Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Fokus Bisnis

PENGARUH BUDAYA KERJA, DISIPLIN, IKLIM ORGANISASI DENGAN MOTIVASI SEBAGAI VARIABEL INTERVENING TERHADAP KINERJA PEGAWAI NEGERI SIPIL DI LINGKUNGAN SERETARIAT DAERAH KABUPATEN KEBUMEN Indah Rohyani
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 14 No 2 (2015)
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v14i2.172

Abstract

Abstrak Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis Pengaruh Budaya Kerja, Disiplin, Iklim Organisasi dengan Motivasi sebagai variabel Intervening terhadap Kinerja Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen. Responden pada penelitian ini adalah Pegawai Negeri Sipil yang bekerja pada Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen dengan jumlah 31 orang. Penelitian ini mengggunakan metode analisis deskriptif dan statistika dengan bantuan program SPSS 22.00. Dalam metode statistika, dilakukan uji validitas, reliabilitas, pengujian asumsi klasik dan analisis jalur serta uji t maupun uji F. Pengujian hipotesis pada persamaan I menunjukkan bahwa variabel budaya kerja, disiplin, dan iklim organisasi berpengaruh secara parsial/sendiri-sendiri maupun secara simultan/serempak terhadap motivasi pegawai di Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen. Pengujian hipotesis pada persamaan II juga menunjukkan bahwa variabel budaya kerja, disiplin, iklim organisasi terhadap kinerja melalui variabel motivasi tergantung bagaimana pengaruh variabel motivasi terhadap variabel kinerja. Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa budaya kerja berpengaruh terhadap kinerja melalui motivasi sebagai variabel intervening, yang berarti diperlukannya peningkatan motivasi yang lebih baik dan peningkatan disiplin pegawai supaya kinerja pegawai Bagian Humas dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Kebumen menjadi lebih baik. Kata Kunci : Budaya kerja, disiplin, iklim organisasi, motivasi, kinerja, analisis jalur
ANALISIS PENGARUH KEPEMIMPINAN TRANFORMASIONAL KEPALA SEKOLAH DAN SELF EFFICACY TERHADAP KINERJA GURU DI SMP NEGERI1 AMBALDENGAN KEPUASAN KERJA SEBAGAI VARIABEL INTERVENING Indah Rohyani
Fokus Bisnis : Media Pengkajian Manajemen dan Akuntansi Vol 12 No 2 (2013): Fokus Bisnis
Publisher : P4M STIE Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/fokusbisnis.v12i2.264

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengukur secara langsung pengaruh dari kepemimpinan transformasional kepala sekolah, self efficacy terhadap kinerja gurudan mengukur secara tidak langsung pengaruh dari kepemimpinan transformasionalkepala sekolah, self efficacy terhadap kinerja guru dengan melalui kepuasan kerjasebagai variabel intervening. Faktor yang paling dominan mempengaruhi kinerjaguru adalah self efficacy. Sampel dalam penelitian ini adalah Guru SMP Negeri 1 Ambal KabupatenKebumen yang berjumlah 36 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakanmetode sampling jenuh. Analisis data menggunakan analisis jalur dengan bantuanprogram statistik SPSS 18 dan smartPLS 2.0. Hasil analisis penelitian telah menunnjukkan bahwa adanya pengaruh yangkuat antara kepemimpinan transformasional kepala sekolah terhadap kepuasankerja, adanya pengaruh sangat positif dan signifikan self efficacy terhadap kepuasankerja, tidak adanya pengaruh signifikan dari kepemimpinan transformasionalkepala sekolah terhadap kinerja adanya pengaruh yang signifikan dari self efficacyterhadap kinerja guru, dari hasil analisis kepuasan kerja terhadap kinerja gurudiketahui bahwa kepuasan kerja tidak pengaruh signifikan terhadap kinerja guru.Sedangkan untuk pengaruh tidak langsung pengaruh antara kepemimpinantransformasional kepala sekolah (XI) terhadap kinerja guru 1 dengan variabelintervening kepuasan kerja (Y1) bahwa dengan adanya variabel vuasan kerja (Y1)sebagai variabel intervening tidak dapat meningkatkan efek pengaruhkepemimpinan transformasional kepala sekolah (XI) terhadap kinerja guru (Y2)dibangkan pengaruh langsung kepemimpinan transformasional kepala sekolah (XI)terhadap kinerja guru (Y2). Untuk pengaruh tidak langsung pengaruh antara selfefficacy (X2) terhadap kinerja guru (Y2) dengan variabel intervening kepuasankerja (Y1) Bahwa dengan adanya variabel kepuasan kerja (Y1) sebagai variabelintervening tidak dapat meningkatkan efek pengaruh self efficacy (X2) terhadapkinerja guru (Y2) dibandingkan pengaruh langsung self efficacy (X2) terhadapkinerja guru (Y2). Kata Kunci : Kepemimpinan Transformasional Kepala Sekolah, Self Efficacy, Kepuasan Kerja dan Kinerja Guru.