that social media has a significant impact on shaping political opinions. with good digital literacy being the main factor in filtering accurate and reliable information. However, there are challenges in the form of low political literacy and the potential for information bias. Therefore, digital literacy and critical attitudes of voters are the main factors in filtering political information. This study is expected to be a reference in a more ethical and effective political campaign strategy in the digital era.
Strategi Komunikasi Mahasiswa Perantau Menghadapi Culture Shock di Kota Medan Jihan Syalwa; Anang Anas Azhar
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 9 No 4 (2025): OCTOBER-DECEMBER 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v9i4.4405

Abstract

This study aims to analyze the communication strategies used by migrant students in dealing with culture shock in Medan City. The method used is descriptive qualitative with data collection techniques through in-depth interviews, observation, and documentation. The informants consisted of five students from various regions in Sumatra who were studying at UINSU and UMSU. The results of the study showed that the communication style of Medan people is loud, expressive, and direct triggers culture shock. To overcome this, students apply accommodative communication strategies, are active in campus social activities, build social support networks, and utilize social media as a means of adaptation. Environmental support and mental readiness play an important role in the adjustment process. These findings are relevant to the Communication Accommodation Theory and intercultural communication, and recommend the need for a cultural adaptation assistance program for migrant students in the campus environment.
Analisis Informasi Dalam Konten Citizen Journalism Pada Akun Instagram @Gunungsibayakofficial Adjie Iqthiar Kusniadi; Anang Anas Azhar
Jurnal QOSIM : Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora Vol 4 No 3 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61104/jq.v4i3.6768

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis informasi dalam konten citizen journalism pada akun Instagram @gunungsibayakofficial. Fokus penelitian diarahkan pada tiga indikator informasi, yaitu akurasi, kredibilitas, dan relevansi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis konten. Data penelitian berupa 28 unggahan pada akun Instagram @gunungsibayakofficial selama periode Oktober 2025 hingga Maret 2026. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi dan dianalisis dengan proses pengodean berdasarkan indikator yang telah ditentukan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa informasi pada akun tersebut tergolong cukup baik. Dari 28 unggahan, aspek akurasi didominasi kategori tinggi sebanyak 16 unggahan, kredibilitas kategori tinggi sebanyak 14 unggahan, dan relevansi kategori tinggi sebanyak 26 unggahan. Temuan ini menunjukkan bahwa akun @gunungsibayakofficial cukup efektif dalam menyampaikan informasi yang berkaitan dengan aktivitas pendakian, kondisi lingkungan, serta situasi lapangan di kawasan Gunung Sibayak.
Religious and Cultural Identity in Political Communication on Social Media in the 2024 Regent Elections in Batubara Regency Baharuddin; Hasan Sazali; Anang Anas Azhar
Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies Vol 7 No 2 (2025): Lentera: Indonesian Journal of Multidisciplinary Islamic Studies
Publisher : Program Pascasarjana IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/lentera.v7i1.14388

Abstract

The 2024 Batubara Regency Regent Election highlighted the use of religious and cultural identity-based political communication in digital spaces, particularly social media. This article aims to analyze the forms, strategies, and impacts of identity political communication constructed by political actors in the contest. Using a critical phenomenological approach and digital content analysis, this study explores how symbols, narratives, and representations of religious and cultural identity are produced, disseminated, and received by the multi-ethnic, predominantly Muslim community of Batubara. The results reveal three main patterns: (1) the use of religious symbols for the moral legitimacy of candidates; (2) the affirmation of local cultural identity as an emotional connection with voters; and (3) the representation of ethnic identity that is sometimes exploited in negative campaigns. Social media, such as Facebook, Instagram, and TikTok, have become primary platforms for the dissemination of identity narratives through hashtags, visual content, and short videos. This study also found a dual impact of identity politics, strengthening the consolidation of support but also causing emotional polarization and social fragmentation. These findings emphasize the importance of identity politics in the Batubara contest, as well as the need to improve political and digital literacy to minimize its negative impacts.
Conflict, Negotiation, and Organizational Change: Building an Adaptive Organization in the Face of Strategic Environmental Dynamics Rahmad Asril Pohan; Anang Anas Azhar
Social Science Academic Vol. 4 No. 1 (2026)
Publisher : Institut Agama Islam Sunan Giri Ponorogo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37680/ssa.10030

Abstract

Organization contemporary face problematic fundamental in the form of difficulty manage interaction between conflict, negotiation, and change in a way integrated in build capacity adaptive face dynamics environment increasingly strategic volatile. Many organizations trapped in paradox where conflict arises from initiative change precisely nature destructive, while negotiations carried out tend compromising and not transformative. Research This aim For analyze and synthesize relatedness between conflict, negotiation, and change organization in framework build organization adaptive. Method research used is studies library with data sources in the form of book international and national as well as article journal reputable. Data analysis techniques using analysis content qualitative combined with approach analysis thematic and synthesis narrative. Research results disclose four findings main. First, conflict organizational in context environment strategic contemporary is catalyst that when managed in a way constructive can stimulate innovation and strengthening resilience organization. Second, negotiation strategic has evolve from mechanism distributive become instrument transformative through approach integrative and deliberative dialogue. Third, design architecture effective change requires shift from approach episodic going to change integrated sustainability with context strategic. Fourth, synthesis the three domains produce organizational models adaptive characterized by double - loop learning, structure organization fluid, and leadership distributed. Implementation directed at institutionalizing a debate forum strategic, integration training negotiation transformational in curriculum leadership, recalibration system management performance, as well as transformation structural going to design supported modular organization digital infrastructure.
Konstruksi Literasi Digital Pengguna Media Sosial dalam Mencegah Penyebaran Berita Hoaks di Kalangan Mahasiswa UINSU Darni Angkat; Anang Anas Azhar
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 10 No 4 (2026): OCTOBER 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v10i4.6838

