Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Continuity of Music Education during the Covid-19 Pandemic in the Society 5.0 Era Kapoyos, Richard Junior; Manalu, Laura Megawaty
Journal of International Conference Proceedings Vol 4, No 1 (2021): Proceedings of the 9th International Conference of Project Management (ICPM) Mal
Publisher : AIBPM Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32535/jicp.v4i1.1159

Abstract

Education in Indonesia from elementary to college has experienced a change in the learning process caused by the Covid-19 pandemic, one of them is learning in the field of music, which was originally offline and later because of this pandemic learning was carried out online. The government's policy is to carry out all activities at home, in order to cut the chain of the spread of the Covid-19 pandemic, which is a tough test for music educators. These changes occur because of the community's efforts to adapt to new needs, conditions, and conditions that arise in line with the growth of society. Not finished with the issue of the Industrial Revolution 4.0, now people are faced with back with the issue of society 5.0, objects and all existing social orders integrated with the virtual world. The purpose of this research to determine continuity of music education during the Covid-19 pandemic in the era of the Society 5.0. The method used is literature review, namely using various sources of reference both from research results and from the thoughts of other authors. The results of this conceptual research are expected to provide local wisdom values because music is one of the important elements for society in facing a changing era.
Penerapan Metode Praktik pada Pemain Keyboard dalam Mengiring Ibadah di Gereja Kibaid Dirgantara Makassar Kapoyos, Richard; Manalu, Laura Megawaty; Kiring, Musa
Clef : Jurnal Musik dan Pendidikan Musik Vol. 5 No. 2 (2024): Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik Gereja IAKN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/cjmpm.v5i2.1972

Abstract

The aim of this research is to determine the application of practical methods to keyboard players in accompanying worship services at church. The problem in this research is how to apply practical methods to keyboard players in accompanying worship in church. In this research, the author used a qualitative method approach. The qualitative method is data collection carried out personally, where the researcher plays an important role in this research to collect data or information related to this research. Results and discussion in this research The practical method is a method that is carried out by explaining while providing training material to the training participants. This method can be said to be good and appropriate in carrying out music training, especially keyboards. Applying this practical method can make it easier for trainees to understand the training material and can also practice it quickly and well. This method also allows teenagers to improve their musicality and improve their skills (psychomotor) in music.
Peran Musik dalam Pujian Penyembahan di GKII Jemaat Malinau Baru, Kalimantan Timur Rianda, Kris; Kapoyos, Richard; Manalu, Laura Megawaty
Clef : Jurnal Musik dan Pendidikan Musik Vol. 6 No. 1 (2025): Clef: Jurnal Musik dan Pendidikan Musik
Publisher : Program Studi Pendidikan Musik Gereja IAKN Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51667/cjmpm.v6i1.2272

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran musik dalam pujian penyembahan di Gereja Kemah Injil Indonesia (GKII) Jemaat Malinau Baru, Kalimantan Timur. Musik merupakan unsur penting dalam liturgi ibadah Kristen, namun di GKII Malinau Baru ditemukan kendala seperti kurangnya persiapan pelayanan dan minimnya koordinasi antara pemimpin pujian dan pemusik. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan pelayanan musik berperan penting dalam meminimalkan kesalahan teknis seperti berhentinya musik di tengah lagu atau ketidaktepatan nada. Persiapan yang matang tidak hanya meningkatkan kualitas musikal, tetapi juga menjaga kekhidmatan ibadah dan membantu jemaat terhubung secara emosional dan spiritual dalam penyembahan. Kesimpulannya, musik berfungsi membangun suasana ibadah yang kondusif dan memperkuat pertumbuhan rohani jemaat, sehingga pengelolaan musik gereja perlu dilakukan secara serius dan sesuai dengan prinsip-prinsip Alkitab.
Melayani Dengan Nada dan Hati, Menjadi Pelayan Berkarakter Kristus Kiring, Musa; Gotib, Andi; Elmi, Ester; Manalu, Laura Megawaty; Kapoyos, Richard Junior
Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni Vol. 3 No. 2 (2025): Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jmcd.v3i2.385

Abstract

Pelayanan musik di gereja bukan sekadar keterampilan memainkan nada atau melantunkan lagu, melainkan panggilan untuk memuliakan Tuhan melalui sikap hati yang benar. Artikel ini membahas konsep pelayanan musik yang berlandaskan karakter Kristus, dengan fokus pada integritas, kerendahan hati, kesetiaan,Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus di gereja-gereja kemah injil Indonesia Makassar. Dalam penelitian ini pengumpulan data yang digunakan yaitu melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa pelayanan yang berdampak bukan hanya mengandalkan kualitas teknis, tetapi juga keselarasan hati dengan firman Tuhan. Dengan demikian, menjadi pelayan yang “melayani dengan nada dan hati” berarti menghadirkan musik sebagai sarana penyembahan yang tulus, membangun iman jemaat, dan menjadi kesaksian hidup yang memuliakan Kristus
Bel Canto Sebagai Teknik Dalam Membentuk Vokal Paduan Suara Manalu, Laura Megawaty; Kapoyos, Richard Junior; Kiring, Musa; Gotib, Andy; Elmy, Esther
Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni Vol. 4 No. 1 (2026): Cantata Deo: Jurnal Musik dan Seni
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STAKPN Sentani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69748/jmcd.v4i1.446

Abstract

Minat terhadap kegiatan paduan suara di berbagai institusi Indonesia, seperti sekolah, universitas, tempat ibadah, perkantoran, dan kelompok independen, menunjukkan perkembangan pesat dan semakin diakui sebagai wadah pembinaan musikal (Bourdieu et al., 2024). Pertumbuhan ini belum sepenuhnya diimbangi perhatian sistematis terhadap proses pembentukan vokal, sehingga masih dijumpai persoalan intonasi, kualitas resonansi, kurangnya harmonisasi, blending suara, serta keselarasan dinamika (balancing) dalam penampilan paduan suara (Zakarias Aria Widyatama Putra et al., 2023). Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan gaya bel canto sebagai pendekatan teknik pembentukan vokal pada paduan suara. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi pustaka yang dipadukan dengan analisis deskriptif komparatif terhadap konsep bel canto dan relevansinya bagi praktik paduan suara. Instrumen penelitian berupa lembar analisis berbasis indikator teknik bel canto, yaitu postur tubuh, pernapasan (appoggio), pengelolaan register, resonansi, dan artikulasi, yang dalam literatur diakui sebagai elemen penting produksi suara yang stabil, resonan, dan ekspresif (Sarasvati et al., 2023). Data dikumpulkan melalui dokumentasi buku, artikel ilmiah, dan sumber primer bel canto yang merujuk pada pemikiran Pamelia S. Phillips, James Stark, dan G.B. Lamperti, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil analisis menunjukkan kesesuaian konseptual yang kuat antara prinsip bel canto dan kebutuhan teknik vokal paduan suara. Temuan ini menegaskan potensi adaptasi sistematis teknik bel canto sebagai landasan pedagogi vokal paduan suara untuk meningkatkan kualitas produksi suara, kontrol pernapasan, dan kesatuan bunyi antar anggotanya.