Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HUBUNGAN KONDISI LINGKUNGAN DENGAN TINGKAT KONSENTRASI SISWA KELAS III MI MIFTAHUL AKHLAQIYAH SEMARANG Zulfiani, Rizqy; Zulaikhah
EDUCATOR (DIRECTORY OF ELEMENTARY EDUCATION JOURNAL) Vol. 2 No. 1 (2021): EDUCATOR (DIRECTORY OF ELEMENTARY EDUCATION JOURNAL)
Publisher : RUMAH JURNAL - LP2M IAIN SULTAN AMAI GORONTALO JURUSAN PENDIDIKAN GURU MADRASAH IBTIDAIYAH (PGMI) FAKULTAS ILMU TERBIYAH DAN KEGURUAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54045/educator.v2i1.231

Abstract

Penelitian yang dilaksanakan di MI Miftahul Akhlaqiyah Semarang ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kondisi lingkungan dengan tingkat konsentrasi belajar pada siswa. Metode yang digunakan dalam penelitian yaitu kuantitatif korelasional, yang diukur dengan menggunakan angket skala likert dengan rentang skor 3-1 (setuju, ragu-ragu, dan tidak setuju). Peneliti mengambil seluruh populasi sebagai sampel sebanyak 56 siswa dari keseluruhan siswa yaitu 56 siswa yang terdiri dari kelas III A dan III B. Jenis hubungan dalam penelitian ini adalah asosiatif interaktif, yaitu hubungan antara satu variabel dengan variabel lain yang saling mempengaruhi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan angket. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Pearson(Product Moment) pada tarif signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan dengan kategori positif (+), yang artinya semakin baik faktor kondisi lingkungan maka semakin baik pula tingkat konsentrasi belajar anak. Hal ini dapat dibuktikan dengan nilai signifikansi antara kondisi lingkungan dengan tingkat konsentrasi belajar siswa dengan Sig. 0,000 (Sig0,05) dan nilai pearson correlation pada variabel tersebut menunjukkan nilai sebesar 0,534 (rhitungrtabel) dengan nilai rtabel adalah 0,263 maka Ha diterima dan Ho ditolak sehingga terdapat hubungan yang signifikan dengan kategori positif antara variabel kondisi lingkungan dengan variabel tingkat konsentrasi siswa kelas III MI Miftahul Aklaqiyah Semarang.
Teaching Semantics Based on Flash Cards to Improve Reading and Vocabulary Skills at SDN 1 Sukaraja Dalam Zulaikhah; Apriyana, Della; Septiani, Nita; Haidorizal, Rifkan; Musthofa, Shoni; Hardiansyah
JURNAL PENDIDIKAN & PENGAJARAN (JUPE2) Vol. 2 No. 1 (2024): Januari 2024
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat STIKes Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54832/jupe2.v2i1.260

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data yang didapat dimana siswa kelas 6 SDN 1 Sukaraja Dalam, mengalami kesulitan dalam membaca kosa kata Bahasa Inggris, oleh karena itu kami melakukan penelitian ini yang bertujuan untuk meingkatkan kemampuan dalam membaca kosa kata Bahasa Inggris,pada penelitian ini mencangkup pengajaran semantik berbasis media flash card sebagai metode penelitian,dengan demikian diperoleh hasil dari penggunaan media flash card,dimana media flash card yang digunakan cukup baik dalam membantu meningkatkan kemampuan membaca pada siswa kelas 6 di SDN 1 Sukaraja Dalam,hal ini terlihat dari peningkatan nilai rata-rata pada post-test yang dilakukan pada saat sebelum dan sesudah penerapan pembelajaran semantik berbasis media flash card.
The Management of the Tahfidz al-Qur’an Flagship Program: Strengthening Qur’anic Literacy at MI Taufiqiyah Semarang Nuri Maziliana, Lailiyah Novi; Zulaikhah; Asiyah, Nur; Lateh, Abdulghoni
AJIS: Academic Journal of Islamic Studies Vol. 10 No. 2 (2025)
Publisher : Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Curup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29240/ajis.v10i2.16352

Abstract

This study aims to analyze the management of the flagship tahfidz al-Qur’an program in strengthening Qur’anic literacy at MI Taufiqiyah Semarang. The research employs a qualitative approach with a case study design, utilizing interviews, observations, and documentation as data collection techniques. Data were analyzed using the interactive model of Miles and Huberman, which consists of data reduction, data display, and conclusion drawing, while validity was ensured through source and technique triangulation. The findings indicate that the strengthening of Qur’anic literacy is not solely determined by the tahfidz instructional method, but rather by the consistent implementation of management functions, including needs-based planning, competency-based organizing, gradual instructional implementation, and tiered as well as continuous evaluation. This managerial system contributes to improving students’ Qur’anic literacy quality, particularly in terms of reading fluency, accuracy of makhraj (articulation points), and the habituation of muroja’ah (systematic review). Theoretically, this study contributes by proposing an empirical model of tahfidz program management grounded in Qur’anic literacy at the Madrasah Ibtidaiyah level, thereby extending the discourse of Islamic educational management from a predominantly administrative orientation toward strengthening religious literacy outcomes.