Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JMTSS

PEMETAAN JARINGAN JALAN DAN TINGKAT KERUSAKAN JALAN MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) (Studi Kasus: Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang) Elsa, Elsa Nadia; zulfadhli
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 6 No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v6i1.11580

Abstract

Kecamatan karang baru merupakan kecamatan yang terdapat di Kabupaten Aceh Tamiang yang menjadi penghubung kota atau kabupaten. Volume kendaraan kondisi aspal yang mudah rusak, mulai dari kerusakan berlubang, retak kulit buaya, dan kerusakan lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan perhitungan pada jalan yang mengalami kerusakan dengan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI) dan memodelkan pemetaan jaringan jalan dan pemetaan tofografi di Kecamatan Karang Baru Berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menganalisis titik-titik yang terdapat kerusakan dengan menggunakan Arcgis student version, Panjang jalan yang akan diteliti yaitu 17,3 km dibagi dalam 3 ruas jalan dengan STA jalan Arteri nasional 0+000 - 14+161, STA jalan Arteri Simpang Tugu Upah – Simpang V Rantau 0+000 - 2+406, STA jalan Kolektor Simpang 3 Upah – Sungai Iyu 0+000 - 0+600. Dari hasil pemodelan jaringan jalan yang telah di input titik kerusakan jalan, ternyata masih banyak terdapat jalan yang mengalami kerusakan terutama di ruas jalan Arteri sebagai penghubung antar provinsi Sumetera Utara dan Aceh dengan presentase untuk masing-masing jenis kerusakan yakni: Lubang 71,43%, Retak Kulit Buaya 7,14%, Tambalan 9,52%, Retak Pinggir 4,76%, Sungkur 2,38%, Pelepasan Butiran 2,38%, dan Alur 2,38%. Setelah dilakukan analisa perhitungan menggunakan metode PCI, didapatkan nilai rata-rata untuk ruas jalan, yaitu: jalan Arteri Nasional 71,47% (Baik), jalan Arteri Simpang Tugu Upah – Simpang V Rantau 60,1 (Baik) dan Kolektor Simpang 3 Upah – Sungai Iyu 81% (Sangat Baik). penanganan yang perlu dilakukan adalah penambalan dan lapisan tambahan.
EVALUASI KINERJA TATA LETAK RUANG PUBLIK DITINJAU DARI PERSEPSI DAN PERILAKU PENGGUNA (STUDI KASUS RUANG TERBUKA TEPI PANTAI ULEE LHEUE) Rikza, Rikza; Zulfadhli
Jurnal Media Teknik Sipil Samudra Vol 6 No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik. Universitas Samudra

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55377/jmtss.v6i2.13895

Abstract

Coastal public spaces play a strategic role in supporting social interaction, recreational activities, and urban environmental quality. However, the quality of public space is not solely determined by physical aspects, but also by the compatibility of spatial layout with users’ perceptions and behaviors. This study aims to evaluate the performance of public building spatial layout in the coastal open space of Ulee Lheue Beach, Banda Aceh City, based on users’ perceptions and behaviors. The research employed a qualitative evaluative approach through behavioral observation, in-depth interviews, and documentation. The findings indicate that Ulee Lheue Beach has strong visual and physical potential as a coastal public space, particularly in terms of openness and natural scenery. Nevertheless, the spatial layout has not fully responded to users’ activity patterns and needs, as reflected by limited spatial connectivity, unclear zoning, and the emergence of adaptive user behaviors in utilizing space informally. The study concludes that the performance of the public space layout at Ulee Lheue Beach remains suboptimal and requires reconfiguration that prioritizes user experience, perception, and behavior to create a functional, inclusive, and sustainable coastal public space.