Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

PELATIHAN PENGGUNAAN E-LEARNING SCHOOLOGY BAGI GURU SMK SE-KECAMATAN GEROKGAK Maysanjaya, I Made Dendi; Pradnyana, I Made Ardwi; Listartha, I Made Edy; Pratiwi, Putu Yudia; Kusumadewi, Ni Made Ayu Mita; Walhidayah, Irfan; Yasa, I Gede Agus Sukariana; Cahyadi, Kadek Wawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.13 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.24977

Abstract

E-learning merupakan terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Beragam jenis learning management system (LMS) telah dikembangan dan digunakan, salah satunya adalah schoology. Meski demikian masih ada guru, khususnya guru SMK di Kecamatan Gerokgak yang sama sekali belum pernah menggunakan LMS. Sementara ada beberapa guru yang sudah pernah menggunakan LMS, menyatakan bahwa LMS yang digunakan masih memiliki beberapa kelemahan dan cenderung tidak stabil. Berdasarkan permasalahan tersebut dirancanglah sebuah kegiatan pelatihan untuk guru SMK sebanyak 46 orang, dan berasal dari beberapa SMK di Kecamatan Gerokgak. Metode pengabdian yang dilakukan terdiri atas lima tahap kegiatan, yang terdiri atas penentuan lokasi, persiapan, pelatihan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan. Dari hasil pengabdian yang dilakukan, sebanyak 95,7% menyatakan sudah bisa menggunakan fitur schoology dan merasakan kebermanfataannya, serta 73,9% menyatakan akan menggunakannya sebagai media pendukung proses pembelajaran.
Evaluasi Usability Aplikasi Rudaya Menggunakan Metode Usability Testing dan USE Questionnaire Irfan Walhidayah; I Made Ardwi Pradnyana; I Gusti Lanang Agung Raditya Putra
Techno.Com Vol 21, No 3 (2022): Agustus 2022
Publisher : LPPM Universitas Dian Nuswantoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33633/tc.v21i3.6392

Abstract

Rudaya merupakan platform yang menjembatani pencari jasa seni dengan seniman tradisional diseluruh Indonesia. Saat ini aplikasi Rudaya sudah diunduh oleh 150 pengguna yang terdiri dari berbagai kalangan, serta seniman dari berbagai daerah. Meningkatnya jumlah user aplikasi Rudaya dengan pengguna yang bervariasi, menimbulkan permasalahan baru terkait usability. Berdasarkan permasalahan terkait usability, dilakukan pengukuran usability menggunakan metode usability testing dengan melakukan evaluasi secara langsung pada sampel pengguna 10 responden. Pengujian dilakukan melalui tiga tahapan, tes task scenario, mengisi kuesioner dan wawancara. Pengujian juga menggunakan USE Questionnaire (Usefulness, Ease of Use, Ease of Learning, Satisfaction). Tahap akhir dilakukan perbaikan dengan menggunakan teori 8 golden rules dan 10 prinsip user interface aplikasi mobile, sehingga dihasilkan rekomendasi perbaikan prototype tampilan aplikasi Rudaya yang baru. Hasil pengujian usability pada success rate seniman pada pengujian awal 71,6%, Success rate pencari jasa seni 64%, Sedangkan success rate seniman pengujian akhir 93,3% dan success rate pencari jasa seni 90%. Untuk hasil time of working seniman dan pencari jasa seni rata-rata mengalami peningkatan pengerjaan waktu yang lebih cepat. Selanjutnya hasil pengujian usability berdasarkan USE Questionnaire yang dilakukan di awal diperoleh hasil 57,5%, terjadi perubahan yang signifikan pada pengujian kedua pada aplikasi Rudaya diperoleh nilai usability berdasarkan USE Questionnaire sebesar 89,4%.
PELATIHAN PENGGUNAAN E-LEARNING SCHOOLOGY BAGI GURU SMK SE-KECAMATAN GEROKGAK Maysanjaya, I Made Dendi; Pradnyana, I Made Ardwi; Listartha, I Made Edy; Pratiwi, Putu Yudia; Kusumadewi, Ni Made Ayu Mita; Walhidayah, Irfan; Yasa, I Gede Agus Sukariana; Cahyadi, Kadek Wawan
JURNAL WIDYA LAKSANA Vol 10, No 2 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.13 KB) | DOI: 10.23887/jwl.v10i2.24977

