Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Pengaruh Teknik Relaksasi Napas dalam Terhadap Tingkat Kecemasan Mahasiswa Semester II dalam Menghadapi Ujian Akhir Semester di Akademi Perawatan RS PGI Cikini Kessy Verawaty; Sri Hunun Widiastuti
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 1 No. 1 (2020): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (154.823 KB) | DOI: 10.55644/jkc.v1i1.26

Abstract

Kecemasan merupakaan suatu respons individu terhadap suatu keadaan yang tidak menyenangkan dan dialami oleh semua makhluk hidup. Ujian akhir semester (UAS) adalah alat evaluatif dalam kegiatan belajar mengajar. Situasi tersebut dapat menimbulkan kecemasan pada mahasiswa. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh Teknik Relaksasi Napas Dalam terhadap tingkat kecemasan mahasiswa semester II dalam menghadapi ujian akhir semester di Akademi Perawatan RS PGI Cikini. Jumlah responden sejumlah 43 orang mahasiswa dalam satu kelompok yang memenuhi kriteria inklusi dan dilakukan pengisian kuesioner Skala HARS (Hamilton Anxiety Rating Scale) penelitian ini dilakukan pada 02 Juli 2018 di Akademi Perawatan RS PGI Cikini. Metode yang digunakan secara kuantitatif Pra experiment yaitu rancangan penelitian yang mencakup satu kelompok perlakuan pada tahap pre test yang kemudian dilanjutkan dengan tindakan dan post test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum dilakukan Tindakan Teknik Relaksasi Napas Dalam responden yang tidak mengalami kecemasan (25,6%) dalam menghadapi ujian akhir semester, setelah diberikan tindakan Teknik Relaksasi Napas Dalam mengalami peningkatan jumlah mahasiswa yang tidak mengalami kecemasan (58,1%). Sementara bersamaan dengan itu terjadi penurunan tingkat kecemasan sedang (20,9%) dan (100%) penurunan tingkat kecemasan berat. Hasil analisis Independent Samples Test diperoleh tingkat signifikansi p = 0,000 < 0,05, yang berarti secara statistik Teknik Relaksasi Napas Dalam berpengaruh untuk menurunkan tingkat kecemasan mahasiswa dalam menghadapi ujian akhir semester.
GambaranTingkat Pengetahuan Mahasiswa Keperawatan tentang Caring di AKPER Rumah Sakit PGI Cikini Eltania Giovanni; Yohanes Gamayana Trimawang Aji; Sri Hunun Widiastuti
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (461.138 KB) | DOI: 10.55644/jkc.v2i2.58

Abstract

Keperawatan digambarkan sebagai profesi yang bekerja dengan penuh kasih dan caring, karena pengetahuan pemahaman tentang caring sangatlah diperlukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kepuasan klien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui deskripsi tingkat pengetahuan mahasiswa keperawatan tentang caring di AKPER RS PGI CIKINI Jakarta Pusat. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik pada 52 mahasiswa semester IV melalui teknik total sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mahasiswa keperawatan memiliki tingkat pengetahuan yang cukup tinggi dengan komponen compassion dan competence mendapatkan peringkat tertinggi dengan persentase kedua komponen tersebut sama, yaitu tinggi (98,10%) dan sedang (1,9%). Komponen confidence mendapatkan peringkat terendah dengan persentase yaitu tinggi (51,9%) dan sedang (48,1%). Dari hasil yang didapatkan institusi pendidikan keperawatan diharapkan dapat memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk mempraktikkan pengetahuan caring yang telah diberikan dalam melaksanakan tugas kepada klien
Tingkat Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Toddler di Paud Santa Maria Monica Bekasi Timur Eva Natsha Prasma; Lince Siringoringo; Sri Hunun Widiastuti; Samsinar Butarbutar
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 2 No. 2 (2021): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (528.854 KB) | DOI: 10.55644/jkc.v2i2.78

