Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pembelajaran Interaktif Media Film Pendek (Pendekatan Metode Demontrasi untuk menumbuhkan ketrampilan motorik kasar Unak Usia Dini) Wahono, Wahono; Sa’ida, Naili; Kurniawati, Tri
Pedagogi : Jurnal Anak Usia Dini dan Pendidikan Anak Usia Dini Vol 3, No 3c (2017): DESEMBER
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (670.152 KB) | DOI: 10.30651/pedagogi.v3i3c.1075

Abstract

Peran guru mempunyai hubungan erat dengan cara mengaktifkan siswa dalam belajar, terutama dalam proses pengembangan keterampilan. Ketrampilan berpikir, keterampilan social dan keterampilan praktis tersebut dapat dikembangkan dalam situasi belajar mengajar yang intraktif antara guru dengan siswa dan siswa dengan siswa. Stimulasi motorik kasar merupakan area terbesar perkembangan di usia dini. Modal  dasar untuk perkembangan ini ada 3 yaitu keseimbangan, rasa sendi dan raba. Dalam penelitian ini, peneliti secara detail dan konkrit mendeteksi  perkembangan motorik anak dan sekaligus gangguan yang dialami si anak. Sambil bermain  dan didokumentasi melalui film pendek oleh guru, kemudian  film pendek ditayangkan didepan anak-anak dan diamati secara seksama. Secara nyata ketuntasan perkembangan motorik kasar dapat dengan jelas terdeteksi. Dengan mengambil tujuh sampel Taman Kanak-Kanak Aisyiyah dan Taman Kanak-Kanak Lainya di Surabaya. 35 siswa dijadikan model. Penelitian ini  menggunakan analisis hasil skenario film pendek yang dipraktekkan oleh anak usia dini dalam menirukan gerakan gurunya. Kegiatan diluar ruangan inilah  pilihan terbaik karena anak dapat menggerakkan seluruh tubuhnya sesuka hati. Di sarnping disediakan peralatan bermain, seperti papan titihan, tali atau bola, perosotan, dan lain – lain. Akan mengasah kemampuan motorik kasar, sekaligus motorik halusnya. Dengan hubungannya dengan tujuan afektif, film pendek ini juga dapat mempengaruhi emosi dan sikap anak, media ini merupakan alat yang cocok untuk memperagakan informasi afektif, baik melalui efek optis maupun melalui gambaran visual yang berkaitan. Analisis fase perkembangan di klasifikasikan dalam tiga ketegori, kategori usia 3-4 tahun 77,6 % tuntas Meniti di atas papan yang cukup lebar. Kategori Usia 4-5 tahun 86, 8 %  bagus sekali menangkap sesuatu secara tepat dan menendang sesuatu secara terarah. Kategori usia 5-6 tahun 82,5 % dapat melakukan gerakan tubuh secara terkoordinasi untuk melatih kelenturan, keseimbangan, dan kelincahan. Kata kunci : pembelajaran interaktif , stimuli motorik kasar, media film pendek
Strategi Pendampingan Anak Belajar dari Rumah yang Menyenangkan di Kota Suraba ya Sa’ida, Naili
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v1i1.8057

Abstract

AbstrakPeran orang tua dalam pendidikan anak sangat penting, terutama anak usia dini karena mereka masih membutuhkan banyak bimbingan. Bahwa proses belajar anak perlu melibatkan peran pendampingan orang tua karena anak masih dalam lingkup tanggung jawab dan pemeliharaan orang tua. Di masa pembelajaran daring seperti ini akibat pandemi COVID-19 diperlukan strategi pemdampingan agar proses pembelajaran pada anak PAUD tetap benjalar dan menyenangkan di rumah. Sasaran dari pengabdian ini adalah Bunda PAUD dan para orang tua di kelurahan Dukuh Kupang Kota Surabaya. Tujuan daari pendidikan ini adalah sosialisasi dan pemdampingan pembelajaran menyenangkan pada Bunda PAUD dan para orang tua. Pengabdian ini dilakukan selama 1 bulan, 1-30 Agustus 2020. Hasil dari pengabdian ini adalah Bunda PAUD dan orang tua memahami secara pengertian, dan manfaat pembelajaran menyenangkan. Bunda PUAD dan orang tua mampu memberikan pendampingan pembelajaran menyenangkan di rumah selama pembelajaran daring.Kata Kunci: Anak PAUD, Pembelajaran Menyenangkan, Daring
Peningkatan Produktivitas Pengusaha Tempe Kurniawati, Tri; Sa’ida, Naili; Wahono, Wahono; Hermoyo, Panji
Aksiologiya: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 2 No 2 (2018): Agustus
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/aks.v2i2.2406

