Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENGEMBANGAN KARTU DOMINO SEBAGAI MEDIA PEMBELAJARAN AKUNTANSI PADA MATERI AYAT JURNAL PENYESUAIAN RAHAYU FITRIYAH NENGSIH
Jurnal Pendidikan Akuntansi (JPAK) Vol 2 No 2 (2014)
Publisher : Program Studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendiskripsikan pengembangan kartu domino akuntansi dengan materi ayat jurnal penyesuaian, kelayakan kartu domino akuntansi, dan respon siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar. Jenis penelitian ini adalah penelitian pengembangan, dengan menggunakan 20 siswa sebagai sasaran uji coba terbatas yaitu diambil dari siswa kelas XI IPS 2. Rancangan penelitian yang digunakan adalah 4-D dari thiagarajan. Hasil penelitian menghasilkan kartu domino akuntansi yang terdiri dari 1 set kartu domino akuntansi dan buku panduan dengan presentase kelayakan (82.46%) dengan kategori sangat layak. Hal ini menunjukkan bahwa kartu domino akuntansi sangat layak digunakan sebagai media pembelajaran pada materi ayat jurnal penyesuaian. Respon siswa terhadap kartu domino akuntansi dapat dilihat setelah siswa belajar dengan menggunakan kartu domino akuntansi. Berdasarkan hasil angket diketahui bahwa respon siswa terhadap kartu domino akuntansi sangat baik dengan presentase sebesar (95.4%). Kata kunci: Pengembangan Kartu Domino Akuntansi, Media Pembelajaran, Ayat Jurnal Penyesuain.
Landasan Pendidikan: Menjaga Esensi Karakter Bangsa Dalam Transformasi Digital Nisa, Fahrun; Rahayu Fitriyah Nengsih; Agus Tinus
Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya Vol. 32 No. 1 (2026): Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, dan Sosial Budaya
Publisher : Universitas Insan Budi Utomo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33503/paradigma.v32i1.3228

Abstract

Adanya transformasi digital yang telah hadir dengan berbagai aspek dalam sistem pendidikan telah membuat perkembangan teknologi informasi, kecerdasan buatan, dan algoritma pembelajaran berubah secara fundamental dalam cara manusia mengakses dan mengolah informasi tentang pengetahuan. Dalam konteks ini, pendidikan tidak hanya sekadar mentransfer ilmu, tetapi juga merupakan alat dalam membentuk identitas, nilai, dan karakter peserta didik. Pendidikan di Indonesia saat ini menghadapi tantangan fundamental berupa ketegangan antara tuntutan akselerasi digital dan kebutuhan untuk mempertahankan nilai-nilai karakter bangsa. Oleh karena itu, bagaimana pendidikan tetap mampu menjaga esensi karakter bangsa di tengah gempuran transformasi digital yang bersifat disruptif ini? Jadi, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana landasan pendidikan yang menurut Ki Hadjar Dewantara dapat dikonstruksi ulang guna menjaga esensi kemanusiaan peserta didik di tengah dominasi kecerdasan buatan. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif melalui pendekatan studi kepustakaan (library research). Artikel ini menelaah berbagai literatur relevan untuk mendeskripsikan pergeseran peran guru serta fenomena pragmatisme teknologi yang berisiko mengancam nilai-nilai luhur seperti gotong royong, tepa selira, dan musyawarah. Artikel ini menyimpulkan bahwa transformasi digital di sekolah harus diimbangi dengan penguatan landasan sosiokultural agar teknologi berfungsi sebagai alat pendukung, bukan penentu tujuan pendidikan yang mendangkalkan karakter bangsa.