Abstract

Usia 1-3 tahun (toddler) merupakan usia emas (golden age) dimana pertumbuhan dan perkembangan berlangsung cepat dalam segala aspek. Tingkat pertumbuhan dan perkembangan perlu dideteksi sejak dini agar dapat diketahui dan ditangani sejak dini adanya kelainan dalam pertumbuhan dan perkembangan pada anak. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat pertumbuhan dan perkembangan anak serta mendeteksi sejak dini adanya kelainan pertumbuhan dan perkembangan. Desain penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah anak usia 1-3 tahun (toddler) di PAUD Santa Maria Monica Bekasi Timur sebanyak 40 orang. Hasil dari 40 orang responden yang diteliti menunjukkan 95% anak dengan gizi normal, 75% pertumbuhan tinggi badan sesuai usia, 100% lingkar kepala normal. Hasil penelitian terhadap tingkat perkembangan menunjukkan 90% perkembangan anak sesuai usia, 100% normal untuk Tes Daya Lihat dan Tes Daya Dengar. Hasil penelitian terhadap perilaku emosional menunjukkan 100% anak tidak mengalami masalah terhadap perilaku emosional. Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar anak usia 1-3 tahun (toddler) di PAUD Santa Maria Monica Bekasi Timur mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang normal sesuai usia.
Pengetahuan Ibu Tentang ASI Ekslusif di Klinik Bersalin Tanti Depok Anisa Firdaus; Lince Siringoringo; Sri Hunun Widiastuti; Samsinar Butarbutar
JURNAL KEPERAWATAN CIKINI Vol. 1 No. 2 (2020): Jurnal Keperawatan Cikini
Publisher : JURNAL KEPERAWATAN CIKINI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (489.784 KB) | DOI: 10.55644/jkc.v1i2.82

Abstract

Anak mempunyai hak untuk mendapatkan air susu ibu secara ekslusif selama 6 bulan pertama kehidupannya, karena memiliki komposisi gizi yang seimbang untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang air susu ibu eksklusif di Klinik Bersalin Tanti Depok. Desain penelitian adalah one group pre-test dan post-test dengan pendekatan metode Action Research. Sampel dalam penelitian ini 30 responden, menggunakan teknik purposive sampling. Data didapatkan dengan menggunakan kuesioner, dianalisis dengan analisis univariate. Hasil penelitian didapatkan: ibu yang mempunyai pengetahuan cukup sebelum diberi pendidikan kesehatan 14 responden (46,7%) dan setelah diberikan pendidikan kesehatan meningkat menjadi 30 responden (100%). Peningkatan pengetahuan sebesar 36,7 %. Kesimpulan penelitian adanya pengaruh setelah diberikan pendidikan kesehatan pada tingkat pengetahuan ibu hamil tentang ASI Ekslusif. Diharapkan bagi klinik dapat bermanfaat agar bisa meningkatkan cakupan pemberian ASI Ekslusif dan untuk peneliti selanjutnya dengan mencari hubungan atau analisa faktor yang mempengaruhi pemberian ASI Ekslusif
PENINGKATAN PENGETAHUAN TENTANG PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) KORBAN BANJIR Santa Maria Pangaribuan; Sri Hunun Widiastuti; Yenny Yenny; Lince Siringoringo; Loritta Yemima; Kezia Elizabeth Sahelangi
Jurnal Salingka Abdimas Vol 2, No 1 (2022)
Publisher : Jurnal Salingka Abdimas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.863 KB)

Abstract

Perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) merupakan sekumpulan perilaku yang diterapkan atas dasar pemahaman sebagai produk pembelajaran, yang mendorong seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat mampu membantu dirinya sendiri dalam memenuhi aspek kesehatan dan berpartisipasi dalam mewujudkan kesehatan masyarakat khususnya melalui pemberdayaan masyarakat. Bencana alam seperti banjir mengakibatkan berbagai masalah yang besar terutama persoalan kesehatan. Banjir dapat mengancam jiwa manusia dimulai dari penyakit hingga kematian jika tidak ditangani secara serius. Salah satu wilayah yang terendam banjir akibat tingginya curah hujan di DKI Jakarta adalah wilayah Jalan Bekasi Timur Kelurahan Cipinang, Jakarta Timur. Tim pengabdian bermaksud memberikan pendidikan kesehatan terkait masalah, PHBS, praktik cuci tangan serta pemberian bantuan sosial. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan informasi kepada masyarakat dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk dalam upaya pencegahan penyakit pasca banjir, dan tercapainya pola hidup bersih dan sehat. Kesimpulan kegiatan pengabdian ini yaitu adanya peningkatan pengetahuan masyarakat setelah dilakukan pendidikan kesehatan mengenai masalah penyakit pasca banjir dan upaya pencegahan, PHBS, dan praktik cuci tangan.
KNOWLEDGE AND PREVENTION OF DEMENTIA AMONG THE ELDERLY Kristanti Nupi; Santa Maria Pangaribuan; Sri Hunun Widiastuti
Nursing Current: Jurnal Keperawatan Vol 10, No 2 (2022): December
Publisher : Universitas Pelita Harapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19166/nc.v10i2.6265

