Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Harmonisa Penggerak Kecepatan Variabel terhadap Kinerja Motor DC FanTest Set SAODAH, SITI; WIWIT, I MADE; DENI, AHMAD; SODIQ, DJAFAR; PUGUH, BAMBANG
ELKOMIKA: Jurnal Teknik Energi Elektrik, Teknik Telekomunikasi, & Teknik Elektronika Vol 9, No 3: Published July 2021
Publisher : Institut Teknologi Nasional, Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26760/elkomika.v9i3.505

Abstract

ABSTRAKFan test set merupakan salah satu peralatan penting laboratorium di Jurusan Teknik Konversi Energi yang digunakan untuk menguji karakteristik laju perpindahan fluida. Alat ini terdiri dari gandengan motor DC penguatan bebas dan kipas. Fan test set ini dapat menghasilkan aliran udara yang tetap atau berubahubah dengan menetapkan atau mengubah-ubah kecepatan putaran kipasnya. Kecepatan putaran kipas ini sendiri diatur melalui kecepatan putaran motor dc penggeraknya. Dalam kegiatan penelitian ini telah dilakukan perancangan dan pembuatan konverter ac/dc terkendali yang dapat mengubah daya listrik arus ac menjadi daya listrik arus dc yang dapat dikendalikan. Daya listrik dc variabel yang dihasilkan selanjutnya digunakan untuk menyuplai belitan jangkar motor dc agar kecepatan putaran kipas dan aliran udara dapat dikendalikan. Perangkat ini dapat menghasilkan tegangan keluaran dalam rentang 10 – 100 V dc yang mampu memutar motor dc dari 203,6 – 1849 rpm dan menghasilkan harmonisa yang sebesar 6,7% saat vibrasi motor mencapai 2,8 mm/s.Kata kunci: beban nol, fan test set, harmonisa, konverter ac/dc ABSTRACTFan test set is one of the important laboratory equipment in the Department of Energy Conversion Engineering which is used to test the characteristics of the fluid transfer rate. It consists of a coupled free-amplifying DC motor and fan. This fan test set can produce a fixed or changing airflow by setting or varying the fan speed. The rotational speed of the fan itself is regulated through the rotational speed of the dc motor driving it. In this research activity, the design and manufacture of a controlled ac/dc converter that can convert ac into controllable dc power has been carried out. The resulting variable dc power is then used to supply the DC motor anchor winding so that the fan rotation speed and air flow can be controlled. This device can produce an output voltage in the range of 10 - 100 V dc which is capable of rotating a dc motor from 203.6 - 1849 rpm and producing a harmonic of 6.7% when the motor vibration reaches 2.8 mm / s.Keywords: no load, fan test set, harmonics, ac/dc converter
Studi Efek Penuaan Termal Terakselerasi pada Degradasi Dielektrik Breakdown Minyak Mineral dan Minyak Nabati sebagai Alternatif Eliana, Bella; Jakariya, Jakariya; Saodah, Siti; Deni, Ahmad; Widyastuti, Christine; Irawan, Irawan
SURYA TEKNIKA Vol 12 No 2 (2025): JURNAL SURYA TEKNIKA
Publisher : Fakultas Teknik UMRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37859/jst.v12i2.10367

Abstract

This study investigates the degradation of breakdown voltage and dielectric strength of mineral oil type Nynas and pure soybean oil used as transformer insulation under accelerated thermal aging at 150°C for 800 hours. Sampling was conducted every 200 hours, and parameters were measured using standard electrode methods following IEC guidelines. Results show that mineral oil experiences significant exponential decay in electrical properties, indicating rapid chemical degradation. In contrast, soybean oil exhibits greater stability during initial and mid-aging phases, although a marked decline accompanied by gel formation occurs at later stages (600–800 hours). The exponential decay model fits the mineral oil degradation data, while the second-order polynomial model better represents the nonlinear degradation pattern of soybean oil. This study highlights the potential of soybean oil as an environmentally friendly insulation alternative, with attention needed on its physical stability during long-term use. Abstrak: Penelitian ini membahas degradasi tegangan breakdown dan kekuatan dielektrik minyak mineral tipe Nynas dan minyak kedelai murni sebagai isolasi transformator di bawah penuaan termal terakselerasi pada suhu 150°C selama 800 jam. Pengujian dilakukan dengan interval 200 jam menggunakan metode elektroda jamur sesuai standar IEC. Hasil eksperimen menunjukkan bahwa minyak Nynas mengalami penurunan eksponensial pada seluruh parameter kelistrikan, menandakan degradasi kimiawi yang cepat. Sebaliknya, minyak kedelai murni menunjukkan ketahanan lebih baik pada fase awal hingga menengah aging, meskipun terjadi penurunan yang signifikan dan pembentukan gel pada tahap lanjut (600–800 jam). Model eksponensial sesuai untuk minyak mineral, sedangkan model polinomial orde dua lebih tepat untuk menggambarkan pola degradasi minyak nabati. Studi ini memperkuat potensi minyak kedelai murni sebagai alternatif ramah lingkungan, namun perlu perhatian khusus terhadap stabilitas fisik pada penggunaan jangka panjang.