Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengetahuan, Sikap, Gaya Hidup Remaja, dan Peran Keluarga terhadap Perilaku Seks Pranikah Pangaribuan, Santa Maria; Barus, Vivi Ana; Siringoringo, Lince
Jurnal Kesehatan Vol 13 No 1 (2022): Jurnal Kesehatan
Publisher : Poltekkes Kemenkes Tanjung Karang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26630/jk.v13i1.2743

Abstract

Premarital sex behavior is the most prominent adolescent issue and leads to many unwanted consequences such as abortion, dropout, premarital pregnancy, sexually transmitted diseases, and HIV / AIDS. Adolescents with good knowledge, good attitudes, good supporting family, and a good lifestyle will tend to stay away from premarital sex behavior. The purpose of this study was to determine the knowledge, attitudes, lifestyle of adolescents, and the role of the family regarding premarital sex behavior in Talimbaru Village, Barusjahe District, Karo Regency. This quantitative research used a cross-sectional design. The research subjects were adolescence aged 12-24 years, totaling 74 respondents. The instruments used in data collection were demographic data, knowledge scale, attitude scale, lifestyle scale, and family role scale. The results showed that: 59.5% of respondents have good knowledge, 55.4% of respondents have good attitudes, 81.1% of respondents have good influence from their families, and 55.4% of respondents have a good lifestyle. Based on the results, it is important coaching (through government counseling programs, training, and extracurricular activities) about reproductive health issues, especially sexuality by developing more effective ways and methods so that teenagers stay alert and avoid deviant behaviors including premarital sexual behavior. Nurses can also create a promotion program on the topic of communication for parents and teenagers
Upaya Peningkatan Keterampilan Pendampingan Kedukaan Serta Perawatan Jenazah Bagi Jemaat Gereja Kristen Jawa Bambu Kuning Widiastuti, Sri Hunun; Siringoringo, Lince; Pangaribuan, Santa Maria; Purba, Sarti Oktarina; Saragih, Novelita Lestari
SIGDIMAS Vol. 2 No. 02 (2024): Publikasi Kegiatan Pengabdian Masyarakat
Publisher : SIGDIMAS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gereja berkewajiban untuk melakukan pelayanan bagi orang yang sudah meninggal dan pendampingan kedukaan bagi keluarga yang ditinggalkan bertujuan untuk memberikan dukungan, pemulihan luka batin sebagai akibat kedukaan yang terjadi kepada anggota keluarga. Ini adalah kultur dalam kehidupan bergereja sebagai sarana untuk memberikan kekuatan dan juga meringankan beban keluarga yang berduka. Studi pendahuluan yang dilakukan, bahwa banyak pelayan jemaat dan anggota jemaat Gereja Kristen Jawa   yang belum memahami bagaimana cara perawatan dan  pendampingan kedukaan yang tepat, sehingga kurang tepatnya pelayanan yang akan diberikan kepada keluarga yang mengalami kedukaan. Kegiatan PKM merupakan upaya pengabdian kepada masyarakat dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan PGI Cikini yang bertujuan dalam meningkatkan status kesehatan masyarakat. Pengabdian masyarakat yang dilakukan berjalan dengan sangat baik dan lancar sesuai dengan perencanaan tim. Hasil kegiatan ini menunjukkan terdapat peningkatan rata-rata 4.5455 poin pada hasil rata-rata post tes. Dapat disimpulkan terjadinya peningkatan level pengetahuan/kognitif individu dalam Keterampilan Pendampingan Kedukaan Serta Perawatan Jenazah.
Hubungan Kualitas Tidur Dengan Memori Jangka Pendek Mahasiswa AKPER RS PGI CIKINI siringoringo, Lince; Ardayani, Tri; Aritonang, Yeni S.T.
Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel Vol. 16 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kesehatan Immanuel
Publisher : Institut Kesehatan Immanuel

