Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analysis of Risk Factors for Infant Diaper Dermatitis Khairina, Fadilah Oliv; Jusuf, Nelva Karmila
Sumatera Medical Journal Vol. 3 No. 2 (2020): Sumatera Medical Journal (SUMEJ)
Publisher : Talenta Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32734/sumej.v3i2.3678

Abstract

Infants have skin that is easy to get irritated and infected by microorganisms. The use of diapers in infants often causes diaper dermatitis and disturbs the comfort. The diaper dermatitis incidence is quite high in infants aged 0-24 months. This study purposes to determine the factors that influence the infant diaper dermatitis and assess the relationship between these factors and the diaper dermatitis. The study design is an analytical observational with a cross sectional study design. Data retrieval using interview method on respondents use a structured questionnaire to obtain risk factors which are associated with the diaper dermatitis incidence. Bivariate analysis was used to examine the relationship between the diaper dermatitis incidence and contributing factors. The study result is 27 infants (36%) of 75 infants had diaper dermatitis. It was obtained p value ≤ 0.05 for solid food (fishes, p = 0,018) and diarrhea (p = 0,021). The value of p > 0.05 for the variables of age, sex, maternal education level, neighborhood, solid foods (cereals, eggs and fruits), frequency of diaper changes, frequency of bathing, and the use of protective skin cream. The conclusion is there is a correlation between diaper dermatitis and the solid food (fishes) and diarrhea.
Hubungan Antara Kadar Serum Laktat dengan Karnofsky Perfomance Status, Derajat Keganasan dan Ukuran Tumor pada Pasien Tumor Primer Intrakranial di RS Adam Malik Medan Khairina, Fadilah Oliv; Nasution, Irina Kemala; Iqbal, Kiki Mohammad
Jurnal Impresi Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Impresi Indonesia
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/jii.v5i2.7562

Abstract

Laktat berperan sebagai produk metabolik utama dari glikolisis anaerob pada sel tumor otak yang mengalami efek Warburg. Peningkatan kadar laktat mencerminkan aktivitas metabolik, hipoksia jaringan, dan agresivitas tumor, serta berpotensi sebagai biomarker prognosis keganasan tumor primer intrakranial. Mengetahui hubungan antara kadar serum laktat dengan dengan skala Karnofsky Perfomance Status (KPS), derajat keganasan dan ukuran tumor pada pasien tumor primer intrakranial. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional pada 32 pasien tumor primer intrakranial di RS Adam Malik Medan yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi dilakukan pengambilan data identitas, penilaian status fungsional pasien dengan Karnofsky Perfomance Status (KPS), derajat keganasan tumor berdasarkan hasil histopatologi dan ukuran tumor berdasarkan hasil pencitraan radiologi. Dari 32 subjek penelitian, didapatkan mayoritas pasien dengan derajat keganasan tumor rendah/low-grade (71,9%), nilai median ukuran tumor 40,81 cm3 (2,41 - 353,56 cm3), KPS 70 (40-90), kadar laktat serum 2,4 mmol/L (1,41 - 6,66 mmol/L). Berdasarkan uji korelasi Spearman, terdapat hubungan yang signifikan antara kadar laktat terhadap derajat keganasan tumor dengan kekuatan korelasi kuat (r = 0,772, p < 0,001). Namun, tidak dijumpainya hubungan yang bermakna antara kadar laktat dengan skala KPS dan ukuran tumor pada pasien tumor primer intrakranial dengan nilai p = 0,195 dan p = 0,903 berurutan.  Kadar laktat serum berkorelasi positif dengan derajat keganasan tumor primer intrakranial.