Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PENGARUH KECERDASAN INTELEKTUAL, KECERDASAN EMOSIONAL, DAN PERILAKU BELAJAR TERHADAP TINGKAT PEMAHAMAN AKUNTANSI DENGAN SISTEM PEMBELAJARAN SEBAGAI VARIABEL MODERATING (STUDI EMPIRIS MAHASISWA JURUSAN AKUNTANSI DI UNIVERSITAS DARMA AGUNG) Damanik, Hormaingat; Siahaan, Yannuke Patricia; Halawa, Sujasni
JURNAL DARMA AGUNG Vol 31 No 3 (2023): JUNI
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Darma Agung (LPPM_UDA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/ojsuda.v31i3.3422

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis Pengaruh Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Perilaku Belajar Terhadap Tingkat Pemahaman Akuntansi dengan Sistem Pembelajaran Sebagai Variabel Moderating pada Mahasiswa Fakultas Ekonomi Jurusan Akuntansi di Universitas Darma Agung. Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa yang berstatus aktif dalam sistem perkuliahan di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi di Universitas Darma Agung. Dan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah 50 orang. Metode penentuan sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah purposive sampling. Teknik analisis data yang digunakan adalah regresi linear berganda dan uji interaksi kemudian menggunakan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 26 for windows dengan menggunakan Uji F (Anova) dan Uji T (Parsial). Hasil dalam penelitian ini menunjukan bahwa secara bersama-sama (Uji-F) semua variabel independen mempengaruhi pemahaman akuntansi. Kemudian dalam Uji-T hanya variabel independen Kecerdasan Intelektual saja yang mempengaruhi pemahaman akuntansi secara signifikan. Sedangkan Variabel Kecerdasan Emosional dan Perilaku Belajar tidak mempengaruhi pemahaman akuntansi. Dan Sistem pembelajaran tidak mampu memoderasi Kecerdasan Intelektual, Kecerdasan Emosional, dan Perilaku Belajar sebagaimana diperlihatkan dari hasil uji yang tidak mempunyai nilai yang kuat dan tidak signifikan.
Pelatihan Pengelolaan Keuangan Desa Dalam Mewujudkan Good Village Governance Pada Aparatur Desa Di Kecamatan STM Hulu Purba, Efri Elsridayani; Harianja, Hotriado; Damanik, Hormaingat; Butar, Monetarist Butar; Tarigan, Jenni; Hutabarat, Lamminar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bhinneka Vol. 3 No. 4 (2025): Bulan Juli
Publisher : Bhinneka Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58266/jpmb.v3i4.337

Abstract

Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 20 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Keuangan Desa memberikan pedoman bagi pemerintahan desa sebagai wujud pertanggungjawaban atas pengelolaan keuangan desa. Informasi awal dari Bapak Camat STM Hulu bahwa mereka mengalami keterbatasan sumber daya manusia dalam hal pengelolaan keuangan desa. Sebagian besar aparatur desa dan perangkatnya saat ini memiliki tingkat pendidikan SMA/sederajat, pengetahuan tentang akuntansi dan pengelolaan keuangan desa yang relatif rendah, sehingga sulit bagi mereka untuk mencatat keuangan desa (Nurna, 2022). Oleh sebab itu Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Darma Agung khususnya Dosen S-1 Akuntansi melakukan Pengabdian Kepada Masyarakat tentang pengelolaan keuangan desa berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kegiatan pelatihan ini melibatkan perwakilan dari semua komponen masyarakat desa (warga masyarakat, pengurus organisasi sosial, dan pemerintah desa (kepala desa). Kegiatan pelatihan pengelolaan keuangan desa dalam mewujudkan good village governance di Kecamatan STM Hulu berjalan dengan lancar dan baik. Kegiatan tersebut banyak memberi manfaat kepada warga masyarakat yang mengikuti pelatihan karena selama ini mereka belum pernah mengikuti kegiatan serupa.
PENGARUH TINGKAT INFLASI, TINGKAT SUKU BUNGA, NILAI TUKAR MATA UANG, DAN GROSS DOMESTIC PRODUCT (GDP) TERHADAP NILAI PERUSAHAAN MANUFAKTUR YANG TERDAFTAR DI BEI TAHUN 2020 - 2023 Celine, Celine; Dewi, Angelina Susila; Sitanggang, Tina Novianti; Damanik, Hormaingat
Journal of Economic, Bussines and Accounting (COSTING) Vol. 8 No. 6 (2025): COSTING : Journal of Economic, Bussines and Accounting
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/8dryhq79