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36051/jiki.v16i2.203

Abstract

Perubahan dari dalam atau luar tubuh dapat mempengaruhi proses dari daya ingat, seperti tidur. Kualitas tidur merupakan suatu kondisi yang dijalani seseorang untuk mendapatkan kesegaran dan kebugaran tubuh. Kualitas tidur yang baik akan berdampak baik terhadap fungsi tubuh termasuk memori, demikian juga kualitas tidur yang buruk dapat menyebabkan gangguan fungsi tubuh, salah satunya memori. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kualitas tidur dengan memori jangka pendek pada mahasiswa AKPER RS PGI Cikini. Desain penelitian dengan pendekatan observasional. Populasi penelitian ini berjumlah 103 yaitu mahasiswa tingkat 1 dan 2 AKPER RS PGI Cikini. Teknik pengambilan sampel menggunakan perhitungan rumus Slovin terhadap jumlah populasi yaitu sebanyak 82 mahasiswa. Instrumen pengumpulan data menggunakan metode yaitu kuesioner yang berisikan 19 pertanyaan, Digit Span Forward dilakukan test sebanyak dua kali dan Test Digit Span Backward dilakukan test sebanyak dua kali. Dari 82 responden yang diteliti sebanyak 62 responden (75,6%) memiliki kategori kualitas tidur tidak baik, dan 70 responden (85,4%) memiliki kategori memori jangka pendek buruk. Secara perhitungan statistik didapatkan Nilai P.Value 0,721 < 0,05 yang menunjukkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara kualitas tidur dengan memori jangka pendek mahasiswa AKPER RS PGI Cikini. Kata Kunci: Hubungan, Kualitas Tidur, Mahasiswa
SIVA CERDIK: PERIKSA IVA CEGAH KANKER SERVIKS DAN EDUKASI KESEHATAN PADA WANITA USIA SUBUR Pangaribuan, Santa Maria; Siregar, Henrianto Karolus; Siringoringo, Lince; Widiastuti, Sri Hunun; Purba, Sarti Oktarina
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 9, No 5 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kanker serviks adalah kanker paling umum dan penyebab utama kematian akibat kanker di kalangan wanita di Indonesia. Human Papillomavirus (HPV) adalah virus yang paling sering dijumpai pada penyakit menular seksual dan diduga berperan dalam proses terjadinya kanker. HPV dibuktikan menjadi penyebab terbesar kanker mulut rahim atau disebut juga kanker serviks. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran wanita usia subur mengenai kanker serviks, infeksi HPV, serta pentingnya pemeriksaan IVA dan vaksinasi sebagai upaya pengendalian angka kejadian kanker serviks. Kegiatan pengabdian ini terbagai dalam dua kegiatan pokok yakni kegiatan pertama yaitu edukasi kesehatan tentang kanker serviks, vaksin dan infeksi HPV dan kebersihan genitalia sedangkan kegiatan kedua yakni pemeriksaan IVA test yang diikuti oleh 30 responden. Hasil dari kegiatan ini didapatkan adanya peningkatan skor pengetahuan pada wanita usia subur (WUS) menjadi 11,3 setelah mengikuti edukasi kesehatan. Didapatkan hasil pemeriksaan IVA test 25 (96%) dinyatakan negatif dan 1 (4%) dinyatakan positif. Kegiatan ini sangat berdampak bagi masyarakat khususnya WUS. Diharapkan program ini dapat dilakukan berkelanjutan yang dikemas dengan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan kesadaran wanita usia subur akan pentingnya deteksi dini kanker serviks.Abstract: Cervical cancer is the most common cancer and the leading cause of cancer-related deaths among women in Indonesia. Human papillomavirus (HPV) is the virus most frequently found in sexually transmitted diseases and is suspected to play a role in the development of cancer. HPV has been proven to be the main cause of cervical cancer. This activity aimed to increase the knowledge and awareness of women of reproductive age regarding cervical cancer, HPV infection, and the importance of IVA (Visual Inspection with Acetic Acid) screening and vaccination as efforts to control the incidence of cervical cancer. This community service activity consisted of two main components: the first was health education on cervical cancer, HPV infection, vaccination, and genital hygiene; and the second was IVA screening, which was attended by 30 respondents. The results showed an increase in knowledge scores among women of reproductive age, reaching 11.3 after participating in the health education session. The IVA test results revealed that 25 participants (96%) were negative, and 1 participant (4%) was positive. This activity had a significant impact on the community, especially women of reproductive age. It is expected that this program can be carried out sustainably through various activities to further enhance awareness among women of reproductive age about the importance of early detection of cervical cancer.
The Relationship Between Peer Conformity and Bullying Behavior Among Students in A Public Senior High School in Jakarta Santi, Santi; Pangaribuan, Santa Maria; Yemina, Loritta; Siringoringo, Lince
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol. 13 No. 2 (2025): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v13i2.9041

Abstract

In Indonesia, approximately 25% of reported violence cases are related to the education sector, with 1,480 documented incidents of bullying in schools. Bullying behavior among adolescents may be influenced by peer conformity, in which individuals seek social acceptance by adapting to group norms and expectations. This study aimed to examine the relationship between peer conformity and bullying behavior among students. An analytical correlational design with a cross-sectional approach was employed, involving 139 respondents. Data was collected using two questionnaires: the Peer Conformity Questionnaire and the Bullying Behavior Questionnaire. The results indicated a significant association between peer conformity and bullying behavior (χ² = 29.165, p = 0.023). Based on these findings, it is recommended that teachers implement weekly student briefings, conduct monthly behavioral evaluations, provide positive reinforcement for students who demonstrate awareness and prevention of bullying, and apply disciplinary warnings for those involved in bullying. Moreover, anti-bullying education should be strengthened, and participation in extracurricular activities focused on bullying prevention should be encouraged, particularly for Grade X students.