Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Tingkat Kepercayaan Diri Siswa Kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan X, Keterkaitannya dengan Kemampuan Komunikasi Interpersonal Kristiani, Sinta Putri; Katkar, Kimmy
Reswara Journal of Psychology Vol. 3 No. 2 (2024): November 2024
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/rjp.v3i2.11074

Abstract

Responden dalam penelitian ini berjumlah 73 siswa yang merupakan siswa kelas XI Sekolah Menengah Kejuruan X. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling jenuh. Data penelitian dikumpulkan dengan menggunakan dua skala, yaitu skala Kepercayaan diri dan skala Komunikasi Interpersonal. Analisis data dilakukan dengan menggunakan teknik Korelasi Product Moment. Hasil perhitungan didapatkan nilai correlation coefficient, yaitu 0,654 dengan nilai sig=0,000. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang sangat signifikan antara Kepercayaan Diri dengan Komunikasi Interpersonal, dimana semakin tinggi kepercayaan diri yang dimiliki maka semakin tinggi pula kemampuan komunikasi interpersonalnya. Sebaliknya semakin rendah kepercayaan diri maka semakin rendah pula kemampuan komunikasi interpersonalnya.
Presentasi Diri Remaja Social Climber dalam Media Sosial Katkar, Kimmy; Desyantoro, Irwan; Wangge, Maria Yuliana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 3: Desember (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i3.1903

Abstract

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi, presentasi diri di media sosial menjadi kegiatan yang sangat penting. Presentasi diri dilakukan agar individu dapat diterima dengan baik oleh lingkungan sekitarnya. Kehidupan remaja pemanjat sosial memiliki dua sisi yang berbeda, Di mana sisi luar yang umumnya ditunjukkan oleh seorang pemanjat sosial adalah kehidupan yang glamor dengan beragam tujuan yang ingin diraih, termasuk salah satunya adalah pengakuan terhadap status sosial yang tinggi.. Sisi sebaliknya, belum tentu mereka adalah orang yang benar-benar berkecukupan atau bahkan berkelebihan ekonomi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan gambaran presentasi diri remaja social climber di media sosial dan untuk mengetahui faktor apa saja yang mempengaruhi perilaku remaja social climber saat merepresentasikan dirinya di media sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, teknik analisis datanya adalah model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa self-presentation terdiri dari dua sisi yaitu front stage dan back stage. Dimana pada panggung depan, para remaja menampilkan dirinya dengan segala kemewahan dan gaya hidup hedonisme, sedangkan panggung belakang menampilkan kehidupan nyatanya, menunjukkan jati dirinya tanpa ada yang ditutup-tutupi. Faktor internal yang mempengaruhi presentasi diri remaja social climber adalah kebutuhan berafiliasi dan kebutuhan akan penghargaan. Sedangkan faktor eksternalnya adalah lingkungan sosial, popularitas dan peningkatan status sosial
The Role of Organizational Culture in Interpersonal Communication: The Mediating Role of Organizational Citizenship Behavior (OCB) among Employees in the Sports Fashion Industry Desyantoro, Irwan; Wangge, Maria Yuliana; Katkar, Kimmy; Muhaimin, Ahmad
Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi Vol. 31 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The sports fashion industry is characterized by dynamic business processes that require intensive cross-functional collaboration, rapid decision-making, and effective interpersonal communication to support organizational performance. In this context, organizational culture is considered a fundamental factor in shaping the quality of interpersonal communication among employees. Beyond its direct influence, organizational culture may also affect interpersonal communication through employees' behavioral mechanisms, particularly Organizational Citizenship Behavior (OCB), which reflects discretionary behaviors that extend beyond formal job requirements. This study aimed to examine the direct effect of organizational culture on interpersonal communication and its indirect effect through OCB as a mediating variable among employees of a sports fashion company. The study involved 110 employees of PT X, a company operating in the sports fashion industry, using a saturated sampling technique. Data were analyzed using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The findings revealed that organizational culture had a positive and significant direct effect on interpersonal communication (β = 0.780, p < .001). Furthermore, organizational culture also exerted a significant indirect effect on interpersonal communication through OCB (β = 0.330, p < .001), indicating that OCB partially mediated the relationship between organizational culture and interpersonal communication. These findings suggest that strengthening organizational culture not only directly enhances interpersonal communication but also promotes employees' extra-role behaviors, which further improve communication effectiveness within the organization. Practically, this study highlights the importance of fostering a collaborative organizational culture that encourages Organizational Citizenship Behavior to enhance interpersonal communication, particularly in organizations operating in the sports fashion industry.