Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

MENINGKTAN KETERAMPILAN PETERNAK KAMBING DALAM MEMILIH DAN MEMPERSIAPKAN TERNAK BAKALAN DI KELOPOK TERNAK MUDA BAKTI BAROKAH FARM LOMBOK TENGAH Ashari, M; Poerwoto, Happy; Andriati, Rina; Suhardiani, Rr. Agustien; Hidjaz, Tahyah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5863

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada Kelompok Peternak “Muda Bakti Barokah (MBB) Farm“ di dusun Tompek desa Lelong Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah pada tanggal 28 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para peternak kambing penggemukan bahwa peningkatan performan produksi kambing yang digemukkan dapat dilakukan melalui penggunaan bakalan yang baik/tepat dan pengelolaan/manajemen ternak yang baik. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi (penyuluhan) dan penyebaran informasi melalui penyebaran brosur dan liflet mengenai tatalaksana bakalan dan tatalaksana pemeliharaan rutin ternak kambing yang meliputi tatalasana pakan, kesehatan dan perkandangan. Kegiatan ini dilakukan terhadap para peternak kambing penggemukan, penyuluh peternakan lapangan (PPL) serta para staf Kantor Desa. Para peserta penyuluhan memperlihatkan respon positif terhadap materi yang disampaikan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Peternakan Unram, hal ini diperlihatkan dari antusias/ketertarikan peserta dalam menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan pemilihan dan manajemen bakalan, manajemen pemeliharaan, manajmen pakan dan penanganan kesehatan serta penyebab rendahnya performan produksi kambing yang digemukkan.
Pre-pubertal Growth of PE (Peranakan Ettawa) Goat and it’s Crosses with Boer Buck in Lombok Island, Indonesia Fitriani, Baiq Mesy Darita; Ashari, Muhammad; Hidjaz, Tahyah; Pribadi, Lalu Wira
Jurnal Biologi Tropis Vol. 25 No. 2 (2025): April-Juni
Publisher : Biology Education Study Program, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jbt.v25i2.9443

Abstract

The research which was designed to investigate the pre-pubertal growth performance of PE (Peranakan Ettawa) Goat and Boer >< PE crossbred kids under different birth type, was carried out by observing the weaning weight (BS90), weight at puberty (BB160) and pre-pubertal daily weight gain (PBBHpra-pubertas) of 43 Peranakan Ettawa (PE), 35 Boerawa Grade-1 (B.PE), 39 Boerawa Grade-2 (B2.PE), and 20 Boerawa Grade-3 (B3.PE) kids, each of which consists of single and twins birth type, determined purposively for the population of each genotype on 2 goat farms in Lombok Island. Data were obtained by directly measurement on body weight at weaning and puberty, then the pre-pubertal growth are calculated. The results showed, that the average pre-puberty growth performance of PE goats and their crosses with Boer, based on the daily weight gain (PBBHpre-pubery) achieved, is 0.064±0.019 kg for PE kid goats and 0.089±0.025 kg for Boer >< PE crosses, each depending on the type of birth. The group of kid goats with the highest growth rate is shown by the Single Birth of B.PE group (50% Boer, 50% PE) (KT) with a PBBHpre-pubertal achievement of 0.117±0.032 kg. Grading-up of PE goats through crosses with Boer buck in this study, can increase the average pre-puberty growth performance of their crossbred kids by 29.09%.
Study Efisiensi Reproduksi Kambing Kacang dan Hasil Persilangannya Dengan Kambing Boer (Boerka) di Lombok Ashari, M; Suhardiani, Agustien; Perwoto, Happy; Hidjaz, Tahyah; Andriati, Rina
JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN Vol. 10 No. 1 (2024): JURNAL SAINS TEKNOLOGI & LINGKUNGAN
Publisher : LPPM Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jstl.v10i1.642