Abstract

The elderly are in an unavoidable final stage of human development. The elderly will experience various changes, including decreased intellectual function. Apart from age, factors that cause intellectual changes in the elderly include dementia, which results in deficits in cognitive abilities, focuses on memory decline, and affects the decline in speech or language use. This study aimed to describe the knowledge of the elderly about dementia and their knowledge of dementia prevention efforts at the Cempaka Putih Public Health Center, Central Jakarta. This research method employed quantitative research with a descriptive design and sampling in this study used a convenience sampling technique with a total sample of 108 elderly respondents who visit the Cempaka Putih Health Center, Central Jakarta. The data collection method used two questionnaires, namely the dementia knowledge questionnaire and the dementia prevention knowledge questionnaire. A univariate analyze was performed in this study. The results showed that most of the elderly had poor knowledge about dementia, with a total of 72 respondents (66.7%) and 108 respondents (100%) had good dementia prevention. It is hoped that the results of this study can provide recommendations for developing effective programs to increase elderly health knowledge, especially about dementia and its prevention. 
PENDAMPINGAN TROUMA HEALING PADA MASYARAKAT YANG TERDAMPAK BENCANA GEMPA BUMI DI KABUPATEN CIANJUR, JAWA BARAT Sri Hunun Widiastuti; Henrianto Karolus Siregar; Santa Maria Pangaribuan; Lince Siringoringo
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 7, No 2 (2023): April
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v7i2.13143

Abstract

Abstrak: Indonesia merupakan negara yang sangat rentan terhadap bencana gempa bumi. Bencana gempa bumi di Indonesia merupakan suatu kejadian yang tidak hanya pada daerah rawan bencana, namun juga terjadi pada daerah yang relatif aman. Kondisi trauma yang dialami oleh masyarakat yang terdampak bencana gemap bumi memang tidak bisa dibiarkan terlalu lama. Disaat proses perbaikan pasca gempa harus meliputi perbaikan fisik, yang tidak kalah penting yaitu memperbaiki kerusakan jiwa pada diri masyarakat dan anak-anak. Tujuan Pengabdian Masyarakat ini adalah memberikan pendampingan Trouma Healing pada masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi. Metode pelaksanaan pada pengabdian masyarakat dilakukan dengan memberikan pendampingan Trouma Healing selama dua hari di Kabupaten Cianjur Jawa Barat pada tanggal 12-13 Desember 2022 di ikuti masyarakat cianjur yang terdampak bencana sebanyak 33 peserta. Dari pretest dan posttest yang sudah dilakukan semua peserta mendapat gambaran dan dapat mempraktikkan materi dan latihan yang sudah diajarkan dengan baik. Berdasarkah hasil pre-test dengan jumlah 33 orang menunjukkan rata-rata 11,03% mengalami distress akibat bencana gempa bumi. Sedangkan pada post-test dengan jumlah peserta 30 orang menunjukkan bahwa nilai/skor rata-rata 10,64%. Abstract: Indonesia is a country that is very vulnerable to earthquakes. The earthquake disaster in Indonesia is an event that does not only occur in disaster-prone areas, but also occurs in areas that are relatively safe. The traumatic condition experienced by the people affected by the earthquake cannot be allowed to go on for too long. While the post-earthquake repair process must include physical repairs, which is no less important, namely repairing the mental damage to the community and children. The purpose of this Community Service is to provide Trouma Healing assistance to communities affected by the earthquake. The implementation method for community service is carried out by providing Trouma Healing assistance for two days in Cianjur Regency, West Java on December 12-13 2022, attended by 33 people in Cianjur who were affected by the disaster. From the pretest and posttest that have been carried out, all participants get an overview and can practice the material and exercises that have been taught properly. Based on the results of the pre-test with 33 people showing an average of 11.03% experiencing distress due to the earthquake. Whereas in the post-test with 30 participants it showed that the average value/score was 10.64%. 
Edukasi Pencegahan Osteoporosis dan Inkontinensia Urin pada Lansia di Kelurahan Cikini Santa Maria Pangaribuan; Loritta Yemina; Yohanes Gamayana; Sri Hunun Widiastuti; Lince Siringoringo; Yenny Yenny; Samsinar Butar-butar
Media Abdimas Vol 1 No 3 (2022): Jurnal Media Abdimas Vol 1 No 3 Bulan November 2022
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (427.771 KB) | DOI: 10.37817/mediaabdimas.v1i3.2554

