Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kelentingan Nafkah Rumah Tangga Pedagang Pasar Terapung di Banjarmasin : Kajian Gender dalam Sosiologi Nafkah Zairin, Dhea Dasa Cendekia; Dharmawan, Arya Hadi; Yulian, Bayu Eka
Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan Vol. 9 No. 3 (2021): Sodality: Jurnal Sosiologi Pedesaan
Publisher : Departement of Communication and Community Development Sciences, Faculty of Human Ecology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22500/9202134839

Abstract

Pasar terapung memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan pasar lainnya, karena aktivitas jual-beli berlangsung di atas sungai menggunakan perahu. Perbedaan ukuran perahu laki-laki dan perempuan pedagang pasar terapung dapat menunjukkan perbedaan status sosial-ekonomi. Demi meningkatkan keadaan ekonomi, anggota rumah tangga pedagang pasar terapung memanfaatkan modal nafkah yang dimiliki untuk memenuhi kebutuhan hidup. Berbagai sumber nafkah juga dimanfaatkan, baik dari sektor perdagangan maupun non-perdagangan. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif yang didukung dengan data kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan melalui kuesioner untuk data kuantitatif dan wawancara mendalam untuk data kualitatif. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis perbandingan struktur nafkah, mekanisme adaptasi nafkah, dan faktor-faktor yang mendukung tercapainya kelentingan nafkah rumah tangga pedagang pasar terapung laki-laki dan perempuan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa perempuan pedagang pasar terapung menjadi pencari nafkah utama dalam rumah tangga. Selain itu, dengan segala keterbatasan yang perempuan miliki, kemampuan adaptasi mereka untuk mencapai kelentingan nafkah lebih baik dibandingkan pedagang laki-laki. Kemampuan dalam memanfaatkan sumberdaya milik sendiri dengan sangat baik menjadi kunci tercapainya kelentingan nafkah rumah tangga perempuan pedagang pasar terapung.
Silent Legitimacy: How Breadwinner Norms and Communicative Accommodation Shape Food Decision-Making in Low-Income Households Through a Muted Group Theory Lens Zairin, Dhea Dasa Cendekia; Seminar, Annisa Utami; Puspita, Dyah Retna
INJECT (Interdisciplinary Journal of Communication) Vol. 11 No. 1 (2026)
Publisher : FAKULTAS DAKWAH UIN SALATIGA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18326/inject.v11i1.6587

Abstract

Gendered communication inequality in low-income households is often obscured within domestic activities, despite its critical role in shaping household food habits. Women bear the primary responsibility for food provision; however, their voices and knowledge are frequently marginalized due to male dominance. Under conditions of economic constraint, food-related decisions tend to reflect power relations rather than nutritional considerations. This study aims to examine socio-economic conditions, forms of power relations in gendered communication, food decision-making processes, and food habits within low-income households in Banjar Regency, South Kalimantan. The research employs a qualitative approach with a multiple-case study design. Data were collected through in-depth interviews, observation, and documentation, and were analyzed thematically using NVivo 12 Pro. Muted Group Theory serves as the analytical lens to explore patterns of domination, subordination, acceptance, and negotiation that emerge in household food decision-making. The findings reveal that unequal food decisions are not solely a response to economic limitations, but are also shaped by communication practices embedded within gender-based power relations in low-income households. This study highlights the importance of gender-equitable interventions to promote healthier and more sustainable food practices.