Abstract

E-learning merupakan terobosan dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Beragam jenis learning management system (LMS) telah dikembangan dan digunakan, salah satunya adalah schoology. Meski demikian masih ada guru, khususnya guru SMK di Kecamatan Gerokgak yang sama sekali belum pernah menggunakan LMS. Sementara ada beberapa guru yang sudah pernah menggunakan LMS, menyatakan bahwa LMS yang digunakan masih memiliki beberapa kelemahan dan cenderung tidak stabil. Berdasarkan permasalahan tersebut dirancanglah sebuah kegiatan pelatihan untuk guru SMK sebanyak 46 orang, dan berasal dari beberapa SMK di Kecamatan Gerokgak. Metode pengabdian yang dilakukan terdiri atas lima tahap kegiatan, yang terdiri atas penentuan lokasi, persiapan, pelatihan, evaluasi, dan pelaporan kegiatan. Dari hasil pengabdian yang dilakukan, sebanyak 95,7% menyatakan sudah bisa menggunakan fitur schoology dan merasakan kebermanfataannya, serta 73,9% menyatakan akan menggunakannya sebagai media pendukung proses pembelajaran.
SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW OF DOCUMENTS SIMILARITY DETECTION IN THE LEGAL FIELD: TREND, IMPLEMENTATION, OPPORTUNITIES AND CHALLENGE USING THE KITCHENHAM METHOD Nazuli, Muhammad Furqan; Walhidayah, Irfan; Akhyar, Amany; Saptawati Soekidjo, Gusti Ayu Putri
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 5 No. 5 (2024): JUTIF Volume 5, Number 5, Oktober 2024
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2024.5.5.2444

Abstract

This research conducted a Systematic Literature Review (SLR) to observe the application of graph mining techniques in detecting document law similarities. Graph mining, where nodes and edges represent entities and relations respectively, has proven effective in identifying patterns within legal documents. This review encompasses 93 relevant studies published over the past five years. Despite its potential, graph mining in the legal domain faces challenges, such as the complexity of implementation and the necessity for high-quality data. There is a need to better understand how these techniques can be optimized and applied effectively to address these challenges. This SLR utilized a comprehensive approach to identify and analyze trends, implementations, and popular domains related to graph mining in legal documents. The study reviewed trends in the number of studies, categorized the implementations, and evaluated the prevalent techniques employed. The review reveals a growing trend in the use of graph mining techniques, with a noticeable increase in the number of studies year by year. The implementation of these techniques is the most popular category, with applications predominantly in legal domains such as laws, legal documents, and case law. The most frequently used graph mining techniques involve Natural Language Processing (NLP), Information Retrieval, and Deep Learning. Although challenges persist, including complex implementation and the need for quality data, graph mining remains a promising approach for developing future information systems in law.
Development of an AI Governance Model for Higher Education Using the Capability Maturity Model Integration (CMMI) Walhidayah, Irfan; Surendro, Kridanto
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 6 No. 4 (2025): JUTIF Volume 6, Number 4, Agustus 2025
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2025.6.4.4709

Abstract

The increasing adoption of Artificial Intelligence (AI) in higher education presents strategic opportunities for institutional transformation, while introducing complex challenges related to ethics, accountability, transparency, and regulatory compliance. Responding to the growing complexity of AI implementation in academic environments , this study proposes a governance model for AI named GOVAIHEI (Governance of Artificial Intelligence for Higher Education Institutions), conceptualized using the Capability Maturity Model Integration (CMMI) framework. The model was developed using the Design Research Methodology (DRM), which consists of four stages: Research Clarification, Descriptive Study I, Prescriptive Study, and Descriptive Study II. GOVAIHEI encompasses five primary domains: Data and Information, Technology and Infrastructure, Ethics and Social Responsibility, Regulation and Compliance, and Monitoring and Evaluation. Each domain is articulated into capability areas and measurable practices, assessed using the tiered NPLF scale (Not, Partial, Largely, Fully Achieved) to determine institutional capability and maturity levels. The model was validated through expert judgment by three domain specialists, confirming its relevance, methodological soundness, and alignment with CMMI principles. A web-based evaluation system was also developed using Laravel, PostgreSQL, Redis, and Nginx, enabling structured, efficient, and automated assessments. Implementation in a case study at Institute XYZ revealed an initial maturity level (Level 1) with development goals toward Level 3 (Defined). The findings demonstrate a practical foundation for navigating the multifaceted nature of AI adoption in higher education through a structured and adaptable governance approach, which aligns with the increasing demand for robust digital governance frameworks in technology-driven environments.  
Dampak Program EQUAL Berbasis Artificial Intelligence Co-Pilot terhadap Pemberdayaan Sosial-Ekonomi Pelaku UMKM Rizaldi, Ahmad; Walhidayah, Irfan
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.2494

