Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Intervensi Tenaga Kesehatan terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Indonesia: Kajian Literatur Pratiwi, Fransiska Indah; Widayati, Aris
JSFK (Jurnal Sains Farmasi & Klinis) Vol 8 No 2 (2021): J Sains Farm Klin 8(2), Agustus 2021
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/jsfk.8.2.107-115.2021

Abstract

Terapi penyakit Diabetes Mellitus (DM) bertujuan untuk mengontrol kadar glukosa darah dan mencegah komplikasi. Intervensi tenaga kesehatan mendukung kepatuhan penderita DM dalam menggunakan obatnya demi tercapainya keberhasilan terapi. Intervensi dapat berupa follow up, media pengingat, pillbox, pelatihan, media booklet, dan packaging obat khusus. Kajian literatur ini bertujuan memaparkan dampak intervensi tenaga kesehatan terhadap kepatuhan minum obat hipoglikemik pada pasien DM tipe 2 (DMT2). Metode pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar. Kriteria inklusi literatur yang dipilih yaitu artikel yang memuat: 1) intervensi tenaga kesehatan terhadap terapi pasien DMT2 di Indonesia, 2) desain studi intervensi dijelaskan secara rinci, 3) terdapat pengukuran parameter kepatuhan penggunaan obat hipoglikemik dan/atau kadar gula darah, sebelum dan setelah intervensi, 4) berupa artikel primer. Pemilihan literatur dilakukan oleh dua orang rater dengan nilai Kappa Cohen sebesar 0,939. Sejumlah 14 artikel terpilih dikaji. Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa kejadian DMT2 banyak terjadi pada wanita, dewasa hingga lansia. Intervensi tenaga kesehatan yang dilakukan meliputi home care, pemberian informasi, konseling, maupun dengan alat bantu tertentu. Semua literatur yang dikaji menunjukkan peningkatan kepatuhan dan/atau perbaikan kadar gula darah. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa intervensi tenaga kesehatan berdampak pada peningkatan kepatuhan minum obat hipoglikemik dan berpengaruh terhadap kadar glukosa darah yang lebih baik pada pasien DMT2
Eksplorasi Faktor-Faktor Penentu Niat Kepatuhan Pengobatan pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2: Studi dengan Pendekatan Theory of Planned Behavior pada Masyarakat Jawa Pratiwi, Fransiska Indah; Widayati, Aris; Dewi, Pramitha Esha Nirmala
Jurnal Ilmiah Medicamento Vol 12 No 1 (2026): Jurnal Ilmiah Medicamento (In progress)
Publisher : Fakultas Farmasi Universitas Mahasaraswati Denpasar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36733/medicamento.v12i1.12680

Abstract

Background: Diabetes mellitus (DM) requires long-term therapy, which may reduce patients’ adherence to medication and ultimately lead to treatment failure.Objective: This study aimed to analyze factors influencing medication adherence intention among patients with type 2 diabetes mellitus (T2DM) based on the Theory of Planned Behavior (TPB).Methods: An analytical observational study with a cross-sectional design was conducted among patients diagnosed with T2DM in Purworejo Regency, Central Java. Data was collected using a structured questionnaire and analyzed using binary logistic regression in SPSS version 25. A total of 382 respondents were included in the analysis.Results: Most participants were female, aged 55–65 years, employed, and had an elementary school education or equivalent. The proportion of respondents with high medication adherence intention was 85.9%. Attitude, subjective norm, and perceived behavioral control jointly explained 53.6% of the variance in medication adherence intention. Among these variables, subjective norm demonstrated the strongest association with adherence intention (OR = 197.019; p < 0.001).Conclusion: These findings suggest that social influence, particularly encouragement and support from family members and healthcare providers, plays a dominant role in shaping medication adherence intention within a collectivist socio-cultural setting. Integrating culturally sensitive, family-centered approaches into diabetes management programs may therefore strengthen adherence intention and improve long-term treatment outcomes among patients with T2DM.