Abstract

Di Indonesia, perusahaan manufaktur merupakan salah satu jenis usaha yang berperan penting dalam perekonomian dengan mengolah bahan mentah menjadi produk bernilai jual. Pandemi Covid-19 yang dimulai pada Maret 2020 memberikan dampak besar pada sektor ini, ditandai dengan inflasi rendah (1,23%), suku bunga 4,25%, dan nilai tukar Rp14.105/USD, serta GDP menurun hingga -2,07% akibat turunnya konsumsi dan investasi. Pada 2021, ekonomi mulai pulih dengan peningkatan konsumsi yang mendorong inflasi (1,07%), penurunan suku bunga menjadi 3,5%, nilai tukar relatif stabil di Rp14.269/USD, dan GDP naik menjadi 3,69%. Tahun 2022 mencatat lonjakan inflasi hingga 3,19% akibat peningkatan permintaan dan harga pangan global, suku bunga dinaikkan ke 4%, nilai tukar melemah ke Rp15.731/USD, dan GDP meningkat ke 5,31%. Di tahun 2023, inflasi masih tinggi di 2,61% karena faktor global dan domestik, suku bunga dinaikkan ke 5,81%, nilai tukar tetap tinggi di Rp15.416/USD, namun GDP tetap stabil di 5,05%. Studi ini mencakup seluruh perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dari tahun 2020 hingga 2023, dengan total 44 entitas sebagai populasi. Pendekatan pengambilan sampel yang digunakan adalah pengambilan sampel yang disengaja, yang memasukkan kriteria tertentu dalam proses pemilihannya. Hasil studi menunjukkan adanya pengaruh parsial yang signifikan antara Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga, dan Nilai Tukar Mata Uang terhadap Nilai Perusahaan, sementara Produk Domestik Bruto tidak menunjukkan pengaruh tersebut. Secara kolektif, Tingkat Inflasi, Tingkat Suku Bunga, dan Nilai Tukar Mata Uang memberikan pengaruh yang positif dan signifikan terhadap Nilai Perusahaan
Dampak Inflasi, Suku Bunga, Nilai Tukar Rupiah, Dan IHSG Terhadap Harga Saham Perusahaan Perbankan Sibuea, Chesi Br; Halim, Jonathan Marcel; Andini, Dwi; Sitanggang, Tina Novianti; Damanik, Hormaingat
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 9, No 1 (2026): Maret 2026
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v9i1.29960

Abstract

Tujuan Penelitian: Penelitian ini menganalisis pengaruh inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah, dan IHSG terhadap harga saham perusahaan perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2020–2023.Metode Penelitian: Pendekatan kuantitatif digunakan dengan regresi linier berganda untuk menganalisis data sekunder dari publikasi Bank Indonesia dan Bursa Efek Indonesia. Sampel penelitian terdiri dari 45 perusahaan perbankan dengan 180 data observasi. Analisis dilakukan menggunakan SPSS dengan uji asumsi klasik, koefisien determinasi, uji F, dan uji t.Originalitas: Penelitian ini mengisi celah akademis dengan mengkaji pengaruh variabel makroekonomi terhadap harga saham perbankan di Indonesia yang masih jarang dibahas.Hasil Penelitian: Secara simultan, inflasi, suku bunga, nilai tukar rupiah, dan IHSG tidak berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Secara parsial, variabel-variabel tersebut juga tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Rendahnya koefisien determinasi menunjukkan adanya faktor lain yang mempengaruhi harga saham.Implikasi: Temuan ini memberi wawasan bagi investor dan manajemen perusahaan dalam pengambilan keputusan investasi dan strategi keuangan. Penelitian ini juga menjadi referensi untuk studi selanjutnya tentang pengaruh makroekonomi terhadap sektor perbankan di Indonesia. Research Objective: This study analyzes the impact of inflation, interest rates, exchange rates, and the Composite Stock Price Index (IHSG) on stock prices of banking companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2020–2023.Research Method: A quantitative approach using multiple linear regression is applied to analyze secondary data from publications by Bank Indonesia and the Indonesia Stock Exchange. The study sample consists of 45 banking companies with 180 observations. Data analysis is conducted using SPSS, including classical assumption tests, coefficient of determination, F-test, and t-test.Originality: This research fills an academic gap by examining the impact of macroeconomic variables on stock prices of banking companies in Indonesia, a topic that has been rarely addressed in previous literature.Research Results: The results show that, simultaneously, inflation, interest rates, exchange rates, and IHSG have no significant effect on stock prices. Furthermore, individually, these macroeconomic variables also do not show a significant effect. The low coefficient of determination indicates that other factors, outside of the studied macroeconomic variables, influence stock prices.Implications: These findings provide insights for investors and company management in making investment decisions and financial strategies. The study also serves as a reference for further research on the impact of macroeconomic factors on the banking sector in Indonesia.