Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Alat Monitoring Sistem Burner Incinerator Masker Portabel Berbasis HMI Huda, M. Miftakhul; Sofyan, Yusuf; Rakhman, Edi
Prosiding Industrial Research Workshop and National Seminar Vol. 13 No. 01 (2022): Vol 13 (2022): Prosiding 13th Industrial Research Workshop and National Semin
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (568.032 KB) | DOI: 10.35313/irwns.v13i01.4158

Abstract

Pandemi Covid-19 sejak tahun 2020 menyisakan persoalan meningkatnya sampah yang berasal dari pembuangan masker. Peningkatan jumlah masker yang digunakan menyebabkan peningkatan jumlah limbah masker yang dapat merusak lingkungan jika dibiarkan menumpuk di tempat sampah umum. Penelitian ini bertujuan untuk membuat sebuah sistem monitoring pada panel kontrol untuk mengendalikan sistem burner incinerator yang dapat menangani pembakaran sampah masker. Alat ini dapat membakar sampah masker dengan suhu 800°C hingga menjadi abu. Sistem kontrol otomatis pada alat ini menggunakan perangkat Programmable logic controller (PLC) agar sistem burner incinerator dapat dioperasikan secara otomatis melalui panel kontrol dan memiliki sistem monitoring menggunakan Human Machine Interface (HMI) yang akan memonitor proses kerja sistem burner incinerator, kecepatan motor, dan suhu pada ruang bakar. Sensor proximity yang berisi termokopel sebagai umpan balik sistem kendali dapat membuat sistem memonitor suhu dan juga mengendalikan kecepatan motor blower untuk pengaturan suhu ruangan burner incinerator.
Pembelajaran Mufrodat Bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Kabupaten Magetan: Learning Arabic Mufrodat in Islamic Elementary School Sabilil Muttaqien Islamic Boarding School Banaran Magetan Kusumaning, Diana; Mufidah, Nuril; Huda, M. Miftakhul
MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab Vol. 2 No. 2 (2022): MUHIBBUL ARABIYAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab
Publisher : Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Bahasa Arab Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan (FTIK) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Jember

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/pba.v2i2.34

Abstract

This study aims to explain the technical learning of Arabic mufrodat in Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Magetan Regency, as well as explain the difficulty of students in understanding the meaning of Arabic mufrodat, which includes internal and external factors. The research method used is qualitative, using data collection techniques through observation, interviews, and documentation. The research subjects were several students of the 2021/2022 school year and Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Magetan Regency. The results of this study are learning Arabic mufrodat using the Teacher Center method in Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Magetan considered ineffective. Students of Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Magetan Regency need help understanding the meaning of mufrodat caused by factors of intelligence/intelligence, talent, interest, and willingness low. The methods and learning media used could be more varied and exciting in learning Arabic mufrodat. Hence, teachers strive to create easy learning and fun to help students memorize and understand the meaning of Arabic mufrodat by using media images, guessing the word chain, and singing method. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan teknis pembelajaran mufrodat bahasa Arab di Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Kabupaten Magetan, sekaligus memaparkan faktor kesulitan siswa dalam memahami arti mufrodat bahasa Arab yang meliputi faktor internal dan eksternal. Metode penelitian yang dipakai adalah metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Subjek penelitiannya adalah beberapa siswa tahun pelajaran 2021/2022 dan guru Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Kabupaten Magetan. Hasil dari penelitian ini adalah pembelajaran mufrodat bahasa Arab menggunakan metode Teacher Centerd di Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Kabupaten Magetan dirasa belum efektif. Siswa Madrasah Ibtidaiyah Pesantren Sabilil Muttaqien Banaran Kabupaten Magetan mengalami kesulitan dalam memahami arti mufrodat yang disebabkan karena faktor kecerdasan/intelegensi, bakat, minat, dan kemauan yang rendah serta metode dan media pembelajaran yang digunakan terasa monoton dan membosankan dalam pembelajaran mufrodat bahasa Arab, sehingga guru berupaya untuk menciptakan pembelajaran yang mudah dan menyenangkan untuk membantu siswa dalam menghafal dan memahami arti mufrodat bahasa Arab dengan menggunakan media gambar, tebak kata berantai dan metode bernyanyi.
Penanaman Moderasi Beragama Di Pondok Pesantren Huda, M. Miftakhul
At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education Vol. 2 No. 1 (2024): At-Tarbiyah: Journal of Islamic Religious Research and Education
Publisher : STAI Tebing Tinggi Deli

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas pentingnya moderasi beragama dalam konteks pendidikan agama, khususnya di pondok pesantren, sebagai tanggung jawab kolektif yang tidak hanya melibatkan individu, tetapi juga lembaga. Melalui pemahaman yang moderat dan inklusif, pesantren dapat menjadi garda terdepan dalam mengajarkan nilai-nilai toleransi, kedamaian, dan keseimbangan dalam beragama, serta menjaga keberagaman sebagai berkah yang memperkaya kehidupan bersama. Penelitian ini menggunakan metode studi literatur dengan pendekatan istiqra', yang melibatkan pengumpulan data dari berbagai sumber pustaka, seperti buku, tesis, artikel, dan jurnal, serta analisis data secara deskriptif kualitatif dan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Penanaman moderasi beragama di pondok pesantren dilakukan melalui berbagai pendekatan yang beragam, namun memiliki tujuan yang sama yaitu membentuk santri yang toleran, inklusif, dan berpikiran moderat. Beberapa pesantren mengandalkan gerakan dakwah sebagai instrumen utama, seperti Pondok Pesantren Nurul Jadid dan Al-Mazaya Paser, yang mengintegrasikan dakwah dengan nilai-nilai inklusif, toleran, dan menghargai keberagaman. Selain itu, kajian kitab kuning di pesantren seperti Al-Anwar dan Al-Qur'an Ath-Thabraniyyah menjadi metode penting dalam menanamkan nilai-nilai moderasi beragama. Dalam konteks ini, kitab-kitab klasik seperti fiqih, tasawuf, dan akhlak diajarkan untuk memperkuat sikap tasamuh, tawazun, dan syura, yang menekankan pentingnya sikap saling menghormati dalam perbedaan pendapat. Selain itu, pesantren juga memanfaatkan pembelajaran agama, peran kyai, dan pemanfaatan teknologi untuk menanamkan moderasi beragama. Kyai di pesantren seperti Al-Anwar dan Al-Qur'an Ath-Thabraniyyah menjadi teladan dalam mengajarkan nilai-nilai moderat melalui pengajaran kitab kuning dan kehidupan sehari-hari yang mencerminkan sikap toleran. Sementara itu, teknologi dan literasi media menjadi sarana yang semakin penting untuk membekali santri agar lebih kritis dan selektif dalam menerima informasi, khususnya di era digital. Pondok Pesantren Harisul Khairaat menekankan pentingnya literasi media dalam menghadapi tantangan radikalisasi di dunia maya, dengan mengajarkan santri untuk menggunakan media sosial secara bijak dan moderat. Secara keseluruhan, pesantren berperan sebagai benteng ideologis dalam membangun karakter santri yang religius namun tetap berpikiran terbuka dan cinta damai.