Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Pencegahan Stunting dalam Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia Di 11 Kabupaten Jawa Timur Hariani, Ermatry; Widyawati, Retno Febriyastuti; Muhammad, Reyza Tamara; Dwimastadji W, Muhammad; Dewa L, Baru
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 3 No. 3 (2023): Artikel Riset Volume 3 Issue 3, November 2023
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v3i3.3187

Abstract

Peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia adalah kunci utama dalam pembangunan bangsa dan negara. Tantangan kedepan dalam pembangunan SDM ini yaitu bagaimana kita mewujudkan konsep generasi emas. Untuk menuju generasi emas tersebut maka kita harus mempersiapkan sejak dini, salah satunya yaitu menciptakan generasi yang berkualitas melalui program percepatan penurunan angka stunting. Provinsi Jawa Timur termasuk 12 prioritas wilayah dalam program penurunan angka stunting. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data data panel di 11 Kabupaten Jawa Timur dari tahun 2019-2021. Variabel terikat pada penelitian ini yaitu prevalensi stunting dan variabel bebasnya yaitu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB), Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dan Sanitasi Lingkungan. Hasil penelitian menjelaskan bahwa variabel PDRB, IPM serta sanitasi lingkungan tidak berpengaruh signifikan terhadap penurunan angka prevalensi stunting.
ANALISIS SEKTOR UNGGULAN DAN KETIMPANGAN WILAYAH DI KABUPATEN BANYUMAS Taufiqqurrachman, Fahrizal; Hariani, Ermatry
Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran Vol. 7 No. 4 (2024): Vol. 7 No. 4 Tahun 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jrpp.v7i4.39516

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui klasisfikasi 17 sektor yang berkontribusi terhadap total produk domestik regional bruto kabupaten Banyumas pada Periode 2015-2022. Penelitian ini menggunakan 3 analisis yaitu location quotient, dynamic location quotient dan indeks williamson. Pada hasil LQ (basis dan non basis) + DLQ (prospektif dan tidak propektif) menujukkan hasil 4 kuadran yaitu sektor unggulan, sektor potensial, sektor berkembang dan sektor tertinggal Pada Sektor unggulan terdapat 2 sektor yaitu sektor pengadaan air, pengolahan sampah, limbah dan daur ulang dan sektor konstruksi. Pada sektor berkembang hanya sektor industry pengolahan. Pada SektorĀ  tertinggal terdapat 3 sektor yaitu sektor pertanian, kehutanan dan perikanan, sektor pengadaan listrik dan gas, serta sektor jasa perusahaan dimana 11 sektor yang tersisa menjadi bagian dari sektor potensial. Sedangkan pada hasil analisis indeks williamson menunjukkan ketimpangan wilayah kabupaten Banyumas selama periode 2015-2022 mengalami penurunan dari indeks sebesar 0.045 menjadi sebesar 0.035 yang terkategori tingkat ketimpangan wilayah rendah dikarenakan nilai IW < 0.3 yang mengindikasikan keberhasilan kebijakan pemulihan pembangunan ekonomi pasca covid-19 dan berhasil menurunkan ketimpangan wilayah di Kabupaten Banyumas.