Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Rancang Bangun Alat Pengontrol Penyiram Tanaman Otomatis Menggunakan Sensor Kelembaban Tanah Di Area Pertanian Deddy Prayama; Amelia Yolanda; Andi Wellyno Pratama
Jurnal RESTI (Rekayasa Sistem dan Teknologi Informasi) Vol 2 No 3 (2018): Desember 2018
Publisher : Ikatan Ahli Informatika Indonesia (IAII)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.984 KB) | DOI: 10.29207/resti.v2i3.621

Abstract

One of the factors causing the lack of agricultural productivity in Indonesia is the majority of farmers in Indonesia still rely on climate change in the processing of agricultural land. The Design of Automatic Plant Sprinklers Control Devices Using Soil Humidity Sensor in the Agricultural Area was created aimed at helping farmers in Indonesia to manage agricultural land without the need to manually water and see weather conditions. How it works This tool is by using Arduino as a brain movement tool and Soil Moisture Sensor to retrieve data from plants. Then the data that has been obtained by the tool will be sent to the web-based monitoring system using Ethernet Shield. The experimental results and implementation in the field shows that this prototype or prototype can work according to its function and purpose.
Coronavirus: Buku Edukasi Visual Untuk Anak-Anak Usia Sekolah Dasar Ihsan Lumasa Rimra; Riza Widia; Wiwik Wiharti; Efrizon Efrizon; Zas Ressy Aidha; Silfia Rifka; Amelia Yolanda; Randy Heriyanto; Dedi Kurniadi
Jurnal Abdimas: Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat Vol 2 No 2 (2020)
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (432.44 KB)

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat COVID19 dengan judul “Coronavirus: Buku Edukasi Visual Untuk Anak-Anak Usia Sekolah Dasar” ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman mengenai COVID19 kepada anak-anak dalam rentang umur sekolah dasar yaitu antara 6 tahun sampai dengan 12 tahun dengan harapan dapat memberikan suatu perbaikan tata nilai bagaimana anak-anak menyikapi dan bertindak agar tidak terpapar COVID19 tersebut dan memutus mata rantai penyebaran COVID19. Buku edukasi visual ini dipaparkan sesuai dengan pola perkembangan otak dan pola berpikir anak-anak dalam usia sekolah dasar sehingga isi yang terkandung dalam buku edukasi visual tersebut dapat tersampaikan secara maksimal kepada anak-anak.Pendekatan dalam memberikan dan penyampaian pemahaman kepada anak-anak perlu disesuaikan dalam bentuk visual karena anak-anak akan lebih paham dengan pendekatan ini. Buku edukasi visual ini disebarkan utamanya kepada anak-anak yang berada dalam daerah, kecamatan, kelurahan, lokasi zona merah penyebaran COVID19 yang terbesar dan tertinggi di Kota Padang.Kasus anak-anak terjangkit COVID19 di Kota Padang tidak menunjukkan perkembangan yang signifikan karena telah terjadi perubahan sikap anak-anak menghadapi COVID19 ini.
Analysis of Dirty Adapters and Dirty Connectors on Fiber Optic Transmission Farhan, Muhammad Fachrel; Popy Maria; Amelia Yolanda; Aprinal Adila Asril
JATAED: Journal of Appropriate Technology for Agriculture, Environment, and Development Vol. 2 No. 1 (2024): JATAED: Journal of Appropriate Technology for Agriculture, Environment, and Dev
Publisher : LEMBAGA KAJIAN PEMBANGUNAN PERTANIAN DAN LINGKUNGAN (LKPPL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62671/jataed.v2i1.58

Abstract

The author conducts research on dirty adapters and dirty connectors in fiber optic transmission to determine the value or attenuation that will be produced due to the influence of dirty adapters and dirty connectors. This study was conducted to evaluate the attenuation value due to dirty adapters and dirty connectors in fiber optic transmission before and after the use of Passive Splitter 1: 16. The method used includes the initial step of calibration between the Optical Power Meter (OPM) and Handheld Light Source (HLS). The HLS was connected to the first Optical Distribution Point (ODP) with a patch cord cable to provide attenuation, and data was taken at the second ODP using the OPM. The power data received on the unproblematic core (gray) without the 1:16 Passive Splitter was 0.65 dB, while with the 1:16 Passive Splitter the attenuation increased to 13.71 dB. The red dirty adapter causes 5.99 dB of attenuation without the Passive Splitter 1:16 and 19.21 dB with the Passive Splitter 1:16. The brown dirty connector exhibits an attenuation of 4.68 dB without the Passive Splitter 1:16 and 19.08 dB with the Passive Splitter 1:16. These findings suggest that the physical condition and cleanliness of the components significantly impact the attenuation in the fiber optic network.
ANALISIS PERAN TEKNOLOGI FTTH BERBASIS GPON DALAM MENDUKUNG TRANSFORMASI DIGITAL WILAYAH PEDESAAN Grace Aulia, Ramanda; Amelia Yolanda; Yustini Yustini; Yulindon Yulindon
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2328