Abstract

The proliferation of hoax news on social media has become a serious challenge in digital communication, as it can distort public understanding of information and shape erroneous public opinion. Digital literacy therefore stands as an indispensable competence for social media users to critically evaluate and respond to information circulating in digital spaces. This study aims to analyze the construction of digital literacy among social media users in preventing the spread of hoax news among students of the Communication Science Program, Faculty of Social Sciences, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU). A qualitative approach with a descriptive research design was applied. Informants were selected through purposive sampling. Data were gathered through in-depth interviews, observation, and documentation, while data analysis followed the interactive model of Miles and Huberman, encompassing data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that students' digital literacy is constructed through media experience, social interaction, and their academic background in communication studies. At the same time, the practice of digital literacy encounters obstacles such as the rapid circulation of information on social media, reliance on particular sources, and habitual information sharing within digital social networks. This study further demonstrates that digital literacy is not solely an individual capacity, but also a process of social construction within the dynamics of digital communication  
Analisis Framing Unggahan Informasi Bencana Banjir dan Longsor Sumatera di Akun Instagram @kompas.com Annisa Fadillah; Anang Anas Azhar
Jurnal JTIK (Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi) Vol 10 No 4 (2026): OCTOBER 2026
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA), Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/jtik.v10i4.6859

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis framing unggahan informasi bencana banjir dan longsor di Sumatera pada akun Instagram @kompas.com menggunakan model framing Robert N. Entman. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa dokumentasi unggahan Instagram. Analisis dilakukan berdasarkan empat elemen framing, yaitu define problems, diagnose causes, make moral judgement, dan treatment recommendation. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kompas.com membingkai bencana sebagai krisis kemanusiaan berskala besar yang ditampilkan melalui visual, angka korban, dan narasi emosional. Penyebab bencana didominasi faktor alam seperti cuaca ekstrem, sementara penilaian moral berfokus pada empati terhadap korban tanpa menyalahkan pihak tertentu. Rekomendasi penanganan ditampilkan secara implisit melalui evakuasi dan ajakan bantuan. Framing yang digunakan memperkuat kesan darurat dan meningkatkan kesadaran publik terhadap bencana.
Co-Authors Abdi Mubarak Syam Abdul Rasyid Abdullah Abdullah Abror Ghufron Adelia Syavitri Adjie Iqthiar Kusniadi Akbar Aldi Kautsar Aliza Kamal Alya Ratu Balqis Ari Anita Wulanie Fitri Annisa Fadillah Asmaul Husnah Asmaul Husnah Ayu Zulia Azhar Azhar Baharuddin Batubara, Abdul Karim Citra Mayang Sari Darni Angkat Dona Ponja DTM Muhammad Rezky Ananda Dyen Novita Ilmy Erwan Efendi Fadly Al Adzani Fakhrur Rozi Fakhrur Rozi Farhan Syahri Fauzan Aziman Lisli Firda Yulia Habib Firmansyah Halihasimi Halihasimi Harahap, Suheri Harji Sehatdo Nauli Harahap Hasan Sazali Hasan Sazali Hasyimsyah Nasution Heny Maynisah Tanjung Hidayani Syafitri Harahap Husnia Amro Br Sinaga Icha Ariyana Indira Fatra Deni P Indo Mora Siregar Jihan Nabila Luqiana Jihan Syalwa July Susanti Br Sinuraya Khairatun Hisan Laila Rohani Lathifah Amri Marbun M.Yoserizal Saragih Mailin, Mailin Melia Savitri Purba Mhd Ali Syahputra Ritonga Muammar Qhadavi Nasution Muhammad Fikri Muhammad Husni Ritongga Muhammad Randicha Hamandia Muhammad Tri Rahmat Diansah Muslih Fathurrahman Nadra Husna Harahap Nadrah Hafifah Sahid Nayla Kamila Neila Susanti Novika Dewi Nurmelyani Nurmelyani Nurtia Asty Rahman Paradia Kristanti Dewi Rahayu Rahmadani Rahmad Asril Pohan Rahmat Rifani Rakhas Djuniardi Ricky Ricky Ricky Utomo Rizka Fadhilatil Ummi Rizky Ananta Shania Puspa Dewi Harahap Sida Wati Rambe Silvi Suci Apulina Siti Auliza Siti Zaurah Ritonga Sofhia Rahmadani Ginting Sori Monang Syukur Kholil Tiara Rizki Mulia Tri Ayu Yesinta Tri Wahyu Aji Santoso Yogi Triyuda Hamonangan Yusra Dewi Siregar Zuhriah Zuhriah Zuhriah Zuhriah Zuhriah