Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Ketidakadilan Gender Terhadap Tokoh Perempuan Dalam Cerpen Pengakuan Alina Karya Tommy Duang Aulia, Ratu; Rahmayanti, Wulan Suci; Mardiansyah, Dedy
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 1, No 12 (2024): Madani, Vol. 1 No. 12 2024
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cerpen merupakan salah satu karya sastra tulis dan mengisahkan seorang manusia yang mengandung peristiwa-peristiwa tertentu. Cerpen atau cerita pendek juga termask karya sastra yang berasal dari imajinasi sesorang namun sifatnya hanya sebatas khayalan. Yang menjadikan peristiwa cerpen dalam artikel ini ialah ketidakadilan gender. Ketidakadilan gender merupakan keadaan disaat adanya ketidaksamaan atau ketidakseimbangan pemberian hak terhadap salah satu gender baik laki-laki maupun perempuan. Ketidakadilan gender pada cerpen Pengakuan Alina  karya Tommy Duang mengceritakan tentang peristiwa-peristiwa tertindasnya tokoh perempuan. Penelitian pada artikel ini bertujuan untuk mengetahui bentuk-bentuk ketidakadilan gender apa saja yang ada di dalam cerpen Pengakuan Alina yang nantinya akan di analisis lebih dalam lagi. Metode yang digunakan ialah metode kualitatif lalu peneliti melakukan analisis data di dalam dialog cerpen Pengakuan Alina. Ada beberapa bentuk ketidakadilan gender seperti stereotipe, beban ganda, marginalisasi, subordinai dan kekerasan pada tokoh perempuan. Hal tersebut terjadi karena lemahnya sikap tokoh perempuan dalam menghadapi rumah tangganya.
ANALISIS STRUKTURAL PADA CERPEN KITA GENDONG BERGANTIAN KARYA BUDI DARMA Quratul Uyun, Sindi; Mardiansyah, Dedy; Aji Fashihudin, Ahmad; Mariyani, Devi
Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia Vol. 8 No. 1 (2025): Parataksis: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajaran Bahasa Indonesia
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/parataksis.v8i1.17787

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis aspek struktural yang terkandung dalam cerpen Kita Gendong Bergantian karya Budi Darma. Penelitian ini mengumpulkan data dari cerpen tersebut dan menganalisisnya dengan menggunakan metode kualitatif dan teknik analisis aspek struktural. Data yang digunakan untuk penelitian ini adalah cerpen Kita Gendong Bergantian, yang termasuk dalam kumpulan cerpen kompas tahun 2020 karya Budi Darma. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode struktural sastra. Hasil penelitian menunjukkan pada cerpen Kita Gendong Bergantian karya Budi Darma bertema tentang kesengsaraan yang dialami rakyat Indonesia saat penjajahan Jepang. Memiliki tujuh tokoh dan karakter, dengan latar dan seting kampung Kedung Buntu, dan memiliki alur maju meskipun ada beberapa flashback ditengah cerita, namun tidak mempengaruhi jalannya cerita hanya memperkuat alur cerita pada cerpen tersebut. Harapannya dari penelitian ini adalah dapat memberikan gambaran tentang aspek-aspek struktural yang terdapat dalam cerpen Kita Gendong Bergantian Karya Budi Darma dan juga membantu pembaca memahami isi cerita dari cerpen Kita Gendong Bergantian Karya Budi Darma tersebut.
KEKERASAN DALAM NOVEL BUMI MANUSIA KARYA PRAMOEDYA ANANTA TOER Mardiansyah, Dedy; Fitriyah, Lailatul; Lestari, Silvya Anggun; Lismawati, Deli
Linguistik : Jurnal Bahasa dan Sastra Vol 9, No 1 (2024): LINGUISTIK: Jurnal Bahasa dan Sastra
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/linguistik.v9i1.38-47

Abstract

This research discusses the issue of violence contained in the novel Bumi Kunci by Pramoedya Ananta Toer. This research was conducted using a qualitative descriptive method. The data is in the form of sentence quotations and is collected using the note-taking technique. Next, the collected data was analyzed using interactive techniques that emphasize the principle of continuity in the data collection and analysis process. Through Fairclough's critical discourse analysis model, this research identifies two problems of violence raised in the story, namely physical and psychological violence. The results of this research show that violence has a big impact on the survival of each individual, the impact is even long-term. This novel also provides a picture of life in the Dutch East Indies era and reminds us of the importance of overcoming violence against indigenous groups, weak groups and gender which is still a problem today throughout the world.