Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IDENTIFIKASI SISTEM PENGELOLAAN SAMPAH PERMUKIMAN DI WILAYAH PESISIR KELURAHAN SAMBULI KECAMATAN NAMBO KOTA KENDARI Maemuna, Maemuna; Tosepu, Ramadhan; Karimuna, Siti Rabbani
Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo Vol 1, No 4 (2021): Jurnal Kesehatan Lingkungan Universitas Halu Oleo
Publisher : FKM Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37887/jkl-uho.v1i4.18799

Abstract

Persampahan merupakan isu penting dalam masalah lingkungan perkotaan/wilayah yang dihadapi sejalan dengan perkembangan jumlah penduduk dan peningkatan aktivitas penduduk. Data produksi sampah per hari di Kota Kendari pada tahun 2016 menghasilkan sampah 221,91 m3 per hari dan tahun 2017 menghasilkan sampah 0,69 m3 per hari. Kelurahan Sambuli adalah kelurahan yang terletak di Kota Kendari. Jumlah produksi sampah per hari di kelurahan Sambuli Kecamatan Nambo yaitu sebanyak 2,5 ton. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sistem pengolahan sampah di pemukiman pesisir Kelurahan Sambuli Kecamatan Nambo Kota Kendari dengan melihat aspek komposisi sampah dan jumlah timbulan sampah. Pendekatan yang digunakan pada penelitian ini adalah analisis statistik deskriptif dengan cara survei ke lokasi sampling dan didukung oleh kuesioner. Metode pengukuran timbulan sampah mengacu pada SNI 19-3964-1994. Hasil penelitian rata-rata komposisi sampahyaitu sebesar 83 kg/hari yang didominasi oleh sampah organik sebanyak 53,3 kg/hari atau 64,2 %. Timbulan sampah rata-rata yang dihasilkan tiap orang per harinya yaitu sebesar 0,36 kg/org/hari dan volume rata-rata yang dihasilkan dari Kelurahan Sambuli keseluruhan sebanyak 0,85 liter/orang/hari. Sistem pengelolaan Sampah di Kelurahan Sambuli yaitu masih kurang baik karena sebagian besar penduduk Kelurahan Sambuli belum melakukan pembatasan timbulan sampah sebanyak 78,9% responden, 100% responden tidak melakukan daur ulang sampah, 100% responden tidak memakai atau memandafaatkan sampah yang di daur ulang, 73,7% responden tidak melakukan pemisahan sampah, dan 100% responden mengatakan tidak ada petugas kebersihan yang mengangkut sampah di TPS.
ANALISIS KUALITAS PELAYANAN PUBLIK PADA KANTOR BALAI BESAR KARANTINA HEWAN IKAN DAN TUMBUHAN PAPUA SATUAN PELAYANAN BIAK Maemuna, Maemuna; Utami, Ayu Kurnia
Gema Kampus IISIP YAPIS Biak Vol 19 No 2 (2024): "Gema Kampus" IISIP YAPIS Biak
Publisher : IISIP YAPIS BIak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52049/gemakampus.v19i2.416

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Menilai kualitas pelayanan publik di Unit Pelayanan Pusat Karantina Ikan dan Tumbuhan Hewan Papua di Biak, dan 2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang menghambat kualitas layanan di unit yang sama. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan mengumpulkan data dari wawancara, catatan lapangan, dan dokumen resmi untuk menggambarkan realitas empiris di balik fenomena yang diamati. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas layanan secara keseluruhan positif berdasarkan lima dimensi: Keberwujudan, Keandalan, Daya Tanggap, Jaminan, dan Empati. Namun, daya tanggap terhadap keluhan pengguna kurang optimal, sebagian disebabkan oleh penempatan kotak saran yang kurang strategis dan kurangnya formulir umpan balik. Hambatan terhadap kualitas layanan termasuk keterbatasan sumber daya manusia dan kurangnya sosialisasi kepada masyarakat, yang diperburuk oleh keterbatasan anggaran, sehingga kesadaran publik tentang layanan karantina masih rendah
EDUKASI PEMAHAMAN TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI MA SERAMBI MAKKAH BAITUL QUR'AN AL ASKAR KENDARI Yusran, Sartiah; Matahan, Laode Muhammadin; Maemuna, Maemuna; Ramadhan, Muh. Adnan; Anisa, Nur; Rahmatia, Rahmatia; Umam, Restuaji Bagas Khairul; Riska, Riska
PEDAMAS (PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT) Vol. 4 No. 01 (2026): JANUARI 2026
Publisher : MEDIA INOVASI PENDIDIKAN DAN PUBLIKASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja adalah masa periode transisi dari masa kanak-kanak menuju dewasa yang ditandai dengan perkembangan fisik, emosional, mental dan penyesuaian sosial yang penting menjadi dewasa. Kesehatan reproduksi pada remaja merupakan kondisi kesehatan yang menyangkut masalah kesehatan organ reproduksi, yang kesiapannya dimulai sejak usia remaja ditandai oleh haid pertama kali pada remaja perempuan atau mimpi basah bagi remaja laki-laki. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahama tentang kesehatan reproduksi remaja melalui edukasi penyuluhan. Metode: Remaja memperoleh edukasi dengan metode yang interaktif dan media yang menarik terkait Kesehatan rekproduksi dengan bantuan media video edukasi dan powetpoint sehingga penyampaian informasi menjadi lebih menarik dan mudah dipahami. Hasil kegiatan menunjukkan dengan adanya kegiatan pengabdian ini, dapat meningkatkan kesadaran remaja terhadap pentingnya menjaga kesehatan fisik, mental, dan sosial sebagai bagian dari proses menuju kedewasaan. Melalui edukasi ini, diharapkan para remaja dapat lebih bijak dalam menjaga kesehatan diri, seperti menjaga kebersihan pribadi, menghindari kebiasaan buruk serta menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi.