Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : SISFOTENIKA

Pengaruh Experential dan Emotional Marketing Terhadap Loyalitas Pelanggan di STIKOM Bali Erma Sulistyo Rini
SISFOTENIKA Vol 6, No 2 (2016): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (440.048 KB) | DOI: 10.30700/jst.v6i2.114

Abstract

Abstrak Experiential dan Emotional Marketing konsep baru dalam dunia marketing, bertujuan untuk memberikan kesan unik dengan menyentuh sisi emosional dari pelanggan, melalui sebuah sevice. Pendekatan yang digunakan dalam emotional marketing adalah Money, Product, Equity (trust), Experience (Relationship) dan Energy (Convenience) dan dalam experiential marketing adalah Sense, Feel, Think, Act, dan Relate, sedangkan pengukuran loyalitas pelanggan menggunakan Repeat Purchase, Positif Remark, Recommend to Other dan Giving Personal Information. Kegiatan pemasaran di STIKOM Bali tidak hanya fokus pada memenangkan persaingan dengan para kompetitor atau hanya pada service terjual, tetapi bagaimana service bisa terjual secara berkelanjutan atau suitainable in the market. Uji validitas dan reliabilitas dilakukan terhadap ketiga variabel, dengan 14 sub variabel serta 53 item pernyataan, dinyatakan valid dan reliable dengan nilai koefesien alpha cronbach sebesar 0,729>0,452>0,446>0,361 untuk tingkat sig 5% . hasil hipotesis menunjukan bahwa experiential dan emotional marketing secara simultan berpengaruh terhadap loyalitas pelanggan, dengan nilai f hitung lebih besar dari f tabel (76,40>13,99>3,94). Namun secara parsial variabel emotional marketing yang memiliki pengaruh paling signifikan terhadap loyalitas pelanggan di STIKOM Bali. Kata kunci: Experential & Emotional Marketing, Loyalitas Pelanggan, Uji Validitas dan Reliabilitas
Pengaruh Penerapan Sistem Manajemen Mutu Terhadap Budaya Kerja Karyawan Erma Sulistyo Rini
SISFOTENIKA Vol 6, No 1 (2016): SISFOTENIKA
Publisher : STMIK PONTIANAK

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (383.027 KB) | DOI: 10.30700/jst.v6i1.106

Abstract

Abstrak Budaya kerja karyawan merupakan nilai-nilai dominan yang disebar luaskan didalam organisasi dan dijadikan acuan sebagai filosofi kerja karyawan atau merupakan sebuah sistem penyebaran kepercayaan dan nilai - nilai yang berkembang dalam suatu organisasi untuk mengarahkan prilaku para anggotanya [1] penelitian ini akan melihat apakah ada pengaruh signifikan penerapan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 untuk klausul 3.2 tentang Struktur Organisasi, klausul 6.2 tentang Sumber Daya Manusia dan Klausul 6.4 tentang Iklim Organisasi atau lingkungan kerja organisasi terhadap budaya kerja karyawan atau kinerja karyawan setelah STIKOM Bali menerapkan sistem manajemen mutu pada proses akademik. Studi tentang Sistem Manajemen Mutu yang dikaitkan dengan faktor budaya kerja karyawan menarik untuk dijadikan permasalahan, mengingat perusahaan yang direncanakan akan dijadikan obyek dalam penelitian ini sudah cukup lama mengimplementasikan sistem manajemen mutu dalam semua proses yang dijalankan selain itu setiap perusahaan memiliki karakteristik budaya yang berbeda satu dengan lainnya. sehingga diharapkan hasil dari penelitian ini dapat dijadikan bahan evaluasi bagi perusahaan jika ingin melakukan pengembangan program sistem manajemen mutu kedepannya sehingga setiap pengembangan dapat diikuti juga dengan peningkatan kompetensi karyawan Kata kunci: ISO 9001:2008, Klausul 3.2 ; 6.2 & 6.4, Budaya Kerja Karyawan