Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi calon guru fisika dalam merancang dan mengimplementasikan eksperimen fisika digital berbasis Arduino dan Tinkercad. Mitra kegiatan adalah 70 mahasiswa semester 1 Universitas Negeri Makassar yang sedang memprogram mata kuliah Fisika Dasar dan mengalami beberapa permasalahan utama: (1) terbatasnya fasilitas laboratorium sehingga mahasiswa minim pengalaman praktik eksploratif, (2) rendahnya keterampilan merancang eksperimen mandiri, dan (3) kurangnya pengalaman dalam pemrograman mikrokontroler serta penggunaan media komputasi fisik. Untuk menjawab permasalahan tersebut, tim pelaksana dan mitra menyepakati solusi berupa pelatihan intensif satu hari melalui metode experiential learning yang mencakup sesi teori, demonstrasi, praktik merakit rangkaian LED, serta penulisan kode Arduino untuk menghasilkan efek LED berkedip dan memudar. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui demonstrasi langsung, kerja kelompok, simulasi pada Tinkercad, diskusi, dan refleksi. Evaluasi menggunakan instrumen pretest–posttest, rubrik psikomotor, lembar observasi kolaboratif, dan kuesioner afektif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemberdayaan mitra secara terukur: (1) aspek kognitif meningkat signifikan sebesar +72,9% (skor 48 ? 83), (2) 90% peserta berhasil merakit rangkaian dengan benar dan 85% mampu memodifikasi parameter PWM secara mandiri, (3) 95% peserta menunjukkan peningkatan motivasi dan minat terhadap pembelajaran fisika berbasis teknologi, serta (4) kolaborasi kelompok tercapai pada tingkat 92% sesuai indikator observasi. Secara keseluruhan, pelatihan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman konsep dasar elektronika dan fisika, tetapi juga memberdayakan mahasiswa sebagai calon guru dengan keterampilan komputasi fisik, kreativitas digital, dan kemampuan integrasi teknologi dalam pembelajaran abad ke-21.