Desiree Anggia Paramita
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Association between the Extend of Burn Injuries with Albumin Level on Burn Injury patients Matondang, Adetya Indah Sari; Desiree Anggia Paramita
Sumatera Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Sumatera Medical Journal (SUMEJ)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/sumej.v3i2.3601

Abstract

Abstract. Burn injuries is a damaged or loss of skin caused by a contact with either high temperature sources or very low temperature sources. Burn injuries is classified according to its etiology, depth and extend of the wound. The extend of the burn can be determined by calculating TBSA (Total Body Surface Area). Wider TBSA will cause lower serum albumin levels due to a higher percentage increase. The purpose of this study was to determine the association between the extend of burn injuries with albumin levels on burn injury patients at Haji Adam Malik General Hospital Medan in 2017-2018. This research uses observational research with cross-sectional research design, using secondary data obtained from medical records at Haji Adam Malik General Hospital Medan in 2017-2018. The research sample was selected by using the total sampling method from all medical record data that met the research criteria. In this study, significant results were obtained with a value of p = 0.006 (p < 0.05) between the extend of ​​burn injuries and albumin levels in burn injury patients at Haji Adam Malik General Hospital Medan in 2017-2018. Keyword: Burn injury, Albumin, TBSA, RSUP Haji Adam Malik, Medan
Ekstrak Air Daun Kirinyu (Chromolaena odorata) Berpengaruh terhadap Ekspresi Fibroblast Growth Factor-2 (FGF-2) pada Fase 2 Penyembuhan Luka pada Mencit (Mus musculus) Desiree Anggia Paramita; Syamsul Rizal; Khairan Khairan; Syafrizal Syafrizal; Rinaldi Idroes; Jessy Chrestella
JURNAL IMPLEMENTA HUSADA Vol 5, No 4 (2024)
Publisher : UMSU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jih.v5i4.21418

Abstract

Abstrak: Penelitian ini berfokus pada evaluasi efek ekstrak air daun Kirinyu (Chromolaena odorata) terhadap ekspresi Fibroblast Growth Factor-2 (FGF-2) selama fase 2 penyembuhan luka pada tikus (Mus musculus), menyoroti pentingnya senyawa alami dalam perawatan medis. Pendekatan eksperimental laboratorium menggunakan Desain Acak Lengkap diterapkan pada 28 tikus, yang dibagi menjadi empat kelompok, masing-masing menerima konsentrasi ekstrak air daun Kirinyu yang berbeda. Penilaian ekspresi FGF-2 dilakukan melalui analisis imunohistokimia. Penelitian ini menemukan bahwa ada efek ekstrak air daun kirinyu terhadap ekspresi FGF-2 pada akhir fase 2 penyembuhan luka pada tikus, sebagaimana dibuktikan oleh intensitas, persentase dan ekspresi FGF-2 yang signifikan. Dalam penelitian ini, konsentrasi 5% ekstrak air daun kirinyu (Chormolaena odorata) merupakan konsentrasi yang paling efektif dalam ekspresi FGF-2 pada akhir fase 2 penyembuhan luka pada tikus (Mus musculus). Peningkatan ekspresi FGF-2 menunjukkan potensi ekstrak air daun Kirinyu sebagai agen alami yang efektif untuk meningkatkan penyembuhan luka. Efek ini mungkin disebabkan oleh senyawa bioaktif yang ada dalam ekstrak, yang dapat meningkatkan aktivitas fibroblas dan proses penyembuhan lainnya. Ekstrak air daun Kirinyu menunjukkan potensi sebagai pilihan terapi alami untuk penyembuhan luka, menawarkan jalan yang menjanjikan untuk pengembangan pengobatan baru berdasarkan pengobatan tradisional.