Abstract

The economic crisis hit the world which had a direct impact to worsen economic conditions in Indonesia. Economic conditions from 1997 to 1998, only MSMEs were able to survive. One form of MSMEs in rural areas is tempe business. Tempe is one of the original foods from Indonesia, which comes from fermented soybeans. Tempe is a daily food consumed by almost all Indonesian people. Tempe is a food that is consumed almost every day by people in the Pilangkenceng sub-district. Most are consumed as side dishes and are also used as souvenirs (tempe chips). Community service activities include holding meetings, conducting FGDs, handing over tools and monitoring. The results of this assistance include 2 aspects, namely management aspects and production aspects. Conclusion The Community Partnership Program needs to be done as the role of lecturers to improve the community Community Partnership Program is able to increase the amount of production and competitiveness of Partners.
Strategi Pendampingan Anak Belajar dari Rumah yang Menyenangkan di Kota Suraba ya Sa’ida, Naili
Humanism : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 1 (2020): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/hm.v1i1.8057

Abstract

AbstrakPeran orang tua dalam pendidikan anak sangat penting, terutama anak usia dini karena mereka masih membutuhkan banyak bimbingan. Bahwa proses belajar anak perlu melibatkan peran pendampingan orang tua karena anak masih dalam lingkup tanggung jawab dan pemeliharaan orang tua. Di masa pembelajaran daring seperti ini akibat pandemi COVID-19 diperlukan strategi pemdampingan agar proses pembelajaran pada anak PAUD tetap benjalar dan menyenangkan di rumah. Sasaran dari pengabdian ini adalah Bunda PAUD dan para orang tua di kelurahan Dukuh Kupang Kota Surabaya. Tujuan daari pendidikan ini adalah sosialisasi dan pemdampingan pembelajaran menyenangkan pada Bunda PAUD dan para orang tua. Pengabdian ini dilakukan selama 1 bulan, 1-30 Agustus 2020. Hasil dari pengabdian ini adalah Bunda PAUD dan orang tua memahami secara pengertian, dan manfaat pembelajaran menyenangkan. Bunda PUAD dan orang tua mampu memberikan pendampingan pembelajaran menyenangkan di rumah selama pembelajaran daring.Kata Kunci: Anak PAUD, Pembelajaran Menyenangkan, Daring
PENGARUH PROJECT BASED LEARNING BERBASIS EKSPLORASI TERHADAP KEMAMPUAN KREATIVITAS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AISYIYAH 39 SURABAYA Pangestika, Mega Putri; Sa’ida, Naili; Suweleh, Wardah; Wahono, Wahono
Inteligensi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 7, No 2 (2024)
Publisher : Universitas Tribhuwana Tunggadewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/ilg.v7i2.6152

Abstract

Peningkatan kemampuan kreativitas pada anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya belum berkembang secara optimal. Hal ini terkait dengan penggunaan model pembelajaran yang digunakan di lembaga ini. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya dengan menerapkan model pembelajaran Project Based Learning berbasis eksplorasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menggunakan teknik pengumpulan data berupa observasi dan wawancara. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan uji Wilcoxon match pair test. Hasil penelitian ini menemukan bahwa model pembelajaran Project Based Learning berbasis eksplorasi dapat meningkatkan kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun. Sesuai dengan hasil uji normalitas yang dilakukan peneliti, diketahui nilai T terkecil yaitu T (hit) = 0 dengan jumlah responden sebanyak 18 anak, maka didapatkan nilai kritis T untuk uji taraf nyata Wilcoxon maka didapatkan T (Tab) = 40. Dengan demikian, nilai T (hit) 0,05. T (Tab) berarti Ho ditolak (tidak ada pengaruh pembelajaran berbasis eksplorasi berbasis proyek terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya) dan Ha diterima (ada pengaruh pembelajaran berbasis eksplorasi berbasis proyek terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya), sehingga dapat disimpulkan bahwa ada pengaruh pembelajaran berbasis eksplorasi berbasis proyek terhadap kemampuan kreativitas anak usia 5-6 tahun di TK AISYIYAH 39 Surabaya dengan melihat aspek perkembangan kreativitas anak usia 5-6 tahun.