Abstract

Transformasi digital menuntut ketersediaan infrastruktur broadband berkecepatan tinggi yang andal, namun kesenjangan akses di wilayah pedesaan masih menjadi kendala utama. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran teknologi Fiber to the Home (FTTH) berbasis Gigabit Passive Optical Network (GPON) dalam mendukung pemerataan akses broadband. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) terhadap publikasi ilmiah periode 2020–2025 dari berbagai database bereputasi. Hasil kajian menunjukkan bahwa FTTH-GPON mampu menyediakan kapasitas bandwidth tinggi, latensi rendah, serta kualitas layanan (QoS) yang stabil dengan parameter teknis seperti link power budget yang memenuhi standar. Selain itu, penggunaan arsitektur jaringan optik pasif meningkatkan efisiensi energi dan menurunkan biaya operasional. Dari sisi implementasi, ketersediaan jaringan broadband berbasis FTTH berkontribusi terhadap peningkatan akses layanan digital, termasuk pendidikan dan kesehatan, serta mendukung inklusi digital di wilayah pedesaan. Namun demikian, implementasi FTTH-GPON masih menghadapi keterbatasan infrastruktur serta belum terintegrasinya aspek teknis, ekonomi, dan sosial secara komprehensif. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan integratif dalam perencanaan dan pengembangan jaringan FTTH berbasis GPON untuk mendukung transformasi digital yang berkelanjutan.
PERAN TEKNOLOGI FIBER OPTIK DALAM MENINGKATKAN QUALITY OF SERVICE PADA JARINGAN 5G: SEBUAH SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Hisyam Akbar, Muhammad Aqil; Yustini Yustini; Amelia Yolanda; Yulindon Yulindon
JURNAL ILMIAH PENELITIAN MAHASISWA Vol 4 No 2 (2026): Jurnal Ilmiah Penelitian Mahasiswa (JIPM) April 2026
Publisher : Kampus Akademik Publiser

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jipm.v4i2.2331

Abstract

Perkembangan jaringan komunikasi generasi kelima (5G) menuntut infrastruktur transmisi yang mampu memenuhi persyaratan Quality of Service (QoS) yang semakin kompleks, mencakup parameter latensi , throughput , packet loss , dan keandalan . Teknologi fiber optik telah diidentifikasi sebagai komponen infrastruktur yang fundamental dalam mendukung kinerja jaringan 5G, namun kajian yang secara komprehensif mengintegrasikan peran fiber optik terhadap seluruh parameter QoS dalam satu kerangka analisis yang terpadu masih sangat terbatas dalam literatur yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran teknologi fiber optik dalam meningkatkan QoS pada jaringan 5G melalui pendekatan Systematic Literature Review (SLR). Proses seleksi literatur dilakukan menggunakan panduan PRISMA 2020 terhadap artikel-artikel yang diterbitkan pada rentang tahun 2020–2026 dari basis data IEEE Xplore, ScienceDirect, SpringerLink, dan Google Scholar, menghasilkan 13 artikel terpilih dari 128 artikel yang diidentifikasi pada awal. Hasil sintesis literatur menunjukkan bahwa fiber optik berkontribusi secara signifikan terhadap peningkatan seluruh parameter QoS utama, yakni penurunan latency pada segmen backhaul dan fronthaul , peningkatan throughput akibat kapasitas bandwidth yang besar, penurunan packet loss karena stabilitas transmisi yang tinggi, serta peningkatan keandalan jaringan. Selain itu, integrasi antara fiber optik dan teknologi akses nirkabel dalam arsitektur Fixed Wireless Access (FWA) dan Cloud Radio Access Network (C-RAN) terbukti menghasilkan sinergi positif dalam meningkatkan efisiensi dan transmisi jaringan secara menyeluruh. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa kerangka analisis integratif yang menghubungkan fiber optik dengan seluruh dimensi jaringan QoS 5G secara holistik, serta memberikan dampak praktis bagi operator telekomunikasi dan pemangku kepentingan dalam perencanaan infrastruktur jaringan nasional.