Abstract

Pada era ekonomi digital, Artificial Intelligence (AI) menawarkan peluang strategis untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Fokus penelitian ini adalah bagaimana Program Empower Equality AI Initiative (EQUAL), yang berbasis AI Co-Pilot, berdampak pada pemberdayaan sosial, ekonomi, dan digitalisasi para pelaku UMKM. Desain penelitian ini studi kasus multipel dengan embedded analysis. Penelitian menganalisis perubahan omzet, efisiensi biaya, produktivitas, kepercayaan diri, jejaring sosial-ekonomi, partisipasi komunitas, serta keterampilan dan integrasi AI ke strategi usaha. Sampel penelitian ini terdiri dari 7 peserta program EQUAL yang terlibat dalam penelitian melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan diskusi fokus grup (FGD). Hasil penelitian menunjukkan adanya tiga transformasi utama. Pertama, transformasi literasi dan kesadaran digital, di mana peserta beralih dari sikap pasif terhadap AI menuju pemahaman fungsional dan aplikatif. Kedua, transformasi kapabilitas sosial, yang ditandai dengan meningkatnya rasa percaya diri, partisipasi dalam jejaring digital, serta pengakuan sosial. Ketiga, transformasi kapabilitas ekonomi, melalui pemanfaatan AI Co-Pilot untuk desain produk, strategi pemasaran digital, dan pengelolaan usaha yang lebih efisien. Temuan ini menegaskan bahwa program berbasis AI tidak hanya berimplikasi pada transformasi bisnis, tetapi juga memiliki dimensi sosial yang signifikan bagi keberlanjutan pemberdayaan UMKM.
Data Governance Design for Optimization of Hospital Management Information System (SIM-RS) at ABC Regional Hospital Muhammad Furqan Nazuli; Irfan Walhidayah; Neng Ayu Herawati; Lenny Putri Yulianti; Kridanto Surendro
Lontar Komputer : Jurnal Ilmiah Teknologi Informasi Vol. 16 No. 01 (2025): Vol.16, No. 01 April 2025
Publisher : Institute for Research and Community Services, Udayana University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24843/LKJITI.2025.v16.i01.p03

Abstract

The increasing complexity of hospital data management requires a robust Data Governance (DG) framework to ensure data quality, security, and compliance. This study focuses on developing a DG framework tailored to the Hospital Management Information System (SIM-RS) at RSUD ABC to enhance data integration, accessibility, and regulatory adherence. A qualitative approach with a case study method was employed, involving interviews and document analysis to identify key challenges in data management. The proposed DG framework aligns with ICD-10 and regulatory requirements, ensuring interoperability and efficient data processing. Implementing the Master Patient Index (MPI) reduces duplicate records, while Two-Factor Authentication (2FA) and AES-256 encryption strengthen data security. FHIR standards facilitate seamless data exchange across healthcare systems, optimizingoperational efficiency. AI-driven data analytics further enhances clinical decision-making and administrative workflows. Evaluation of the framework demonstrates significant improvements in data quality, regulatory compliance, and risk management, leading to improved patient care and reduced medical errors. The High-Level Roadmap outlines a phased implementation strategy for sustainable DG adoption. Future research may explore performance metrics, Blockchain integration, and organizational change management to refine DG practices in healthcare institutions further.
Evaluasi Kinerja Pendidikan Di Gunungkidul Melalui Segmentasi Angka Partisipasi Murni Dengan Pendekatan Gaussian Mixture Model Rozy, Agus Fachrur; Suryaningrat, Wahyu; Walhidayah, Irfan; Ristianto, Suma Danu; Arif, Ahmad Bintang
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 1 (2026): Februari - April
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i1.7116

Abstract

Pendidikan merupakan faktor kunci dalam pembangunan daerah, termasuk di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Angka Partisipasi Murni (APM) digunakan sebagai indikator utama untuk mengevaluasi kinerja pendidikan, namun kesenjangan partisipasi tetap terjadi, terutama pada jenjang SMP dan SMA. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola partisipasi pendidikan dan mengidentifikasi segmentasi APM berdasarkan jenjang pendidikan SD, SMP, dan SMA selama periode 2019–2023. Data APM diperoleh dari Bappeda Gunungkidul dan dianalisis menggunakan pendekatan statistik deskriptif serta Gaussian Mixture Model (GMM) untuk mengelompokkan pola partisipasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa APM SD tetap stabil pada kategori sangat tinggi (4), menandakan akses pendidikan dasar yang memadai. Sebaliknya, APM SMP mengalami penurunan signifikan pada 2023, dari kategori sangat tinggi (4) menjadi sangat rendah (1), sedangkan APM SMA konsisten berada di kategori sangat rendah (1), mengindikasikan tantangan serius dalam mempertahankan partisipasi siswa di pendidikan menengah. Evaluasi model menggunakan Bayesian Information Criterion (BIC) menunjukkan nilai optimal sebesar 3,385, mengonfirmasi kecocokan GMM dalam mengelompokkan data. Temuan ini menekankan perlunya strategi peningkatan akses pendidikan menengah, termasuk intervensi ekonomi bagi siswa rentan putus sekolah, penguatan program afirmatif, dan perumusan kebijakan berbasis bukti. Studi ini diharapkan dapat memberikan wawasan praktis bagi pemangku kebijakan dalam merancang strategi pendidikan yang lebih inklusif, berkelanjutan, dan mampu mengurangi kesenjangan partisipasi pendidikan di Kabupaten Gunungkidul.