Abstract

This research was carried out with the aim of determining the reproductive efficiency of Kacang goats and goats resulting from crosses with Boer goats (Boerka goats). This research was carried out in the area of ​​development of the Kacang goat and a cross between the Kacang goat and the Boer goat (Boerka) in Lombok with the aim of determining the level of reproductive efficiency of the Boerka goat and the Kacang goat in the people's breeding business. The variables observed include: An Estrus Post Partum, Open Days, service per conception, service period and kid interval, litter size and first mating after giving birth. Location determination was carried out using purposive sampling based on the breed of goats being kept. Livestock samples were taken randomly from 60 mother goats (30 Kacang mother goats and 30 Boerka mother goats). The observation data was tabulated using the Excel program and then analyzed using the t-test. Data analysis activities use Genstat software. Goat race/breed has no significant effect (P > 0.05) on the first estrus after giving birth, service conception and number of offspring per birth, but has a significant effect (P < 0.05) on service period, days open and calving interval (kid interval). The calving interval for the mother Kacang goat is longer, namely 253.00 ± 14.87 days (8.4 months) compared to the mother Boerka goat, namely 234.86 ± 07.09 days (7.8 months).
MENINGKTAN KETERAMPILAN PETERNAK KAMBING DALAM MEMILIH DAN MEMPERSIAPKAN TERNAK BAKALAN DI KELOPOK TERNAK MUDA BAKTI BAROKAH FARM LOMBOK TENGAH Ashari, M; Poerwoto, Happy; Andriati, Rina; Suhardiani, Rr. Agustien; Hidjaz, Tahyah
Jurnal Pepadu Vol 5 No 3 (2024): Jurnal PEPADU
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v5i3.5863

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada Kelompok Peternak “Muda Bakti Barokah (MBB) Farm“ di dusun Tompek desa Lelong Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah pada tanggal 28 Juli 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada para peternak kambing penggemukan bahwa peningkatan performan produksi kambing yang digemukkan dapat dilakukan melalui penggunaan bakalan yang baik/tepat dan pengelolaan/manajemen ternak yang baik. Kegiatan ini dilakukan dengan metode ceramah dan diskusi (penyuluhan) dan penyebaran informasi melalui penyebaran brosur dan liflet mengenai tatalaksana bakalan dan tatalaksana pemeliharaan rutin ternak kambing yang meliputi tatalasana pakan, kesehatan dan perkandangan. Kegiatan ini dilakukan terhadap para peternak kambing penggemukan, penyuluh peternakan lapangan (PPL) serta para staf Kantor Desa. Para peserta penyuluhan memperlihatkan respon positif terhadap materi yang disampaikan oleh tim pengabdian kepada masyarakat Fakultas Peternakan Unram, hal ini diperlihatkan dari antusias/ketertarikan peserta dalam menyampaikan pertanyaan-pertanyaan yang berkaitan dengan pemilihan dan manajemen bakalan, manajemen pemeliharaan, manajmen pakan dan penanganan kesehatan serta penyebab rendahnya performan produksi kambing yang digemukkan.
MENINGKATKAN BOBOT LAHIR MELALUI PERBAIKAN TATALAKSANA PAKAN  TERNAK KAMBING DI SENTRA PETERNAKAN RAKYAT KABUPATEN LOMBOK TIMUR Ashari, M.; M.; Andriati, Rina; Hidjaz, Tahyah; Gifari, Zaid Al; Firhansyah, Ihwan
Jurnal Pepadu Vol 6 No 4 (2025): Jurnal Pepadu
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/pepadu.v6i4.8888

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan pada kelompok peternak kambing yang tergabung dalam Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Ridho Ilahi, Desa Tanak Mira, Kecamatan Wanasaba, Kabupaten Lombok Timur, dengan melibatkan 36 orang peternak binaan. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peternak mengenai manajemen pemeliharaan induk kambing guna memacu pertumbuhan pra-lahir cempe melalui penerapan metode flushing. Permasalahan utama yang dihadapi peternak adalah kurang tepatnya manajemen pemeliharaan, khususnya pengelolaan pakan pada fase reproduksi, yang berdampak pada rendahnya bobot lahir anak, pertumbuhan yang tidak optimal, dan rendahnya produktivitas ternak. Metode pengabdian dilakukan melalui kegiatan penyuluhan dengan pendekatan edukatif dan partisipatif, yang menekankan pada perbaikan kualitas pakan pada sepertiga akhir kebuntingan serta pemberian pakan hijauan yang ditambahkan konsentrat pada induk dua minggu sebelum perkawinan untuk meningkatkan fertilitas. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan minat dan pemahaman peternak terhadap manajemen pakan berbasis kondisi fisiologis ternak, yang tercermin dari tingginya partisipasi dan intensitas diskusi selama kegiatan berlangsung. Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong perubahan perilaku peternak dalam pengelolaan pemeliharaan kambing secara lebih tepat dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan bobot lahir anak dan produktivitas ternak secara keseluruhan