Abstract

Lansia adalah seseorang yang mengalami tahap akhir dalam perkembangan hidup manusia. Pada masalansia, terjadi banyak perubahan dan penurunan fisiologi pada semua sistem tubuh. Inkontinensia urinedan osteoporosis merupakan permasalahan kesehatan yang banyak ditemui dan dialami oleh lansia.Penatalaksanaan inkontinensia urine dan pencegahan osteoporosis dapat diupayakan lebih baik, sehinggakualitas ADL (Activity Daily Living) dapat dipertahankan dan meringankan beban yang ditanggung olehkeluarga yang merawat salah satunya dengan cara memberikan edukasi. Tujuan pengabdian kepadamasyarakat ini diharapkan dapat memberikan edukasi kepada lansia dan keluarganya tentang manajemeninkontinensia urine dan pencegahan osteoporosis. pencegahan osteoporosis bisa dengan menambahpengetahuan melalui berbagai macam sumber informasi. Diharapkan hasil penyuluhan ini dapat memberikankontribusi yang baik untuk meningkatkan pengetahuan sehingga lansia memiliki pola hidup menjadi lebihsehat dan mencegah terjadinya osteoporosis dan inkontinensia urin.
RESPON TRAUMA PADA PENGUNGSI GEMPA BUMI CIANJUR JAWA BARAT: Pangaribuan, et.,al Santa Maria Pangaribuan; Henrianto Karolus Siregar; Sri Hunun Widiastuti; Malianti Silalahi; Lince Siringoringo; Nurul Purborini
Jurnal Ilmu Keperawatan Jiwa Vol. 6 No. 1 (2023): 28 Februari 2023
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Bencana alam, salah satunya adalah gempa bumi, biasanya terjadi dengan cepat dan tanpa peringatan sebelumnya. Kondisi ini dapat membuat korban bencana menjadi lebih rentan mengalami trauma. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan respon trauma yang dialami oleh pengungsi Gempa Cianjur. Penelitian ini menggunakan metode convenience sampling dengan jumlah responden sebanyak 30 orang. Analisa data penelitian menggunakan analisa univariate. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 orang responden, sebanyak 11 orang (36,7%) mengalami gejala ringan dan 18 orang (60%) mengalami gejala mengarah ke PTSD. Hasil penelitian ini diharapkan dapat digunakan sebagai acuan dalam penanganan masalah kesehatan mental pasca bencana di tempat pengungsian korban Gempa Cianjur. Kata Kunci: Gempa; PTSD; Pengungsi; Trauma Abstrac Natural disaster, particularly earthquake, happen in short time and without warning. This condition make the victim are more vulnerable to develop trauma. Therefore, the aim of this study was to describe the trauma response among Gempa Cianjur refugees. This study was using convenience sampling method with the total of respondents were 30 people. Statistical analysis that used by this study was univariate analysis. This study found among 30 respondents, 11 person (36.7%) was got moderate symptoms and 18 person (60%) was got symptoms to PTSD. Based on the results, this study can be used as background to give more attention to mental health problems among refugees of Gempa Cianjur. Keywords: Earthquake; PTSD; Refugees; Trauma
Stress and Sleep Quality among the Elderly During The COVID-19 Pandemic: A cross-sectional study Bella Bella; Santa Maria Pangaribuan; Sri Hunun Widiastuti
Jurnal Berita Ilmu Keperawatan Vol. 16 No. 1 (2023): January
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/bik.v16i1.1260

Abstract

Elderly is someone who has reached the age of 60 years and over. Stress experienced by the elderly affects life and has an impact on various problems such as difficulty sleeping, discomfort, irritability, and difficulty concentrating. The quality of sleep in the elderly has several aspects such as sleep duration, sleep literacy, and subjective aspects of sleep. In the government program during the Covid-19 pandemic, the Lockdown program was issued, so that the elderly have limited space for movement, are indifferent to others, and fear being exposed to COVID-19. The research objectiveis is determine the relationship between stress and sleep quality in the elderly during the Covid-19 pandemic. This research uses an analytical observational cross-sectional approach. The sample obtained as many as 111 respondents by means of convenience sampling. This study shows the most stress level is moderate stress (45.9%), most respondents' sleep quality level is good sleep quality (94.6%), the subjective sleep quality level is mostly adequate poor (45.0%), the longest respondent's sleep duration is <5 hours (40.5%), the respondent's sleep latency is at most 31-60 minutes (76.6%), the most respondent's sleep efficiency is >85% (67.6% ), the most respondents' sleep disorders were 10-18 (71.2%), the most respondents' sleep dysfunction was 3-4 (57.7%), the respondents had never used sleeping pills in the last month (92.8%), and there was a significant relationship between stress and sleep quality in the elderly during the Covid-19 pandemic with a p-value = 0.001. There is a significant relationship between stress and sleep quality in the elderly during the Covid-19 pandemic, so it is hoped that the puskesmas such as the person in charge of the elderly at the Senen Subdistrict Health Center will carry out activities or socialization to the elderly regarding improving sleep quality and ways to deal with stress.